Senin
27 April 2026 | 6 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tinjau Lokasi Longsor di Pagerwojo, Maryoto: Kita Bantu Pembangunan Rumah Warga Terdampak

pdip-jatim-230331-longsor-pagerwojo-1

TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung bakal merelokasi tiga rumah warga di RT 2 RW 1 Dusun Kebonsari Desa Pagerwojo Kecamatan Pagerwojo yang rusak karena tertimpa bencana tanah longsor beberapa waktu lalu.

Rencana itu diungkapkan Bupati Tulungagung Maryoto Birowo saat bersama jajaran Forkopimda meninjau lokasi bencana tanah longsor di Kecamatan Pagerwojo pada Rabu (29/3/2023).

Tak hanya membantu pembangunan rumah warga yang rusak, Bupati Maryoto juga memberikan bantuan paket sembako kepada warga terdampak.

Dalam kesempatan itu, Maryoto Birowo mengatakan, kunjungannya ke lokasi bencana alam tanah longsor di Desa Pagerwojo adalah untuk memastikan kondisi masyarakat dan wilayah terdampak.

Menurutnya, tanah longsor yang mengenai beberapa rumah warga itu, disebabkan karena anomali musim sepekan terakhir. Sehingga terjadi curah hujan tinggi di wilayah Tulungagung.

“Yang kena dampak sebenarnya 3 rumah, tapi yang parah 1,” kata Maryoto.

Kader PDI Perjuangan ini menambahkan, untuk meminimalisir terjadinya bencana alam tanah longsor, dibutuhkan adanya pemikiran bersama baik Pemkab, Pemdes maupun masyarakat.

Sebab, masih terdapat rumah warga berdiri pada titik elevasi yang curam. Sehingga perlu adanya relokasi ke tempat yang lebih aman.

Bagi warga yang sudah memiliki tanah relokasi, Pemkab Tulungagung akan membantu pembangunan rumah warga yang akan direlokasi tersebut. “Nanti kita bantu pembangunan rumahnya,” ucap Maryoto.

Untuk 2 rumah warga yang terdampak, Pemkab Tulungagung akan melakukan identifikasi bersama Pemdes setempat terkait kerusakan dan secara teknis juga akan dibantu salah satunya adalah membangun talud penguat tebing.

“Untuk relokasi rumah merupakan hal penting. Tapi yang jelas, disini cukup untuk membuat talud dan secepatnya. Karena bencana alam itu merupakan force majeure,” ungkapnya

Dia mengimbau seluruh stakeholder dan warga Kecamatan Pagerwojo agar lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan. Apalagi bagi warga yang rumahnya berada di daerah dengan tingkat kemiringan curam

Dirinya juga menyarankan kepada Pemdes dan warga Desa Pagerwojo agar menanam tanaman keras di lokasi yang kemiringan curam, bukan hanya menanam rumput gajah untuk keperluan pakan ternak.

“Saya imbau kepada Pak Kades, perangkat dan warga ketika rumahnya berada di tingkat kemiringan, hendaknya jangan menanam tanaman serabut seperti tanaman rumput gajah tapi harus menanam jenis tanaman keras,” tuturnya. (sin/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Erma Dukung Perjuangan Asosiasi BPD Tulungagung Terkait Kuota Perempuan dalam Pencalonan

TULUNGAGUNG – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur, Erma Susanti, mendukung perjuangan Asosiasi BPD (Badan ...
RUANG MERAH

Saat Medsos Anak Dibatasi, Orang Tua Diuji

Oleh Priyanto PEMBATASAN penggunaan media sosial bagi anak di bawah 16 tahun resmi diberlakukan sejak 28 Maret ...
KABAR CABANG

DPC Kabupaten Pasuruan Tanam Ribuan Bibit Singkong dan Porang di Lereng Gunung Arjuno

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Pasuruan melaksanakan aksi penanaman ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Bantu Kain Kafan dan Dana Operasional Pemulasaraan Jenazah di Jagalan

Yuzar Rasyid bantu kain kafan dan dana operasional pemulasaraan jenazah di Jagalan Kediri untuk ringankan beban ...
KABAR CABANG

Perkuat Ketahanan Pangan Keluarga, DPC Lamongan Bagikan Berbagai Bibit Tanaman Pekarangan

LAMONGAN – Di tengah tantangan perubahan iklim dan fluktuasi harga kebutuhan pokok, DPC PDI Perjuangan Kabupaten ...
KRONIK

Said Abdullah Tegaskan Komitmen Mengabdi pada Partai dan Rakyat

SUMENEP – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, MH Said Abdullah, menegaskan komitmennya untuk terus mengabdi kepada ...