Sabtu
31 Oktober 2026 | 7 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tinjau Lokasi Longsor di Pagerwojo, Maryoto: Kita Bantu Pembangunan Rumah Warga Terdampak

pdip-jatim-230331-longsor-pagerwojo-1

TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tulungagung bakal merelokasi tiga rumah warga di RT 2 RW 1 Dusun Kebonsari Desa Pagerwojo Kecamatan Pagerwojo yang rusak karena tertimpa bencana tanah longsor beberapa waktu lalu.

Rencana itu diungkapkan Bupati Tulungagung Maryoto Birowo saat bersama jajaran Forkopimda meninjau lokasi bencana tanah longsor di Kecamatan Pagerwojo pada Rabu (29/3/2023).

Tak hanya membantu pembangunan rumah warga yang rusak, Bupati Maryoto juga memberikan bantuan paket sembako kepada warga terdampak.

Dalam kesempatan itu, Maryoto Birowo mengatakan, kunjungannya ke lokasi bencana alam tanah longsor di Desa Pagerwojo adalah untuk memastikan kondisi masyarakat dan wilayah terdampak.

Menurutnya, tanah longsor yang mengenai beberapa rumah warga itu, disebabkan karena anomali musim sepekan terakhir. Sehingga terjadi curah hujan tinggi di wilayah Tulungagung.

“Yang kena dampak sebenarnya 3 rumah, tapi yang parah 1,” kata Maryoto.

Kader PDI Perjuangan ini menambahkan, untuk meminimalisir terjadinya bencana alam tanah longsor, dibutuhkan adanya pemikiran bersama baik Pemkab, Pemdes maupun masyarakat.

Sebab, masih terdapat rumah warga berdiri pada titik elevasi yang curam. Sehingga perlu adanya relokasi ke tempat yang lebih aman.

Bagi warga yang sudah memiliki tanah relokasi, Pemkab Tulungagung akan membantu pembangunan rumah warga yang akan direlokasi tersebut. “Nanti kita bantu pembangunan rumahnya,” ucap Maryoto.

Untuk 2 rumah warga yang terdampak, Pemkab Tulungagung akan melakukan identifikasi bersama Pemdes setempat terkait kerusakan dan secara teknis juga akan dibantu salah satunya adalah membangun talud penguat tebing.

“Untuk relokasi rumah merupakan hal penting. Tapi yang jelas, disini cukup untuk membuat talud dan secepatnya. Karena bencana alam itu merupakan force majeure,” ungkapnya

Dia mengimbau seluruh stakeholder dan warga Kecamatan Pagerwojo agar lebih berhati-hati dan meningkatkan kewaspadaan. Apalagi bagi warga yang rumahnya berada di daerah dengan tingkat kemiringan curam

Dirinya juga menyarankan kepada Pemdes dan warga Desa Pagerwojo agar menanam tanaman keras di lokasi yang kemiringan curam, bukan hanya menanam rumput gajah untuk keperluan pakan ternak.

“Saya imbau kepada Pak Kades, perangkat dan warga ketika rumahnya berada di tingkat kemiringan, hendaknya jangan menanam tanaman serabut seperti tanaman rumput gajah tapi harus menanam jenis tanaman keras,” tuturnya. (sin/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Guru Madin Keluhkan Kesejahteraan, Hj. Ansari Siap Memperjuangkan

PAMEKASAN – Seorang guru madrasah diniyah, Moh. Jufri, menyampaikan keluh kesahnya pada anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Dua Kasus Perusakan Situs Purbakala di Jember, Candra: Belum Ada Kejelasan

JEMBER – Penanganan kasus hilangnya dua batu yoni di Desa Pocangan, Kecamatan Sukowono, dan perusakan situs Gumuk ...
EKSEKUTIF

ASN Pemkab Blitar Diterjunkan dalam Gerakan ASRI, Rijanto Minta Jadi Teladan Masyarakat

BLITAR – Seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) di lingkungan Pemerintah Kabupaten Blitar diterjunkan dalam Gerakan ...
LEGISLATIF

Novita Hardini Dorong Anak Muda Trenggalek Jadi Pencipta Gim, Buka Peluang Ekonomi Digital

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, mendorong generasi muda Trenggalek memanfaatkan peluang ...
KRONIK

Hari Jadi Sumenep ke-757, Bupati Fauzi Ziarah ke Makam Raja-Raja

SUMENEP – Bupati Sumenep, Achmad Fauzi Wongsojudo, mengajak masyarakat menjadikan sejarah dan perjuangan para ...
KRONIK

Dukung 18 Tuntutan Mahasiswa, DPRD Jember Siapkan Surat ke Pemerintah Pusat

JEMBER – DPRD Jember berjanji meneruskan 18 tuntutan mahasiswa kepada pemerintah pusat. Namun, lembaga legislatif ...