Rabu
13 Mei 2026 | 9 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mbak Puti Sosialisasi 4 Pilar MPR RI di Kampung Lali Gadget Sidoarjo

IMG-20230504-WA0052_copy_618x345

SIDOARJO – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI, Puti Guntur Soekarno menggelar sosialisasi Empat Pilar MPR RI di Kampung Lali Gadget, Desa Pagerngumbuk RT 02 RW 03, Kecamatan Wonoayu, Kabupaten Sidoarjo, Kamis (4/5/2023) malam.

Sosialisasi empat pilar ini dihadiri oleh para pengurus Pimpinan Anak Cabang (PAC), para Pengurus dan  Pengurus Ranting (PR) Kecamatan Wonoayu. Serta Ketua RT dan RW, beserta beberapa warga setempat.

Hadir mendampingi Puti Guntur Soekarno, yakni Wakil Ketua Bidang Politik DPC PDI Perjuangan yang juga Wakol Ketua DPRD Sidoarjo, Bambang Riyoko. Serta Wakil Ketua Bidang (Wakabid) Pemenangan Pemilu, Mundzir Dwi Ilmiawan.

Mbak Puti, sapaan akrab Puti Guntur Soekarno menjelaskan tentang pentingnya pemahaman empat pilar yang terdiri dari Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), dan Undang-undang Dasar (UUD) 1945.

Sosialisasi dilaksanakan agar masyarakat semakin memahami nilai-nilai dari pilar-pilar kebangsaan, sekaligus upaya mencegah berkembangnya paham-paham radikal.

“Karena suatu bangsa yang besar adalah bangsa yang memiliki kepribadian maupun jati diri. Kita harus bangga karena tokoh ideologi Bung Karno. Kita harus tetap menjaga 4 pilar ini,” jelas Mbqk Puti, sapaan karib Puti Guntur Soekarno.

Puti juga menyampaikan perihal pemilihan tempat acara yang berada di Kampung Lali Gadget. karena ia ingin masyarakat tahu bahwa masih ada pegiat-pegiat permainan tradisional yang juga mempresentasikan makna Pancasila itu.

“Kampung Lali Gadget ini merupakan nilai Pancasila yang dapat kita lihat secara nyata. Supaya anak-anak mengerti permainan-permainan yang digali dari tradisi Indonesia, agar anak-anak penerus tidak hanya terpaku pada handphone saja,”.

“Dari situ kita belajar mencintai alam, dari situ kita belajar gotong-royong, kita lebih mencintai tanah air dengan tradisi-tradisinya. Itu jati diri bangsa, itulah Pancasila,” sambung Puti Guntur Soekarno.

Sementara itu, Ahmad Irfandi pendiri Kampung Lali Gadget mengatakan bahwa tujuan didirikannya tempat tersebut sebagai bentuk melestarikan permainan-permainan tradisional Indonesia yang kian memudar karena hadirnya permainan elektonik atau online.

“Ini kan suatu upaya untuk mengembalikan lagi supaya anak-anak tidak kecanduan HP. Supaya anak-anak ini kenal dengan permainan tradisional,” kata Ahmad Irfandi. (ian/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

UPRINTIS Futsal League 2026 Sukses Digelar, Mas Ipin Tunggu Full Season Bulan Depan

UPRINTIS Futsal League 2026 di Trenggalek sukses digelar. Novita Hardini siapkan Full Season lebih meriah bulan ...
KRONIK

Bupati Lukman Coba Tanam Padi dengan Rice Transplanter, Dorong Modernisasi Pertanian

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan memperkuat sektor pertanian dengan modernisasi alat dan metode ...
KRONIK

Bu Risma Melayat ke Rumah Duka Sopir Ambulans Baguna Sidoarjo, Serahkan Santunan BPJS Rp 118,5 Juta

​SIDOARJO – Mantan Menteri Sosial, Tri Rismaharini, menyerahkan secara langsung santunan kematian dari BPJS ...
KRONIK

Pedagang Pasar Mangu Kerap Kirim Video Atap Bocor ke Dinas, Yang Datang Anggota Dewan

MAGETAN – Keluhan pedagang Pasar Mangu Takeran atas kerusakan fasilitas kerap disampaikan kepada pihak pengelola ...
EKSEKUTIF

Rijanto Tegaskan Komitmen Jaga Toleransi Jelang Perayaan Waisak di Blitar

Rijanto menegaskan komitmen menjaga toleransi dan kerukunan antarumat beragama jelang perayaan Waisak di Kabupaten ...
KRONIK

Program Banyuwangi Hijau Layani 23.410 Rumah Tangga, Kelola Sampah Secara Sirkular

BANYUWANGI – Program Banyuwangi Hijau yang mengelola sampah secara sirkular terus mendapatkan animo positif dari ...