Sabtu
12 September 2026 | 5 : 06

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Eri Cahyadi Perketat Pengamanan Rumah Ibadah Saat Natal

pdip-jatim-220425-ec-sutar-1

SURABAYA – Pasca terjadinya bom bunuh diri di Bandung Rabu (7/12/2022), Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi memperketat pengawasan rumah ibadah, khususnya gereja, yang mendekati momentum perayaan Natal.

Eri mengatakan dalam persiapan pengamanan Natal dan Tahun Baru, pihaknya segera mengeluarkan surat edaran pada Senin (12/12/2022) kepada seluruh rumah ibadah. Tak hanya gereja, melainkan semua rumah ibadah disampaikan untuk lebih waspada.

“Kami juga minta untuk disampaikan nama-nama jamaah terutama di gereja yang akan mengikuti Misa atau Natal. Agar bisa mendeteksi siapa saja yang datang waktu ibadah,” kata Eri kepada wartawan di ruang kerjanya, Jumat (9/12/2022).

Kepada seluruh gereja dirinya juga berharap agar mereka mengarahkan tempat parkir bagi jemaah tidak langsung di dalam area gereja. Melainkan seperti tahun lalu, ada tempat yang berbeda dan diberi batasan.

“Baru mereka masuk melalui metal detector. Orangnya masuk sesuai jadwal dan kartu yang sesuai dengan milik jemaah. Karena di gereja itu lebih tahu jemaahnya dan ibadahnya jam berapa,” jelasnya.

Untuk penjagaan, pihaknya akan memperketat dengan menyebar petugas. Tak hanya dari petugas Pemkot Surabaya, tetapi juga melibatkan ormas.

“Kami juga melibatkan semua ormas yang ada di Kota Surabaya, karena Surabaya adalah kota toleransi. Sehingga kita semua bisa menjaga keamanan gereja dan bergerak dengan ormas, TNI, dan Polri,” ujar politisi PDI Perjuangan ini.

Sementara Kepala Satpol PP Surabaya Eddy Christijanto mengatakan dengan SE nanti gereja diminta untuk melakukan pengawasan internal mandiri. Karena jumlah aparat pemkot terbatas untuk menangani seluruh wilayah Surabaya.

Nanti, seluruh kecamatan akakn diminta untuk membantu termasuk mengerahkan Satpol PP kota, BPBD, PMK, Ormas, Banser, PP, Muhammadiyah di gereja yang ada di Kota Surabaya.

“Tujuan kami bagaimana menciptakan guyub rukun, bahwa Surabaya ini milik bersama. Dari Satpol PP kota, BPBD, Dishub, PMK dan kecamatan sekitar 2.500 orang. Kami juga melibatkan DLH dan Cipta Karya,” kata Eddy. (red)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Desil Bukan Lagi Acuan Tunggal, Pemkot Surabaya Libatkan Warga dan Pemuda Verifikasi Bansos

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengubah pola penentuan penerima bantuan sosial (bansos) dengan tidak ...
KRONIK

Raker PP Bamusi, Gus Falah Sampaikan Urgensi Ukhuwah Wathoniyah Ormas-ormas Islam

CIANJUR – Pengurus Pusat Baitul Muslimin Indonesia (PP Bamusi) menggelar rapat kerja untuk merumuskan program ...
KRONIK

Buka Raker PP Bamusi, Hasto Kristiyanto Ingatkan Pengurus Hadirkan Islam Revolusioner

CIANJUR — Islam, menurut Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, tidak boleh berhenti sebagai agama ritual. Ia ...
KRONIK

Dilema Air di Perumahan Elit, DPRD Surabaya Minta PDAM Segera Negosiasi dengan Pengembang

SURABAYA – Temuan adanya tiga perusahaan pengembang raksasa di Surabaya, termasuk kawasan hunian papan atas, ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Rp5 Juta per RW Jangan Habis untuk Seremoni, Harus Jadi Penghasilan Gen Z

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta anggaran kegiatan Generasi Z (Gen Z) sebesar Rp5 juta per RW ...
LEGISLATIF

Syaifuddin Minta Pemkot Surabaya Jemput Bola Data Desil, Jangan Tunggu Warga Mengadu

Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri meminta Pemkot jemput bola memperbarui data desil agar bantuan pendidikan dan ...