Rabu
22 Juli 2026 | 3 : 23

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Guntur Wahono Apresiasi Keberanian Petani Blitar Gunakan Pupuk Alami

pdip-jatim-230301-panen1

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Provinsi Jawa Timur Guntur Wahono mengapresiasi langkah kelompok tani yang lebih memilih menggunakan pupuk alami ketimbang pupuk kimia untuk menggarap lahan.

Hal itu dia sampaikan saat menghadiri acara panen raya ketan hitam yang dilakukan kelompok tani di Desa Banggle, Kecamatan Kanigoro, Kabupaten Blitar, Rabu (1/3/2023).

“Ini adalah langkah luar biasa, dengan menggunakan nutrisi dari alam lestari, para petani dapat memperoleh hasil panen hingga 7,7 ton pada lahan seluas 1 hektar,” kata Guntur.

Menurut Guntur, hal ini merupakan satu keberhasilan kelompok tani dan harus disebarluaskan pada kelompok tani yang lain. Bahkan harus ditiru agar petani lainnya di Blitar bisa lebih sejahtera.

Dengan menggunakan pupuk alami, kata Guntur, kelompok tani dapat menekan biaya produksi. Sebab harga nutrisi yang relatif lebih murah jika dibandingkan dengan harga pupuk kimia.

“Satu prestasi yang perlu kita apresiasi sehingga semua pihak akan mendukung produksi yang telah dibuat kelompok tani ini. Tidak boleh ada kelompok apapun yang melarang produksi ini, justru harus didukung,” ujarnya.

Dia menegaskan, sebagai wakil rakyat akan selalu mendukung langkah kreatif petani dan akan membantu jika terdapat kesulitan yang mereka alami.

Sementara itu ketua kelompok tani Desa Banggle, Sarengat mengatakan, pihaknya lebih memilih menggunakan pupuk alami karena biaya yang relatif lebih murah dan ketersediaan yang juga gampang didapatkan.

“Dengan luas lahan 1,5 hektar, biaya yang harus kami keluarkan jika menggunakan pupuk kimia kurang lebih sebesar 5 juta rupiah. Sementara jika kami menggunakan pupuk alami nutrisi hanya memerlukan kurang lebih 1 juta saja,” sebutnya.

Dengan begitu, menurut Sarengat, para petani bisa mendapatkan untung yang lebih banyak dengan menggunakan pupuk alami ketimbang pupuk kimia.

Dia menyebutkan, saat ini harga per kuintal ketan hitam berada di kisaran 1 juta rupiah. Sehingga jika ditotal keseluruhan, petani akan mendapatkan keuntungan yang cukup besar saat menggunakan pupuk alami.

Sekadar diketahui, ritual metik panen raya ini juga dihadiri oleh Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim, Erma Susanti dan seluruh anggota fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Blitar. (arif/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...