Jumat
10 Juli 2026 | 9 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tulungagung Raih Penghargaan Penurunan Angka Kematian Ibu terbaik se-Jatim

pdip-jatim-230729-angka-kematian-ibu

TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung berhasil mendapatkan penghargaan sebagai kabupaten/kota dengan capaian penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) terbaik se Jawa Timur.

Berkat kebijakan Pemkab yang tepat sasaran itu, Kabupaten Tulungagung mampu bersanding dengan tiga daerah lainnya di Provinsi Jawa Timur.

Penghargaan AKI tersebut diberikan langsung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Bupati Tulungagung Maryoto Birowo dalam sebuah acara Rapat Koordinasi Program Prioritas Bidang Kesehatan (Rakorkes) di Novotel, Surabaya. Rabu (26/7/2023).

“Penghargaan ini mengartikan bahwa Kabupaten Tulungagung mampu menekan angka kematian ibu saat melahirkan,” kata Bupati Maryoto.

Secara umum, lanjutnya, AKI di Tulungagung juga menunjukkan tren yang semakin mengecil dari tahun ke tahun.

Pada 2022, AKI di Tulungagung mencapai 16 kasus. Kemudian pada semester pertama 2023 ini, AKI di Tulungagung hanya 4 kasus.

“Kalau kita lihat lima tahun terakhir, datanya selalu menunjukkan penurunan AKI di Tulungagung. Angkanya turun terus,” ungkapnya.

Maryoto menjelaskan, keberadaan ibu hamil di Tulungagung menjadi salah satu perhatian Pemkab Tulungagung. Mulai dari masa awal hamil sudah diadakan penyuluhan.

Pada perkembangannya, petugas di lapangan maupun puskesmas yang ada selalu memantau sekaligus rutin memeriksa perkembangan kesehatan dan gizi dari ibu hamil.

“Dengan konsultasi rutin mengenai kesehatan dan persiapan ibu hamil untuk melahirkan, kasus-kasus yang menyebabkan kematian pada ibu yang melahirkan tidak akan terjadi,” jelasnya.

Dalam hal ini, peran dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung sangat penting dalam menekan AKI pada tahun-tahun selanjutnya. Maryoto menekankan agar pelayanan yang diberikan perangkat daerah tersebut harus dengan metode jemput bola.

Dalam artian terus memberikan bimbingan kepada warga masyarakat Tulungagung agar bisa berperilaku hidup sehat. Sebab, Pemkab tengah menyiapkan penerus bangsa dari Tulungagung untuk menyambut Indonesia Emas 2045.

“Ini harus dimulai dari sekarang, melalui perhatian kepada ibu hamil dan menekan angka stunting,” tutur politisi PDI Perjuangan tersebut.

Dia berharap keberhasilan dalam menekan angka kematian ibu hamil di Tulungagung bisa terus ditingkatkan.

Jika tahun ini menjadi tiga besar kabupaten/kota dengan capaian penurunan AKI terbaik se-Jawa Timur, tahun depan targetnya adalah menjadi peringkat satu sebagai kabupaten dengan capaian penurunan AKI di Jawa Timur.

Sementara itu, Kepala Dinkes Tulungagung Kasil Rokhmad menambahkan, sebelumnya sudah ada upaya-upaya yang dilakukan untuk menekan AKI di kabupaten ini.

Upaya itu diawali dengan melakukan pemetaan terhadap ibu hamil yang berisiko tinggi, sedang, maupun rendah. Setelah pemetaan, ibu hamil di Tulungagung akan diberikan pendampingan dan pengawasan oleh masing-masing bidan desa.

“Bidan desa bisa melakukan kegiatan (pendampingan ibu hamil, Red) dengan baik karena dibantu oleh sistem bernama Kilao Hati (Kesehatan Ibu Hamil dan Anak Online dan Home Visite),” katanya.

Kemudian, sistem rujukan di layanan kesehatan yang tersebar di seluruh wilayah Tulungagung terus diperbaiki. Agar waktu yang dibutuhkan seorang ibu hamil untuk mendapatkan layanan kesehatan di rumah sakit atau puskesmas yang dituju tidak panjang.

Terakhir, pihaknya juga memperbaiki tata kelola klinik yang ada di rumah sakit di Tulungagung. “Itu upaya-upaya untuk menekan angka kematian ibu hamil yang selama ini dikerjakan di Tulungagung,” ujarnya.

Meski garis besarnya AKI di Tulungagung terus menurun, pihaknya tetap mengimbau kepada ibu hamil di Tulungagung untuk rajin memeriksakan diri ke posyandu atau fasilitas kesehatan yang telah disediakan. Agar kesehatan selama hamil tetap terpantau dengan baik.

Bahkan, jika ada risiko-risiko saat kehamilan bisa segera ditemukan dan ditangani. Sehingga menjelang persalinan itu bisa dipastikan bahwa persalinannya aman. (sin/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Surabaya Evaluasi OPD dengan SiLPA Tinggi, Pastikan APBD Tepat Sasaran

DPRD Surabaya akan mengevaluasi OPD dengan SiLPA APBD 2025 yang tinggi untuk memastikan penyerapan anggaran efektif ...
SEMENTARA ITU...

Doding Rahmadi: Diklatsar Banser Harus Cetak Kader Disiplin dan Setia kepada Negara

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek Doding Rahmadi menegaskan Diklatsar Banser harus menjadi momentum ...
EKSEKUTIF

2027, Pemkab Lamongan Fokus Pemerataan Infrastruktur Dasar

LAMONGAN – Pemerintah Kabupaten Lamongan secara resmi menyerahkan Rancangan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Desak Pemkab Segera Selesaikan 9 Temuan BPK Terkait APBD 2025

MAGETAN — Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mendesak pemerintah kabupaten ...
EKSEKUTIF

Bertemu Kepala Puskesmas se-Bangkalan, Bupati Lukman: Kesehatan Investasi Utama Pembangunan Daerah

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan terus memperkuat transformasi pelayanan kesehatan sebagai ...
KRONIK

Bupati Ipuk Minta Sekolah Aktif Cegah Anak Putus Sekolah, Sediakan Banyak Program

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, menyerahkan Surat Keputusan Mutasi 42 kepala sekolah SMP di ...