Jumat
30 Oktober 2026 | 6 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Sambut Bandara Kediri, Bupati Mas Dhito Siapkan Lahan untuk Pelaku UMKM

pdip-jatim-221204-jumat-ngopi-1

KEDIRI – Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramono menyiapkan lahan dengan luas sekitar 5 hektare untuk mewadahi pelaku usaha supaya bisa mengambil peluang dengan keberadaan bandara.

Langkah yang dia lakukan bupati itu untuk menjawab aspirasi pelaku UMKM yang minta diberikan tempat berjualan dengan adanya Bandara Kediri.

“Dengan adanya bandara apa sih yang kita dapatkan, 5 hektar itu kemungkinan akan kita gunakan untuk meningkatkan UMKM,” kata Hanindhito dalam keterangannya kepada media di Kediri, Sabtu (3/12/2022).

Menurut bupati yang akrab disapa Mas Dhito tersebut, peruntukan lahan bagi pelaku usaha itu selain meningkatkan pangsa pasar UMKM Kabupaten Kediri, sekaligus diharapkan dapat meningkatkan pendapatan daerah.

Pasalnya, tak hanya UMKM, di kawasan yang sama, menurut dia, nantinya juga akan dikombinasikan dengan pelaku usaha dengan merek yang telah dikurasi dan masuk level nasional maupun internasional.

“Ini kita siapkan, investornya sudah ada dan sedang dalam kajian. Nanti kita lihat keuntungannya untuk kabupaten dan terutama untuk pelaku UMKM kita,” bebernya.

Sebelum rencana itu terealisasi, menghadapi beroperasinya bandara, politisi PDI Perjuangan itu mendorong pelaku UMKM supaya naik kelas dengan memberikan penguatan dan pelatihan. Salah satunya lewat gerai rumah inkubasi.

Melalui penguatan dan pelatihan bagi pelaku UMKM itu, diharapkan mampu menjadikan produk usaha kecil menengah di Kabupaten Kediri tembus pasar ekspor.

“Saya ingin UMKM kita punya karakter, harus punya. Jadi nanti orang ke Kediri mau beli apa, saya minta ini dipikirkan,” pungkas Mas Dhito.

Sementara itu, Wakil Ketua UMKM Kecamatan Semen Rina dalam acara Jumat Ngopi di Desa Pohsarang, Kecamatan Semen menyampaikan terima kasih kepada Bupati Kediri yang telah memfasilitasi pelatihan kepada para pelaku usaha kecil menengah.

“Kami sangat berterima kasih, karena kami yang dulunya pedagang sekarang diajari dan dibimbing menjadi pebisnis,” ucapnya.

Para pelaku UMKM, dia mengakui, selama mendapatkan pendampingan selain mendapatkan ilmu untuk meningkatkan daya jual produk juga diajari dalam melakukan pembukuan.

Berbekal ilmu yang telah di dapat, adanya bandara pelaku UMKM berharap banyak nantinya bisa diberikan ruang untuk memasarkan produknya.

“Dari kelompok kami memohon diberikan fasilitas tempat berjualan kalau bandaranya sudah jadi,” ungkap Rina. (putera/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Sonny Salurkan 37 Alsintan pada 36 Kelompok Tani Bondowoso

BONDOWOSO – Anggota Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, menyerahkan bantuan 37 unit alat dan mesin pertanian ...
KRONIK

Peringati Sumpah Pemuda, Aktivis Repdem Jatim Bersihkan Sampah Gunung Penanggungan

Lebih dari 100 aktivis Repdem PDI Perjuangan Jatim membersihkan sampah di Puncak Bayangan Gunung Penanggungan dalam ...
KRONIK

HGU PT Makarti Dipersoalkan Warga Karangsari, Sonny: Banyak Opsi untuk Aksi

BANYUWANGI – Persoalan Hak Guna Usaha (HGU) PT Makarti mencuat dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar MPR RI yang ...
LEGISLATIF

Lewat GCC, Novita Hardini Dorong Kesadaran Warga Kelola Sampah dari Rumah

TRENGGALEK – Anggota Komisi VII DPR RI, Novita Hardini, mendorong masyarakat membangun kebiasaan memilah dan ...
LEGISLATIF

Gus Falah Minta Pengedar Narkoba Diproses Maksimal, Soroti Bahaya Penyalahgunaan Vape

LAMONGAN – Anggota Komisi III DPR RI, Nasyirul Falah Amru atau Gus Falah, meminta aparat kepolisian memproses hukum ...
LEGISLATIF

Hari Yulianto: Anggaran Rp300 Juta Tak Cukup Tanpa Kesadaran Masyarakat Kelola Sampah

Hari Yulianto menegaskan kesadaran masyarakat menjadi kunci mengatasi sampah. Rencana BKK Rp300 juta Sidoarjo pada ...