Sabtu
12 September 2026 | 9 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Era Digital, Novita Hardini Ajak Perempuan Trenggalek Jadi Sosok yang Tangguh

pdip-jatim-221218-novita-1

TRENGGALEK – Ketua Tim Penggerak PKK Kabupaten Trenggalek Novita Hardini SE mengajak perempuan di daerahnya menjadi perempuan tangguh.

Pasalnya, kata Novita, di era krisis global saat ini, tantangan kehidupan semakin berat. Tidak hanya Indonesia saja melainkan juga negara-negara maju dan negara berkembang lainnya.

Ajakan itu dia sampaikan saat menghadiri peringatan HUT ke-23 Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Trenggalek di GOR Gajah Putih Trenggalek, Sabtu (17/12/2022).

Untuk menjaga stabilitas ekonomi di Kabupaten Trenggalek, pembina organisasi Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Trenggalek itu mengajak kaum perempuan menjadi perempuan yang tangguh.

Terkait itu, ujarnya, Pemerintah Kabupaten Trenggalek getol melakukan upaya pemberdayaan perempuan. Menurutnya, dengan memberdayakan perempuan, dapat menyentuh masalah pangan, kesehatan, pendidikan maupun masalah yang lainnya.

“Kita tetap menyemangati bahwa program prioritas kita adalah pemberdayaan perempuan,” ucap Novita.

Di dalam pemberdayaan perempuan, sambung inisiator Sepeda Keren tersebut, turunannya menjadi banyak. Mulai dari masalah pangan, kesehatan, pendidikan dan yang lainnya. Sampai kepada masalah energi hingga kelestarian lingkungannya masing masing.

Sementara itu, istri Bupati Trenggalek Mochamad Nur Arifin ini merasa takjub dengan pengemasan rundown dalam acara peringatan HUT ke-23 Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Trenggalek.

“Ini cukup luar biasa, saya mengapresiasi yang setinggi-tingginya untuk seluruh panitia khususnya ketua DWP Trenggalek dan Ketua DWP Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Trenggalek yang sudah mengolaborasikan banyak sekali lini untuk bisa menggelar acara ini dan bisa berhasil,” ucapnya.

“Kita saling menyemangati sesama perempuan. Kemudian sesama istri yang suaminya mengabdi untuk Kabupaten Trenggalek, kita harus menjadi tonggak yang tangguh, punya inisiatif tinggi dalam menyatukan kolaborasi antar sesama anggota, dan bisa melahirkan inovasi di organisasi ini untuk memberikan kontribusi kepada masyarakat,” sambung dia.

Perempuan di era digital, imbuh Novita, harus menjadi tangguh. Punya filter yang cukup tinggi, banyak membaca dengan sumber yang jelas.

“Sehingga bila ada informasi yang ada di dunia digital kita bisa lebih bijaksana untuk menyikapinya. Mana yang boleh dipakai dan mana yang tidak boleh dipakai,” tuturnya. (man/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Rekomendasikan Pemutakhiran Data Desil, DPRD Trenggalek Minta BPS dan Dinsos Turun ke Lapangan

TRENGGALEK – DPRD Trenggalek merekomendasikan pemutakhiran data desil secara langsung di lapangan untuk mengatasi ...
SEMENTARA ITU...

Yuzar: Kader Digital Harus Kritis, Jangan Mudah Sebarkan Informasi Belum Terverifikasi

KEDIRI – Anggota DPRD Kota Kediri dari Fraksi PDI Perjuangan, Yuzar Rasyid, mengingatkan kader digital Muhammadiyah ...
KABAR CABANG

Probolinggo Siaga Darurat Kekeringan, PDI Perjuangan Instruksikan Kader Jadi Early Warning System

KABUPATEN PROBOLINGGO – Kabupaten Probolinggo menjadi salah satu daerah dengan status Siaga Darurat Kekeringan di ...
EKSEKUTIF

Desil Bukan Lagi Acuan Tunggal, Pemkot Surabaya Libatkan Warga dan Pemuda Verifikasi Bansos

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengubah pola penentuan penerima bantuan sosial (bansos) dengan tidak ...
KRONIK

Raker PP Bamusi, Gus Falah Sampaikan Urgensi Ukhuwah Wathoniyah Ormas-ormas Islam

CIANJUR – Pengurus Pusat Baitul Muslimin Indonesia (PP Bamusi) menggelar rapat kerja untuk merumuskan program ...
EKSEKUTIF

Wawali Mojokerto: Jaminan Sosial Ketenagakerjaan adalah Hak Dasar Setiap Pekerja

MOJOKERTO – Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi menegaskan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan ...