Senin
24 Agustus 2026 | 9 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tulungagung Raih Penghargaan Penurunan Angka Kematian Ibu terbaik se-Jatim

pdip-jatim-230729-angka-kematian-ibu

TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung berhasil mendapatkan penghargaan sebagai kabupaten/kota dengan capaian penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) terbaik se Jawa Timur.

Berkat kebijakan Pemkab yang tepat sasaran itu, Kabupaten Tulungagung mampu bersanding dengan tiga daerah lainnya di Provinsi Jawa Timur.

Penghargaan AKI tersebut diberikan langsung Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa kepada Bupati Tulungagung Maryoto Birowo dalam sebuah acara Rapat Koordinasi Program Prioritas Bidang Kesehatan (Rakorkes) di Novotel, Surabaya. Rabu (26/7/2023).

“Penghargaan ini mengartikan bahwa Kabupaten Tulungagung mampu menekan angka kematian ibu saat melahirkan,” kata Bupati Maryoto.

Secara umum, lanjutnya, AKI di Tulungagung juga menunjukkan tren yang semakin mengecil dari tahun ke tahun.

Pada 2022, AKI di Tulungagung mencapai 16 kasus. Kemudian pada semester pertama 2023 ini, AKI di Tulungagung hanya 4 kasus.

“Kalau kita lihat lima tahun terakhir, datanya selalu menunjukkan penurunan AKI di Tulungagung. Angkanya turun terus,” ungkapnya.

Maryoto menjelaskan, keberadaan ibu hamil di Tulungagung menjadi salah satu perhatian Pemkab Tulungagung. Mulai dari masa awal hamil sudah diadakan penyuluhan.

Pada perkembangannya, petugas di lapangan maupun puskesmas yang ada selalu memantau sekaligus rutin memeriksa perkembangan kesehatan dan gizi dari ibu hamil.

“Dengan konsultasi rutin mengenai kesehatan dan persiapan ibu hamil untuk melahirkan, kasus-kasus yang menyebabkan kematian pada ibu yang melahirkan tidak akan terjadi,” jelasnya.

Dalam hal ini, peran dari Dinas Kesehatan (Dinkes) Tulungagung sangat penting dalam menekan AKI pada tahun-tahun selanjutnya. Maryoto menekankan agar pelayanan yang diberikan perangkat daerah tersebut harus dengan metode jemput bola.

Dalam artian terus memberikan bimbingan kepada warga masyarakat Tulungagung agar bisa berperilaku hidup sehat. Sebab, Pemkab tengah menyiapkan penerus bangsa dari Tulungagung untuk menyambut Indonesia Emas 2045.

“Ini harus dimulai dari sekarang, melalui perhatian kepada ibu hamil dan menekan angka stunting,” tutur politisi PDI Perjuangan tersebut.

Dia berharap keberhasilan dalam menekan angka kematian ibu hamil di Tulungagung bisa terus ditingkatkan.

Jika tahun ini menjadi tiga besar kabupaten/kota dengan capaian penurunan AKI terbaik se-Jawa Timur, tahun depan targetnya adalah menjadi peringkat satu sebagai kabupaten dengan capaian penurunan AKI di Jawa Timur.

Sementara itu, Kepala Dinkes Tulungagung Kasil Rokhmad menambahkan, sebelumnya sudah ada upaya-upaya yang dilakukan untuk menekan AKI di kabupaten ini.

Upaya itu diawali dengan melakukan pemetaan terhadap ibu hamil yang berisiko tinggi, sedang, maupun rendah. Setelah pemetaan, ibu hamil di Tulungagung akan diberikan pendampingan dan pengawasan oleh masing-masing bidan desa.

“Bidan desa bisa melakukan kegiatan (pendampingan ibu hamil, Red) dengan baik karena dibantu oleh sistem bernama Kilao Hati (Kesehatan Ibu Hamil dan Anak Online dan Home Visite),” katanya.

Kemudian, sistem rujukan di layanan kesehatan yang tersebar di seluruh wilayah Tulungagung terus diperbaiki. Agar waktu yang dibutuhkan seorang ibu hamil untuk mendapatkan layanan kesehatan di rumah sakit atau puskesmas yang dituju tidak panjang.

Terakhir, pihaknya juga memperbaiki tata kelola klinik yang ada di rumah sakit di Tulungagung. “Itu upaya-upaya untuk menekan angka kematian ibu hamil yang selama ini dikerjakan di Tulungagung,” ujarnya.

Meski garis besarnya AKI di Tulungagung terus menurun, pihaknya tetap mengimbau kepada ibu hamil di Tulungagung untuk rajin memeriksakan diri ke posyandu atau fasilitas kesehatan yang telah disediakan. Agar kesehatan selama hamil tetap terpantau dengan baik.

Bahkan, jika ada risiko-risiko saat kehamilan bisa segera ditemukan dan ditangani. Sehingga menjelang persalinan itu bisa dipastikan bahwa persalinannya aman. (sin/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Mas Dhito Kejar Manajemen Talenta ASN, 121 Pejabat Baru Bisa Kembali Dimutasi 6 Bulan Lagi

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana mengejar manajemen talenta ASN. Sebanyak 121 pejabat yang baru dilantik ...
KABAR CABANG

Dari Menak Sopal ke Kebaya Fatmawati, Yeni Membawa Cerita Trenggalek ke Panggung Nasional

TRENGGALEK – Ada nama Trenggalek yang kini ikut berjalan menuju panggung nasional. Nama itu bukan hanya tertulis di ...
KRONIK

Hasto Ajak Anak Muda Hidup Sehat: Dari Olahraga Kita Bangun Kekuatan Bangsa

SURABAYA — Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak anak-anak muda membiasakan hidup sehat ...
KRONIK

Cerita Risma Saat Baguna Selamatkan Anak Patah Tulang di Gempa NTT

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Penanggulangan Bencana, Tri Rismaharini, memimpin langsung aksi tanggap ...
KRONIK

Hasto Minta Pembakar Hutan di Kalimantan Diproses Tegas

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, menyoroti kebakaran hutan dan lahan ...
HEADLINE

Hasto Ungkap Lima Pesan Megawati untuk Kader PDI Perjuangan Jatim

SURABAYA – Sekretaris Jenderal (Sekjen) PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, mengungkap lima pesan Ketua Umum PDI ...