Jumat
04 September 2026 | 1 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

“Anggaran Prepcomm UN Habitat 2016 di Surabaya Terlalu Besar”

PDIP-Jatim-Armuji-01022022

SURABAYA – DPRD Surabaya menilai, anggaran pertemuan persiapan Konferensi Habitat III atau Preparatory Committee Meeting III (Prepcomm III) Juli 2016 yang diajukan pemerintah kota sebesar Rp 30 miliar, terlalu besar.

Karena itu, dewan akan memanggil dinas terkait di pemerintah kota untuk menjelaskan detail kebutuhan anggaran pertemuan persiapan konferensi UN Habitat tersebut.

Ketua DPRD Surabaya Armuji mengatakan, alokasi anggaran UN Habitat Rp 30 miliar itu akan dikaji ulang. “Untuk acara persiapan konferensi saja kok dialokasikan Rp 30 miliar. Itu kan terlalu besar,” kata Armuji, kemarin.

Dalam pembahasan APBD 2016, alokasi anggaran UN Habitat yang tercantum dalam Kebijakan Umum Anggaran Plafon Prioritas Anggaran Sementara (KUA-PPAS) 2016, senilai Rp 30 miliar.

Menurut legislator yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur tersebut, apakah kebutuhan anggarannya memang sebesar itu, akan dibahas lebih lanjut di tingkat komisi. Hasil pembahasan di komisi DPRD bersama pemkot itu nanti nilainya masih bisa berubah.

Seperti diketahui, Surabaya ditunjuk sebagai tuan rumah pertemuan persiapan konferensi Habitat III. Sedang konferensi Habitat III sendiri akan digelar di Quito, Ecuador, pada Oktober 2016.

Saat ini Pemkot Surabaya cukup serius mempersiapkan perhelatan PrepCom III. Selaku tuan rumah, pemkot menyiapkan liaison officer (LO) atau petugas pendamping bagi sekitar 5.000 orang dari 167 negara.

Selain menyiapkan LO, menurut Kepala Bappeko Kota Surabaya Agus Imam Sonhaji, pihaknya juga mulai menggarap proyek-proyek penunjang berupa pedestrian. “Tempat acara sudah fix di Grand City. Untuk itu, pedestrian di sekitar lokasi akan kita benahi,” ujarnya.

Pemerintah kota juga mulai menyiapkan sumber daya manusia (SDM) melalui pelatihan bahasa Inggris bagi para kepala SKPD. Sebab, bukan tidak mungkin para tamu dari negara lain nantinya langsung bertanya hal teknis yang bisa dijawab oleh para kepala SKPD.

Sebelumnya, pejabat sementara Wali kota Surabaya Nurwiyatno menghadiri acara The Sixth Asia-Pasific Urban Forum (APUF-6) dan High-level Regional Preparatory Meeting to Habitat III digelar di Jakarta pada 19-22 Oktober 2015. Salah satu pokok bahasan dalam pertemuan multi-negara tersebut adalah terkait kesiapan Surabaya.

Tri Rismaharini yang sebelumnya menjabat Wali Kota Surabaya periode 2010-2015 juga hadir dalam forum tersebut. Alumnus ITS itu diundang menjadi salah seorang speaker yang menyampaikan materi terkait pengalamannya selama menjabat Wali Kota Surabaya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...
LEGISLATIF

Ama Siswanto Desak Biaya Pengobatan Siswa SMPN 1 Kabuh Ditanggung, Dugaan Insiden MBG Harus Diinvestigasi

JOMBANG – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jombang, Ama Siswanto, mendesak agar puluhan siswa SMPN 1 Kabuh yang ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Ingatkan Tambahan Rp1,235 T Jangan Berujung SiLPA

SURABAYA – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur mengingatkan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim agar tidak ...
KRONIK

Madura Berselawat, Bupati Fauzi Berharap Berdampak Positif bagi Pembangunan

SUMENEP – Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN) Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep bersama masyarakat mengikuti ...
KRONIK

Bupati Lukman: Jabatan Kepala Sekolah Itu Amanah Besar, Muaranya Harus untuk Kepentingan Anak

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menekankan pentingnya kebersamaan seluruh elemen pendidikan agar setiap ...
LEGISLATIF

DPRD Magetan Boyong Peternak ke DPR RI dan Kementan Terkait Anjloknya Harga Telur

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan memboyong perwakilan peternak dan koperasi peternak daerah bertolak ke ...