Jumat
17 Juli 2026 | 11 : 19

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sapa PKL, BMI dan Repdem Kota Kediri Edukasikan Masalah Ini

pdip-jatim-230519-edukasi-pkl-1

KEDIRI – Banteng Muda Indonesia (BMI) dan Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Kota Kediri turun ke jalan menyapa para pedagang kaki lima (PKL).

Tidak sekadar menyapa, dua organisasi sayap PDI Perjuangan tersebut juga memberikan edukasi kepada puluhan pedagang tentang tata cara pengurusan NIB (Nomer Induk Berusaha).

“Para pedagang kaki lima ini perlu naungan yang jelas. Saat ini yang punya NIB juga masih sedikit sekali, kita edukasi dan bantu mereka untuk kepengurusan,” jelas ketua BMI Kota Kediri Anton Hardianto, Jumat (19/5/2023).

Dengan memiliki NIB, tambah Anton, usaha yang dirintis pedagang akan memiliki legalitas dan memudahkan untuk mengakses hal-hal yang terkait di bidang administratif.

Dengan data UMKM yang telah tercatat secara administratif, pemerintah pun dapat dengan mudah memberikan program-program yang membantu UMKM dengan tepat sasaran sesuai kebutuhan.

Selain itu edukasi NIB, BMI dan Repdem Kota Kediri juga memberikan informasi tentang makanan yang bersih dan higienis kepada para pedagang kaki lima yang biasa mangkal di tempat sekolah.

Menurut Anton, informasi tersebut perlu dia sampaikan agar tidak sampai terjadi kasus keracunan terhadap anak.

“Dengan arahan yang jelas mereka bisa melakukan aktifitas ekonominya dengan aman antara pihak sekolah dan pedagang,” ungkapnya.

Adanya beberapa kelompok pedagang ini juga sering terjadi cek cok masalah lahan dagang. Maka kita juga edukasi mereka untuk setidaknya santun dalam berjualan dan aman,” sambung dia.

Para pedagang yang ikut kegiatan ini sangat antusias dan berkomitmen siap mendukung kemenangan PDI Perjuangan Kota Kediri.

Sementara itu Ketua Repdem Kota Kediri Yohanes Kristanto menambahkan, jika PKL yang diberikan edukasi tersebut, berasal dari tiga wilayah kecamatan. Yakni Kecamatan Mojoroto, Kecamatan Kota, serta Kecamatan Pesantren.

“Mereka ini punya agenda setiap bulan, ada pertemuan untuk menjalin keluargaan sesama paguyuban PKL. Namanya paguyuban guyup rukun AG. Yang kita edukasi ada sekitar 45 pedagang,” papar pria yang juga berprofesi sebagai seorang seniman musik ini.

Pertemuan yang dikemas dalam bentuk edukasi ini dilaksanakan di salah satu rumah pedagang di wilayah Tirto Udan Kecamatan Pesantren.

“Ke depan kita akan banyak terjun ke bawah, membantu kawan kawan PKL yang berjuang untuk mencari nafkah. Butuh kurasi kurasi ke depan dan pertemuan akan intens kita adakan,” ucapnya. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Panitia Bidik Soekarno Cup 2026 Jadi Turnamen Berstandar Nasional

Panitia Soekarno Cup 2026 optimistis turnamen sepak bola usia muda ini menjadi kompetisi berstandar nasional ...
LEGISLATIF

Lengkap, Ini Pandangan Umum Fraksi PDIP DPRD Lumajang Terhadap Raperda P-APBD 2026

LUMAJANG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lumajang menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Kabupaten ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Ingatkan Keberhasilan Hotline Ditentukan Respons Cepat dan Tindak Lanjut Aduan

DPRD Kota Surabaya menegaskan keberhasilan program hotline Pemkot Surabaya bergantung pada komitmen menindaklanjuti ...
KABAR CABANG

Terus Bergerak dari Akar, DPC Magetan Mantapkan Penguatan Struktur

MAGETAN – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus melanjutkan tahapan agenda Musyawarah Ranting dan Anak Ranting ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Desak Bappeda Kaji Ulang Rencana Pemindahan Lokasi Alun-Alun Kabupaten Malang

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Malang meminta Bappeda mengkaji ulang rencana pemindahan lokasi Alun-Alun ...
KABAR CABANG

Wujudkan “Rumah Rakyat”, Kantor DPC Tuban Jadi Tempat Menginap Atlet Pencak Silat

TUBAN – Kantor Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tuban dialihfungsikan sementara sebagai tempat ...