Selasa
21 Juli 2026 | 1 : 33

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

“Anggaran Prepcomm UN Habitat 2016 di Surabaya Terlalu Besar”

PDIP-Jatim-Armuji-01022022

SURABAYA – DPRD Surabaya menilai, anggaran pertemuan persiapan Konferensi Habitat III atau Preparatory Committee Meeting III (Prepcomm III) Juli 2016 yang diajukan pemerintah kota sebesar Rp 30 miliar, terlalu besar.

Karena itu, dewan akan memanggil dinas terkait di pemerintah kota untuk menjelaskan detail kebutuhan anggaran pertemuan persiapan konferensi UN Habitat tersebut.

Ketua DPRD Surabaya Armuji mengatakan, alokasi anggaran UN Habitat Rp 30 miliar itu akan dikaji ulang. “Untuk acara persiapan konferensi saja kok dialokasikan Rp 30 miliar. Itu kan terlalu besar,” kata Armuji, kemarin.

Dalam pembahasan APBD 2016, alokasi anggaran UN Habitat yang tercantum dalam Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2016, senilai Rp 30 miliar.

Menurut legislator yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur tersebut, apakah kebutuhan anggarannya memang sebesar itu, akan dibahas lebih lanjut di tingkat komisi. Hasil pembahasan di komisi DPRD bersama pemkot itu nanti nilainya masih bisa berubah.

Seperti diketahui, Surabaya ditunjuk sebagai tuan rumah pertemuan persiapan konferensi Habitat III. Sedang konferensi Habitat III sendiri akan digelar di Quito, Ecuador, pada Oktober 2016.

Saat ini Pemkot Surabaya cukup serius mempersiapkan perhelatan PrepCom III. Selaku tuan rumah, pemkot menyiapkan liaison officer (LO) atau petugas pendamping bagi sekitar 5.000 orang dari 167 negara.

Selain menyiapkan LO, menurut Kepala Bappeko Kota Surabaya Agus Imam Sonhaji, pihaknya juga mulai menggarap proyek-proyek penunjang berupa pedestrian. “Tempat acara sudah fix di Grand City. Untuk itu, pedestrian di sekitar lokasi akan kita benahi,” ujarnya.

Pemerintah kota juga mulai menyiapkan sumber daya manusia (SDM) melalui pelatihan bahasa Inggris bagi para kepala SKPD. Sebab, bukan tidak mungkin para tamu dari negara lain nantinya langsung bertanya hal teknis yang bisa dijawab oleh para kepala SKPD.

Sebelumnya, pejabat sementara Wali kota Surabaya Nurwiyatno menghadiri acara The Sixth Asia-Pasific Urban Forum (APUF-6) dan High-level Regional Preparatory Meeting to Habitat III digelar di Jakarta pada 19-22 Oktober 2015. Salah satu pokok bahasan dalam pertemuan multi-negara tersebut adalah terkait kesiapan Surabaya.

Tri Rismaharini yang sebelumnya menjabat Wali Kota Surabaya periode 2010-2015 juga hadir dalam forum tersebut. Alumnus ITS itu diundang menjadi salah seorang speaker yang menyampaikan materi terkait pengalamannya selama menjabat Wali Kota Surabaya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...
KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...
KABAR CABANG

Malam Ketika Sepak Bola Membuat Orang-orang Blitar Duduk Bersama

DINI hari biasanya identik dengan jalanan yang lengang. Tetapi Senin (20/7/2026), halaman Kantor DPC PDI Perjuangan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti SiLPA Rp154,7 Miliar, Minta Pemkot Madiun Benahi Perencanaan Anggaran

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Madiun menerima Raperda Pertanggungjawaban APBD 2025 dengan catatan strategis, ...
HEADLINE

Hasto: Pemilu Harus Bebas dari Intervensi, Demokrasi Memerlukan Kritik dan Kebebasan Berpendapat

SURABAYA – Sekretaris Jenderal PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menegaskan bahwa kualitas demokrasi Indonesia hanya ...