Selasa
15 September 2026 | 2 : 11

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Made Desak Pemkot Malang Segera Sosialisasikan Masterplan Drainase

pdip-jatim-230104-made

MALANG – Ketua DPRD Kota Malang I Made Riandiana Kartika mendesak pemerintah kota setempat untuk mempercepat proses sosialisasi masterplan dokumen perencanaan drainase yang telah rampung dikerjakan sejak November 2022. Pasalnya masterplan drainase ini diharapkan mampu menjadi solusi penuntasan masalah banjir.

Rencananya, dokumen berupa peta 33 daerah aliran drainase (DAD) itu akan dipasang di 57 kelurahan pada tahun ini. Menurut Made, Pemkot Malang telah menggelontorkan banyak anggaran pembangunan drainase dalam mengatasi banjir.

Untuk itu, dia berharap masterplan drainase segera disosialisasikan. Sehingga, DPRD Kota Malang bisa mendapatkan tanggapan dan evaluasi lapangan yang bisa digunakan untuk memberikan masukan terhadap hasil rancangan masterplan tersebut.

”Jadi kita tidak mau anggaran besar yang dikeluarkan itu sia-sia karena dampaknya tidak signifikan,” kata Made di Kota Malang, Senin (13/2/2023).

Tanpa adanya masterplan perencanaan drainase, terang Made, upaya-upaya yang dilakukan untuk penanganan masalah banjir di Kota Malang tidak akan efektif. Sebab, terbukti dengan pembangunan drainase secara parsial seperti yang dilakukan selama ini masih terjadi banjir.

Terkait itu, dia mengaku sudah minta diadakan pertemuan khusus antara DPRD dan Pemkot untuk segera mempresentasikan masterplan drainase dalam penanganan banjir.

Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang ini juga minta mulai 2024 APBD lebih fokus pada penanganan banjir. Dengan mekanisme pembangunan disesuaikan dengan masterplan yang telah dibuat dengan tim ahli dari beberapa universitas dan masukan dari DPRD Kota Malang.

”Banjir ini termasuk masalah prioritas sehingga kami mau di tahun 2024 nanti banjir menjadi fokus utama dalam APBD 2024,” tegasnya.

Dia menyebut jika banjir tidak dapat diselesaikan dalam satu tahun, nantinya akan menjadi menjadi masalah yang berlarut-larut. Titik banjir yang saat ini masih eksis tentu harus ada solusi, seperti dilakukan pengerukan dan penambahan saluran drainase penampung debit air. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Magetan Sidak Gudang Pengepul Kentang Mitra Indofood usai Keluhan Petani Soal Panen Lambat

MAGETAN — Komisi B DPRD Kabupaten Magetan turun langsung meninjau gudang pengepul kentang di Jalan Raya ...
LEGISLATIF

Puan Kenang Jejak Bung Karno dan Bulgarian Rose dalam 70 Tahun Persahabatan Indonesia-Bulgaria

JAKARTA — Ketua DPR RI Puan Maharani mengenang kunjungan Presiden pertama RI Soekarno ke Bulgaria pada 1961, saat ...
LEGISLATIF

Developer di Gresik Tak Sediakan Lahan Makam Terancam Sanksi

GRESIK – Pengelolaan pemakaman menjadi perhatian serius wakil rakyat kabupaten Gresik. Pasalnya, perumahan kian ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Kirim Air Bersih ke Tiga Desa di Sumberrejo Terdampak Kekeringan

BOJONEGORO – Krisis air bersih yang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Bojonegoro mendorong berbagai pihak untuk ...
OLAHRAGA

Hadapi Porprov 2027, Doding Dorong Semua Cabor Terus Poles Atlet dan Pelatih

TRENGGALEK — Menghadapi Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) Jawa Timur 2027, KONI Kabupaten Trenggalek mendorong ...
LEGISLATIF

PDIP Jember Persoalkan War Room Rp2,5 Miliar, Candra: Memerangi Siapa?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember mempertanyakan urgensi anggaran war room senilai Rp2,5 miliar dalam ...