Selasa
20 Oktober 2026 | 11 : 56

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Banyuwangi Dorong Kenaikan Honor Kader Posyandu

PDIP-Jatim-Eko-08022023

BANYUWANGI – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Banyuwangi, Eko Hariyono, mendorong kenaikan honor bagi kader posyandu. Hal tersebut sebagai bentuk apresiasi pada kader posyandu sebagai mitra taktis pemerintah dalam mewujudkan kesehatan ibu dan anak.

Menurut Eko, honor kader posyandu desa di Kabupaten Banyuwangi perlu mendapatkan perhatian lebih. Dalam menjalankan tugas selama bertahun-tahun, honor yang diterima kader posyandu sangat kecil.

“Para kader yang mayoritas ibu-ibu itu hanya bisa pasrah. Selama bertahun-tahun mereka hanya mendapat honor senilai Rp100 ribu setiap bulan. Padahal, peran dan tanggung jawab kader posyandu sangat vital, mulai pencatatan tumbuh kembang dan kesehatan bayi dan balita hingga lansia,” ujar Eko Hariyono di Banyuwangi, Rabu (8/2/2023).

Politisi PDI Perjuangan itu mengakui, peran kader posyandu di tengah masyarakat sangat luar biasa. Salah satunya adalah memantau tumbuh kembang dan kesehatan ibu hamil, bayi, dan balita hingga kesehatan lansia.

“Ketika turun ke dapil, saya melihat sendiri bagaimana kader-kader posyandu ini memiliki peran penting dalam mewujudkan gerakan sehat ibu hamil dan balita. Bahkan untuk urusan kesehatan lansia, mereka juga ikut menanganinya, tapi sayangnya insentif honor yang mereka dapat hanya Rp 100 ribu perbulan,” jelasnya.

“Dan itu sudah bertahun-tahun. Jadi, sudah saatnya pemerintah memberikan kenaikan insentif sebagai bentuk apresiasi bagi mereka,” imbuhnya.

Eko juga menjelaskan, sesuai arahan Presiden Jokowi, posyandu harus dijadikan salah satu pilar untuk mewujudkan Generasi Emas 2045. Balita saat ini akan berusia 25-30 tahun pada 2045. Itulah usia produktif untuk membangun daerah dan Indonesia.

Pihaknya berharap kondisi ini bisa menjadi perhatian pemerintah daerah melalui dinas terkait agar bisa meningkatkan kesejahteraan dan semangat kinerja para kader posyandu yang bertugas di desa-desa.

“Tentunya, Fraksi PDI Perjuangan mendorong pemerintah daerah bisa menaikkan nilai honor atau insentif kader posyandu saat ini, agar mereka mempunyai semangat tinggi untuk berperan menurunkan angka stunting di Banyuwangi,“ tandasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Amithya Dorong Ekonomi Hijau Berbasis Komunitas Urban di Kota Malang

MALANG – Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Malang Amithya Ratnanggani Sirraduhita mendorong penerapan ekonomi hijau ...
KRONIK

Gandeng Kementerian Kehutanan, Sonny Edukasi Warga Cegah Kebakaran Hutan

SITUBONDO – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, mendorong keterlibatan masyarakat sekitar kawasan ...
KABAR CABANG

PAC PDI Perjuangan Kalianget Gelar Lomba Layangan Tenong, Hadiah Mobil dan Paket Umrah

SUMENEP – Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, sukses menggelar lomba ...
LEGISLATIF

RAPBD Jember Rp 5,5 Triliun Belum Dibahas, Widarto Soroti Ketidaksiapan Pemkab

JEMBER – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Jember 2027 belum dimulai ...
KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...