Sabtu
18 Juli 2026 | 8 : 55

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sosialisasi Sertifikasi Halal, Agatha Siap Dampingi Pelaku UMKM

PDIP-Jatim-Agatha-31032023

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur, Agatha Retnosari, mendorong pemerintah lebih bijak dalam menetapkan kebijakan sertifikasi halal.

Hal itu, ia ungkapkan usai menampung banyak keluhan saat reses bersama para pelaku UMKM Surabaya. Agatha menjabarkan, dari reses I tahun 2023 ini, dirinya banyak menemukan persoalan mengenai pengurusan sertifikasi halal.

Mulai dari sosialisasi yang kurang merangkul sektor terkecil, sulitnya mendapat bahan baku yang sudah terverifikasi halal, hingga rumitnya persyaratan saat mengurusnya.

“Untuk UMKM yang makanannya misal daging ayam, kan itu harus mengambil dari tempat potong yang tersertifikasi halal, sedangkan di Surabaya jumlahnya terbatas,” ujarnya usai reses di gedung Widya Kartika, Surabaya, Selasa (28/3/2023) malam.

“Ada juga UMKM home industri. Mereka bertanya bagaimana dengan syarat pegawainya yang harus muslim, sedangkan mereka industri rumah tangga yang dikerjakan sendiri bersama anggota keluarga? Kemarin dari dinas juga meminta menyewa orang untuk keperluan sertifikasi. Nah, ini jadi keberatan UMKM-nya, jika menyewa orang hanya untuk keperluan sertifikasi,” imbuhnya.

Anggota Komisi B DPRD Jatim itu pun memahami, kebijakan pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag) yang mengimbau seluruh sektor bersertifikasi halal pada 2024 merupakan langkah bagus untuk memperluas pasar dan akan berdampak positif pada pertumbuhan ekonomi. Namun di sisi lain, ada dilema di rakyat kecil.

“Saya mendukung sertifikasi halal ini. Tahun kemarin saya kerja sama dengan dinas koperasi memfasilitasi UMKM untuk dapat sertifikasi. Ternyata, di tengah jalan banyak UMKM mundur karena tidak sanggup memenuhi syaratnya,” jelasnya.

“Ini harus ada solusi. Kalau di hulu tidak mendapat perhatian, dukungan itu bisa mematikan usaha pedagang kecil. Kalau harus membeli ayam yang tersertifikasi halal, lalu pedagang yang di pasar bagaimana,” lanjutnya.

Untuk itu, ia berharap ada perpanjangan waktu, terutama untuk UMKM, dalam mengurus sertifikasi halal. Dirinya pun akan terus menggencarkan sosialisasi dan pendampingan ke para UMKM dan berkoordinasi dengan dinas-dinas terkait.

“Saya berharap ada kebijaksanaan dari pemerintah agar khusus UMKM tidak harus tahun depan. Tidak hanya pada persoalan mengurus sertifikasi, tapi juga syaratnya karena sistemnya belum mendukung hal itu,” tandasnya. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

Kawal Penjaringan Ketua Ranting dan Anak Ranting, PDI Perjuangan Trenggalek Kerahkan Anggota DPRD

PDI Perjuangan Kabupaten Trenggalek mengerahkan anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD untuk mengawal penjaringan ketua ...
LEGISLATIF

DPRD Kota Malang Godok Raperda Pencegahan LGBT, Tekankan Edukasi dan Larangan Aksi Main Hakim Sendiri

DPRD Kota Malang mulai menggodok Raperda Pencegahan LGBT yang menitikberatkan pada edukasi, pencegahan, ...
KRONIK

Sekarkijang Creative Fest, Wadah UMKM Banyuwangi Naik Kelas

BANYUWANGI – Sekarkijang Creative Fest (SCF) 2026 menjadi salah satu rangkaian Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang ...
KRONIK

Eri Cahyadi Yakin Soekarno Cup 2026 Lahirkan Talenta Baru Sepak Bola Indonesia

Ketua Panitia Pelaksana Soekarno Cup 2026 Eri Cahyadi optimistis turnamen sepak bola usia muda ini menjadi wadah ...
SEMENTARA ITU...

255 Keris Dipamerkan pada Hari Jadi ke-668 Ngawi

NGAWI – Sebanyak 255 bilah keris dari berbagai penjuru Kabupaten Ngawi dipamerkan dalam Pagelaran Tosan Aji yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Siapkan Tenaga Kerja Kompeten, Program Magang Jepang Jadi Andalan

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau pelatihan kerja berbasis kompetensi di BLK Bogo sebagai upaya ...