Jumat
18 September 2026 | 3 : 04

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

APBD Trenggalek 2023 Didok, Mas Ipin: Fokus Pemulihan Bencana dan Ekonomi

pdip-jatim-221129-ipin-1

TRENGGALEK – DPRD Kabupaten Trenggalek menyetujui rancangan peraturan daerah (Raperda) tentang APBD Tahun 2023 menjadi peraturan daerah (Perda). Persetujuan itu disampaikan dalam rapat paripurna yang digelar di DPRD Trenggalek, Senin (28/11/2022),

Bupati Trenggalek, Mochamad Nur Arifin mengaku bersyukur dengan pengesahan ini. Menurutnya, dengan proses yang berjalan relatif tepat waktu, diharapkan tidak ada keterlambatan khususnya dalam hal pelaksanaannya.

Dia berpesan kepada jajaran eksekutif untuk bekerja sebaik-baiknya. Terlebih pada 2023 dan 2024 memasuki tahun politik, APBD dengan kekuatan anggaran sebesar Rp 1,810 triliun yang yang telah disetujui bersama agar benar-benar dikawal dengan baik.

“Ingat, dalam pembahasan bahwa anggaran Tahun 2023 kita mengarahkan kepada fokus pemulihan bencana. Kemudian kedua bagaimana mempercepat proses akselerasi ekonomi di masyarakat,” ujar Arifin.

Bupati yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Trenggalek ini pun mengingatkan agar seluruh program yang telah dianggarkan dapat segera dijalankan.

Proses lelang sejumlah pekerjaan juga diharapkan dapat segera dimulai pada Februari 2023. Hal ini perlu dilakukan agar pekerjaan tidak menumpuk di akhir tahun.

“Maka belanja, jangan lagi ngendon di tengah-tengah sampai akhir. Tolong eksekusi kalau bisa lelang mulai Februari sudah harus lelang. Saya tidak mau lagi ada pekerjaan melalui konvoi masa anggaran, mending gagal tender berkali-kali, tapi kita dapat penyedia yang qualified,” tuturnya.

Dia menyebut, terdapat tanggung jawab yang tidak mudah, karena pada 2024 Indonesia dituntut untuk bisa mewujudkan nol kemiskinan ekstrem.

Untuk itu dia minta agar penyerapan anggaran benar-benar maksimal sehingga ekonomi berputar.

“Dari pada kalau mepet waktu, seadanya kita nggak evaluasi akhirnya ternyata ketika dikerjakan mereka nggak punya modal, nggak punya apa. Kita nyusun anggaran susahnya setengah mati, jangan sampai tinggal nyerap saja tidak terserap,” tutup Mas Ipin. (man/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

95 Persen Peternak di Lamongan Tak Punya Legalitas, Terkendala Rumitnya Perizinan PBG

LAMONGAN – Berbagai aturan justeru menyulitkan peternak dalam mengakses program pemerintah hingga akses perbankan. ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tak Ingin Bantuan Intan Berhenti di Bansos, Dorong Usaha Menjahit

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi tak ingin bantuan kepada Intan, ibu yang menjadi tulang punggung keluarga ...
KRONIK

Hari Kesadaraan Nasional, Bupati Ipuk: Birokrat Harus Peka

BANYUWANGI – Bupati Banyuwangi, Ipuk Fiestiandani, memimpin upacara peringatan Hari Kesadaran Nasional (HKN) di ...
KRONIK

Sadarestuwati: Padi MSP 65 Bisa Jadi Salah Satu Solusi Swasembada Pangan

JOMBANG – Padi MSP 65 atau GP 65 Bogor yang dikembangkan di lahan demplot Kabupaten Jombang menunjukkan hasil di ...
HEADLINE

Padi MSP 65 Panen 10 Ton per Hektare di Jombang, Ganjar Minta Uji Coba 3-4 Kali

JOMBANG – Padi GP 65 Bogor atau MSP 65 yang diuji coba di Kabupaten Jombang mencatat hasil panen rata-rata sekitar ...
HEADLINE

Wabup Ngawi Terus Pantau Kebakaran Lereng Utara Lawu, Sekat Bakar Dibuat untuk Melokalisir Api

NGAWI – Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di lereng utara Gunung Lawu wilayah Kabupaten Ngawi, Jawa Timur, ...