Kamis
08 Oktober 2026 | 6 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

GOW Surabaya Dukung Risma-Whisnu

pdip jatim - risma-whisnu11
Risma-Whisnu dapat dukungan GOW Surabaya di Pilkada 2015

Ketua Dewan Penasihat GOW Kota Surabaya, Pratiwi Ayu Kreshna, menyatakan, figur Risma masih dibutuhkan guna membangun Kota Surabaya. “Dari kiprahnya, bisa dibilang jarang ada pejabat perempuan seperti Bu Risma, yang selalu gesit dalam menangani segala hal,” kata Pratiwi Ayu Kreshna, Rabu (25/11/2015).

Politisi Partai Golkar ini menilai, jika suatu daerah ingin maju, tentu dibutuhkan sosok pemimpin yang kompeten dan cekatan seperti Risma. Menurutnya, memang tidak ada manusia yang sempurna.

Namun, sebut Ayu, Tri Rismaharini tergolong figur wanita yang mempunyai banyak prestasi dan keunggulan. “Untuk ukuran kiprahnya, Bu Risma termasuk salah satu wanita yang unggul di Surabaya,” tegas pengusaha perempuan ini.

Ayu menegaskan, GOW secara otomatis akan mendukung calon pemimpin yang berasal dari kalangan perempuan. Apalagi, jika figur yang bersangkutan mempunyai track record dan kiprah yang bagus.

“Calon pemimpin siapapun kalau perempuan pasti kita back up. Apalagi, jika perempuan itu kiprahnya sangat baik,” tutur Ketua Fraksi Partai Golkar DPRD Surabaya yang mengaku kagum dengan kinerja mantan Wali Kota Surabaya itu.

Ketua Generasi Muda Forum Komunikasi Putra-putri Purnawirawan dan TNI-Polri (GM FKPPI) Kota Surabaya ini juga mengakui, semasa mejadi wali kota, Risma berhasil menjadikan Kota Pahlawan lebih baik.

Tak kalah penting, tambah Ayu Pratiwi, Risma juga peduli terhadap kaum perempuan. “Organisasi wanita semakin berkembang sema kepemimpinnya,” paparnya.

Saat menjalankan roda pemerintahan bersama Wakil Wali Kota Whisnu Sakti, Risma banyak membantu dan mendukung kiprah organisasi wanita di Kota Pahlawan. Bentuk dukungan tersebut, ditunjukkan dengan dukungan dari Satuan Kerja Pemerintah Daerah (SKPD)

“Semasa saya menjadi Ketua Umum GOW, banyak support beliau pada GOW. Dan itu, ditunjukkan melalui dukungan SKPD pada beragam kegiatan yang diselenggarakan GOW,” ungkap Ayu.

Dia menambahkan, dibanding calon lainnya yang sama-sama perempuan, kiprah Risma dinilai jauh lebih unggul. Pasalnya, sebagai calon petahana, pihaknya mengetahui betul seberapa besar kiprah mantan Kepala Badan Perencanaan dan Pembangunan Kota itu dalam memajukan Kota Surabaya.

“Kalau Bu Risma kita tahu banyak apa yang telah diperbuat untuk kemajuan kota, beliau sudah teruji. Sedangkan yang lainnya kita belum tahu kiprahnya di Surabaya,” terangnya.

GOW Kota Surabaya menaungi beberapa organisasi perempuan. Di antaranya, Wanita Persahi (Perhimpunan Sarjana Hukum Indonesia), Wanita INSA, Persatuan Wanita Republik Indonesia (Perwari), Al Hidayah, Muslimat, Fatayat, dan lainnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Prof Kyungyon Moon Apresiasi Inovasi Bupati Trenggalek, Siapkan Program Pemberdayaan Pemuda

TRENGGALEK – Inovasi Pemerintah Kabupaten Trenggalek mendapat apresiasi dari Prof. Kyungyon Moon dari Jeonbuk ...
LEGISLATIF

DPRD Banyuwangi Ajukan Raperda Inisiatif Pembentukan Produk Hukum Daerah untuk Dibahas

BANYUWANGI – DPRD Kabupaten Banyuwangi mengajukan Rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif tentang ...
UMKM

Bupati Gresik Perintahkan Dinas Koperasi Tetap Lakukan Pendampingan Pasca-Pelatihan kepada UMKM

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Program Bunda Puspa tidak berhenti pada pelatihan. Para alumni ...
SEMENTARA ITU...

Hadiri Peringatan HUT Ke-81 TNI di Lumajang, Agus Wicaksono Sampaikan TNI Kuat Bersama Rakyat

LUMAJANG – Suasana penuh kehangatan dan kekeluargaan menyelimuti peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Tentara ...
LEGISLATIF

29 Ribu Rutilahu Mengantre, Eri Irawan Minta Verifikasi Lapangan Diperketat

SURABAYA – Sekitar 29 ribu usulan Rumah Tidak Layak Huni (Rutilahu) masih mengantre untuk mendapatkan penanganan di ...
KRONIK

Belum Tunjukkan Tahapan Konkret, DPRD Jember Pertanyaan Proyek PLTSa Pakusari

JEMBER – Rencana pembangunan pembangkit listrik tenaga sampah (PLTSa) di tempat pembuangan akhir (TPA) Pakusari, ...