Senin
19 Oktober 2026 | 6 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Perhatikan Kesejahteraan Guru Ngaji, Bupati Fauzi Kucurkan Dana Rp6,7 Miliar

PDIP-Jatim-Bupati-Fauzi-09032023

SUMENEP – Peran guru ngaji dalam mendidik moral generasi bangsa mendapat perhatian besar dari Bupati Sumenep, Achmad Fauzi. Perhatian itu tertuang dalam kebijakan berupa bantuan sosial (bansos).

Bupati Fauzi mengucurkan dana sebesar Rp6,7 miliar untuk membalas jasa para guru ngaji. Setiap guru ngaji mendapat bansos dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep sebesar Rp1,2 juta.

“Bansos ini diberikan sebagai bentuk penghargaan pemerintah kepada guru ngaji atas jasanya yang telah menjaga moralitas anak bangsa secara Istiqomah,” ujar Bupati Fauzi, Rabu, (8/3/2023).

Selain itu, Bupati Fauzi menegaskan, guru ngaji juga memiliki peran sebagai penetralisir perkembangan zaman, mengarahkan anak-anak menjadi manusia yang lebih baik.

“Guru ngaji juga berkontribusi memberantas buta aksara dan menjadi tempat konsultasinya masyarakat,” jelasnya.

Di tengah banyaknya beban yang dipikul guru ngaji itulah, Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu ingin pemerintah hadir memperhatikan kesejahterannya. Sebab jasa mereka tak terhitung nilainya terhadap perkembangan bangsa ini.

“Kami atas nama Pemerintah Kabupaten Sumenep mengucapkan terima kasih kepada guru ngaji, karena berkat beliaulah moral generasi bangsa tetap terjaga,” tandasnya.

Sementara itu, Kepala Bagian Kesra Setkab Sumenep, Kamiluddin, mengungkapkan, selama 3 tahun terakhir Pemkab Sumenep di bawah kepemimpinan Bupati Fauzi dan Wabup Dewi Khalifah telah mengucurkan dana sebesar Rp6,7 miliar untuk bansos guru ngaji.

“Setiap guru ngaji mendapat bantuan sosial sebesar Rp1,2 juta,” ujar Kamiluddin.

Kamil merinci, pada tahun 2021 Pemkab Sumenep memberikan bansos kepada 1.660 guru ngaji, dengan total anggaran sebesar Rp1,9 miliar. Pada 2022, Pemkab kembali mengucurkan anggaran sebesar Rp2,4 miliar untuk 2.017 guru ngaji.

Sementara, pada 2023 bansos guru ngaji kembali dianggarkan sebesar Rp2,4 miliar lebih. Bansos itu diberikan kepada 2.025 guru ngaji.

“Jadi, total guru ngaji yang tercover bansos selama tiga tahun terakhir sebanyak 5.702 orang dengan total anggaran Rp 6,7 miliar,” terangnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Minta Baznas Surabaya Prioritaskan Warga Miskin Desil 1

SURABAYA – Wali Kota Eri Cahyadi meminta Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kota Surabaya memprioritaskan warga ...
HEADLINE

Gunung Arjuno Terbakar; PDI Perjuangan Kerahkan Ratusan Relawan, Bantu Air Bersih untuk Warga Terdampak

KABUPATEN PASURUAN – DPD PDI Perjuangan Jawa Timur melalui gerakan PDI Perjuangan Peduli menyiapkan sekitar 20 ...
KRONIK

Sonny Jadi DJ Senam Tempo Disko Kaliboyo, Warga Antusias Tebus Sembako Murah

BANYUWANGI – Suasana Minggu pagi di Kaliboyo, Kradenan, Kecamatan Purwoharjo, Banyuwangi, berlangsung meriah. Warga ...
KRONIK

DPRD Kabupaten Sumenep Peringati Hari Parlemen 2026 dengan Jalan Sehat Politik

SUMENEP – DPRD Kabupaten Sumenep menggelar Jalan Sehat Politik dalam rangka Hari Parlemen 2026 di area Taman Bunga ...
KRONIK

Maskina, Seragam Partai, dan Bantuan Modal dari Said Abdullah

SUMENEP – Maskina, kader PDI Perjuangan asal Desa Juruan Laok, Kecamatan Batuputih, Kabupaten Sumenep, menerima ...
LEGISLATIF

Karhutla Meluas di Sejumlah Gunung Jatim, Sri Untari Dorong Penanganan Terpadu

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mendorong penguatan penanganan kebakaran hutan dan ...