Kamis
16 April 2026 | 3 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Marakkan Kirab Tumpeng Agung Nusantara Gotong Royong ke-12, Guntur Wahono: Ojo Sampe Jowo Ilang Jowone

pdip jatim 230630 kirab tumpeng 1

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Guntur Wahono menghadiri acara Kirab Tumpeng Agung Nusantara Gotong Royong ke XII di Candi Palah Penataran, Selasa (27/6/2023).

Acara budaya tersebut merupakan tradisi rutin yang setiap tahun diselenggarakan oleh Lembaga Pelindung dan Pelestari Budaya (LP2BN) bekerja sama dengan Badan Kebudayaan Provinsi Jawa Timur dan lembaga lainnya.

Peserta kirab kali ini berasal dari berbagai daerah, mulai dari Surabaya, Malang, Pasuruan, Kediri, Sidoarjo. Bahkan beberapa juga berasal dari luar Jawa Timur, yakni Jakarta dan Kalimantan.

Selain itu, terdapat juga tamu kehormatan dari Keraton Yogyakarta, Solo dan Padjajaran serta ada juga yang berasal dari Eropa.

Tak lupa, acara ini juga dihadiri Kusnadi, Ketua DPRD Jawa Timur.

“Kirab Tumpeng Agung Nusantara ini diawali dari start Bale Kambang, Modangan kemudian menuju lokasi utama yaitu Candi Palah Penataran, kurang lebih berjarak 3 km,” jelas Guntur saat dihubungi oleh tim media ini, Jumat (30/6/2023).

Pria yang juga menjabat Sekretaris Badan Kebudayaan Nasional (BKN) DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu mengatakan, tujuan dari diadakannya Kirab Tumpeng Agung Nusantara Gotong Royong adalah untuk menjaga atau nguri-uri budaya Jawa yang merupakan warisan dari leluhur.

Selain itu, juga bermaksud untuk memperingati berdirinya Candi Palah Penataran sebagai situs sejarah sekaligus budaya yang ada di Indonesia.

“Sesuai dengan sambutan yang disampaikan oleh Sekda Kabupaten Blitar, bahwa Candi Palah Penataran telah berdiri selama kurang lebih 800 tahun sekian, yang itu artinya harus kita jaga keberadaan dan kesakralanya sebagai peninggalan leluhur bangsa,” ujarnya.

Guntur berharap, dengan diadakannya kegiatan tersebut dapat menjadi moment pendidikan dan pengenalan sejarah bangsa bagi masyarakat umum terutama pemuda yang merupakan generasi penerus.

Sebab, Jawa adalah wilayah yang memiliki banyak kebudayaan beragam, yang didalamnya terkandung nilai-nilai luhur bangsa yang harus diwarisi oleh generasi penerus.

“Sebagai orang Jawa, kita memiliki tanggung jawab moral untuk terus mewarisi dan meneruskan budaya yang ada. Jangan sampai Jawa kehilangan budayanya, atau sering kita sebut ‘ojo sampe jowo ilang jowone’,” pungkas Guntur. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Sawah di Pakusari Terdampak Limbah, DPRD Minta Pemkab Jember Pahami UU Pengelolaan Sampah

Pemkab Jember diminta memahami UU Pengelolaan Sampah setelah limbah mencemari irigasi dan mengancam 10 hektare ...
LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...
LEGISLATIF

Yordan Soroti Kesenjangan Antarwilayah Jadi Tantangan Utama Pembangunan Jatim

Yordan M Batara Goa menyoroti kesenjangan antarwilayah sebagai tantangan utama pembangunan Jawa Timur dalam RKPD ...
LEGISLATIF

Pastikan Keselamatan Pengendara Jalur Magetan – Sarangan, Diana Sasa Minta Peremajaan Alat Tebang Pohon Bina Marga UPT Madiun

MAGETAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Timur melalui Bina Marga UPT Madiun ...