Sabtu
05 September 2026 | 5 : 10

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Banyuwangi Dorong Kenaikan Honor Kader Posyandu

PDIP-Jatim-Eko-08022023

BANYUWANGI – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Banyuwangi, Eko Hariyono, mendorong kenaikan honor bagi kader posyandu. Hal tersebut sebagai bentuk apresiasi pada kader posyandu sebagai mitra taktis pemerintah dalam mewujudkan kesehatan ibu dan anak.

Menurut Eko, honor kader posyandu desa di Kabupaten Banyuwangi perlu mendapatkan perhatian lebih. Dalam menjalankan tugas selama bertahun-tahun, honor yang diterima kader posyandu sangat kecil.

“Para kader yang mayoritas ibu-ibu itu hanya bisa pasrah. Selama bertahun-tahun mereka hanya mendapat honor senilai Rp100 ribu setiap bulan. Padahal, peran dan tanggung jawab kader posyandu sangat vital, mulai pencatatan tumbuh kembang dan kesehatan bayi dan balita hingga lansia,” ujar Eko Hariyono di Banyuwangi, Rabu (8/2/2023).

Politisi PDI Perjuangan itu mengakui, peran kader posyandu di tengah masyarakat sangat luar biasa. Salah satunya adalah memantau tumbuh kembang dan kesehatan ibu hamil, bayi, dan balita hingga kesehatan lansia.

“Ketika turun ke dapil, saya melihat sendiri bagaimana kader-kader posyandu ini memiliki peran penting dalam mewujudkan gerakan sehat ibu hamil dan balita. Bahkan untuk urusan kesehatan lansia, mereka juga ikut menanganinya, tapi sayangnya insentif honor yang mereka dapat hanya Rp 100 ribu perbulan,” jelasnya.

“Dan itu sudah bertahun-tahun. Jadi, sudah saatnya pemerintah memberikan kenaikan insentif sebagai bentuk apresiasi bagi mereka,” imbuhnya.

Eko juga menjelaskan, sesuai arahan Presiden Jokowi, posyandu harus dijadikan salah satu pilar untuk mewujudkan Generasi Emas 2045. Balita saat ini akan berusia 25-30 tahun pada 2045. Itulah usia produktif untuk membangun daerah dan Indonesia.

Pihaknya berharap kondisi ini bisa menjadi perhatian pemerintah daerah melalui dinas terkait agar bisa meningkatkan kesejahteraan dan semangat kinerja para kader posyandu yang bertugas di desa-desa.

“Tentunya, Fraksi PDI Perjuangan mendorong pemerintah daerah bisa menaikkan nilai honor atau insentif kader posyandu saat ini, agar mereka mempunyai semangat tinggi untuk berperan menurunkan angka stunting di Banyuwangi,“ tandasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Tambahan Fiskal Rp223 Miliar di P-APBD Jember 2026, PDIP: Apa Manfaat Nyatanya Buat Warga?

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember mempertanyakan manfaat tambahan ruang fiskal sekitar Rp223,12 ...
OLAHRAGA

Trenggalek Bertekad Tembus 10 Besar Porprov Jatim 2027

KONI Trenggalek menargetkan masuk 10 besar Porprov Jatim 2027 meski anggaran terbatas. Dari 40 atlet yang siap ...
EKSEKUTIF

Tanam Pohon Peringatan Hari Lahir Kejaksaan, Wabup Antok Berharap Srigati Bisa Jadi Agro Wisata

NGAWI – Kejaksaan Negeri Ngawi menanam sejumlah pohon buah di kawasan wisata religi Palereman Srigati, Desa ...
KRONIK

Imbas 1.600 Pekerja PT INKA Banyuwangi Dirumahkan, DPRD Desak Pemkab dan Pusat Turun Tangan

BANYUWANGI – Ketua DPRD Kabupaten Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, menyatakan keprihatinan mendalam atas ...
OLAHRAGA

Bupati Fauzi Lepas Assyabaab U-13, Titipkan Pesan Penting Soal Karakter dan Disiplin

SUMENEP – Sebanyak 25 anggota Assyabaab U-13 resmi dilepas menuju Kabupaten Jember untuk mengikuti kompetisi Zona ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong RT/RW Dilibatkan Aktif dalam Pendataan Bansos, Data Desil Harus Sesuai Kondisi Riil Warga

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya Baktiono mendorong pemerintah melibatkan RT dan RW secara aktif ...