Sabtu
12 September 2026 | 8 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Sanusi Sabet Penghargaan Abyakta dari PWI Pusat Karena Ini

pdip-jatim-230212-abyakta-malang-1

MEDAN – Bupati Malang HM Sanusi menjadi salah satu kepala daerah yang menerima penghargaan kebudayaan Abyakta, saat puncak peringatan Hari Pers Nasional (HPN) di Gedung Serbaguna Pemerintah Provinsi Sumatera Utara, Medan, Kamis (9/2/2023) lalu.

Penghargaan tersebut diserahkan langsung oleh Ketua PWI pusat Atal S. Depari dan disaksikan oleh Presiden Republik Indonesia Joko Widodo. Ribuan insan pers tanah air juga ikut menyaksikan penghargaan yang diraih Bupati Malang tersebut.

Anugerah Kebudayaan PWI ini sebagai apresiasi kepada bupati/walikota yang dinilai sukses dalam menginovasi mata rantai pangan, sandang, dan papan yang berbasis pada kebudayaan (kearifan lokal) dan informasi global. Serta menuju pangan yang berswasembada, sandang yang berkepribadian, serta papan yang selaras dengan alam dan lingkungan.

Paparan Sanusi dengan tema “Inovasi Pangan Berbasis Kearifan Lokal Kabupaten Malang” telah berhasil mengantarkan dirinya menjadi salah satu dari 10 kepala daerah yang memperoleh penghargaan tersebut.

Dalam paparannya, Sanusi menyampaikan berbagai inovasi telah dilakukan dalam rangka memperkuat sektor ketahanan pangan. Hal tersebut terutama tidak terlepas dari potensi kawasan Kabupaten Malang yang berlatar belakang agraris.

Hamparan wilayah produktif di sektori pangan inilah yang kemudian menjadikan Kabupaten Malang sebagai salah satu wilayah administratif yang menjadi penyangga program swasembada pangan, baik itu pada skala regional dan nasional.

“Ini merupakan sebuah penilaian yang dilakukan oleh semua pihak termasuk insan Pers mengenai Kabupaten Malang yang sudah melakukan inovasi dan terobosan untuk kepentingan kesejahteraan masyarakat,” kata Sanusi.

Sementara itu, kekayaan potensi alam Kabupaten Malang juga telah dilirik pasar internasional. Seperti komoditas buah pisang, alpukat, dan manggis.

Juga sayuran seperti kubis, cabai rawit, dan bawang merah, kopi juga susu dan singkong beku menjadi incaran pasar-pasar internasional.

“Tentunya dengan diterimanya Abyakta ini, Pemerintah Kabupaten Malang akan semakin inten bekerja sama dengan insan pers agar informasi yang layak dapat diserap masyarakat dengan tepat,” ujar politisi PDI Perjuangan tersebut. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Rekomendasikan Pemutakhiran Data Desil, DPRD Trenggalek Minta BPS dan Dinsos Turun ke Lapangan

TRENGGALEK – DPRD Trenggalek merekomendasikan pemutakhiran data desil secara langsung di lapangan untuk mengatasi ...
SEMENTARA ITU...

Yuzar: Kader Digital Harus Kritis, Jangan Mudah Sebarkan Informasi Belum Terverifikasi

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri dari Fraksi PDI Perjuangan, Yuzar Rasyid, mengingatkan kader digital Muhammadiyah ...
KABAR CABANG

Probolinggo Siaga Darurat Kekeringan, PDI Perjuangan Instruksikan Kader Jadi Early Warning System

KABUPATEN PROBOLINGGO – Kabupaten Probolinggo menjadi salah satu daerah dengan status Siaga Darurat Kekeringan di ...
EKSEKUTIF

Desil Bukan Lagi Acuan Tunggal, Pemkot Surabaya Libatkan Warga dan Pemuda Verifikasi Bansos

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengubah pola penentuan penerima bantuan sosial (bansos) dengan tidak ...
KRONIK

Raker PP Bamusi, Gus Falah Sampaikan Urgensi Ukhuwah Wathoniyah Ormas-ormas Islam

CIANJUR – Pengurus Pusat Baitul Muslimin Indonesia (PP Bamusi) menggelar rapat kerja untuk merumuskan program ...
EKSEKUTIF

Wawali Mojokerto: Jaminan Sosial Ketenagakerjaan adalah Hak Dasar Setiap Pekerja

MOJOKERTO – Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi menegaskan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan ...