Sabtu
08 Agustus 2026 | 11 : 02

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jokowi: Nyalakan Obor Optimisme Hadapi Tantangan Kebangsaan

pdip jatim - presiden jokowi buka kongres 3 gmni

pdip jatim - presiden jokowi buka kongres 3 gmniJAKARTA – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengemukakan, jalan untuk menunjukkan cita-cita sebagai bangsa yang berdaulat, berdikari, dan berkepribadian bukanlah jalan yang mudah. Untuk menempuh jalan perubahan, kata Presiden, memang jalan yang berliku dan mendaki, banyak tantangan-tantangan baru yang harus kita hadapi.

“Kita harus melindungi teritorial kedaulatan kita yang membentang dari Sabang sampai Merauke, dari Pulau Weh sampai Pulau Rote. Kita harus menjaga laut kita dari tindakan pencurian ikan,” kata Presiden Jokowi saat memberikan sambutan pembukaan pada Kongres III Persatuan Alumni Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (PA GMNI), di Gedung JIExpo, Kemayoran, Jumat (7/8/2015) petang.

Presiden menyampaikan, sesuai informasi dari Menteri Kelautan dan Perikanan, sehari ada 7000 kapal ilegal yang mencuri ikan di perairan kita. Setahun, kita kehilangan Rp 300 triliun hanya gara-gara ikan.

“Belum yang berkaitan dengan pertambangan ilegal, pencurian kayu, illegal logging, betul-betuk sebuah angka yang sangat besar. Hanya masalah ikan saja Rp 300 triliun kita hilang, bayangkan kalau kita bagi kepada rakyat kita,” tutur Jokowi.

Karena itu, Kepala Negara menegaskan, kita harus menjaga seluruh kekayaan alam yang ada di bumi pertiwi dari tindakan pertambangan ilegal, dari tindakan illegal logging. Kita harus melindungi dan memberi rasa aman pada segenap bangsa dan tumpah darah Indonesia, dari tindakan perdagangan manusia dan kejahatan kemanusiaan lainnya.

“Kita harus menghadapi tantangan sebagai masyarakat majemuk sehingga perbedaaan sering kali dijadikan alasan untuk menunculkan konflik horisontal ataupun tindakan kekerasan dengan mengatasnamakan agama, mengatasnamakan ras, mengatasnamakan golongan,” tambah Kepala Negara.

Presiden menambahkan, kita sedang menghadapi bahaya narkoba yang mengancam generasi kita. Jumlah pengguna narkoba di Indonesia juga meningkat dari waktu ke waktu, dan jumlah kematian akibat penyalahgunaan narkoba juga sudah sangat mengkhawatirkan. Kita juga menghadapi tantangan kemiskinan, tantangan keterbelakangan, tantangan ketimpangan.

“Belum semua saudara-saudara kita bisa memiliki listrik, masih banyak saudara-saudara kita di kawasan perbatasan, di pulau-pulau terluar belum mendapatkan layanan pendidikan dan kesehatan yang memadai,” ungkap Jokowi.

Namun Presiden meyakini, semua tantangan -tantangan kebangsaan itu bisa dihadapi jika kita bersatu. “Kita harus terus menyalakan obor persatuan Indonesia, kita harus semakita kuat menghadapai tantangan-tantangan kebangsaan kalau kita semuanya bersatu,” kata Jokowi.

Presiden menambahkan, kita harus berani tegas dalam menghadapi ancaman terhadap kepentingan nasional, kita harus bersikap tegas tanpa kompromi dalam menghadapi para mafia yang merugikan kepentingan nasional, mulai dari mafia migas, mafia impor pangan, mafia illegal fishing, illegal mining, semuanya.

“Kita harus nyalakan obor optimisme sebagai bekal untuk menghadapi tangangan-tantangan kebangsaan yang semakin berat dan semakin berliku,” pesan Presiden Jokowi.

Kongres yang dihadiri oleh 1.000 anggota PA GMNI dari tingkat provinsi, kota, dan kabupaten di Indonesia tersebut, memiliki tema ‘Jalan Trisakti Menuju Tatanan Masyarakat Pancasila’.

Turut hadir dalam Pembukaan Kongres III Persatuan Alumni GMNI tersebut adalah Presiden RI ke-V Megawati, Menko Bidang Polhukam Tedjo Edy Purdijatno, Menko Bidang PMK Puan Maharani, Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadi Muljono, Menteri Ketenagakerjaan Hanif Dhakiri, dan Menteri Perindustrian M. Saleh Husin. (setkab)

 

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Artikel Terkini

KRONIK

Pelatihan Pupuk Organik di Kanor Bojonegoro, Solusi Petani Tekan Biaya dan Rawat Tanah

BOJONEGORO – Tingginya harga pupuk kimia yang mengerek beban biaya produksi memicu gerakan kemandirian tani di ...
HEADLINE

Soekarno Cup Bukan Sekadar Sepak Bola, tapi Membangun Karakter Bangsa

Said Abdullah menegaskan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar kompetisi sepak bola, tetapi sarana membangun karakter ...
SEMENTARA ITU...

Dukung PKDI Lumajang di Cup II 2026, Agus Wicaksono Targetkan Juara

LUMAJANG — Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur, H. Agus Wicaksono SSos, hadir langsung ...
KABAR CABANG

Musran dan Musranran se Kecamatan Sumbergempol Selesai, Targetkan Penambahan Kursi DPRD Tulungagung

TULUNGAGUNG – Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah Anak Ranting (Musranran) PDI Perjuangan se-Kecamatan ...
KRONIK

PUDAM Bangkalan Sehat dan Berprestasi, Bupati Lukman Targetkan Peningkatan PAD

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, menegaskan peran penting perusahaan daerah terhadap peningkatan ...
SEMENTARA ITU...

Rijanto: Blitaria Expo Jadi Etalase Pembangunan dan Penggerak Ekonomi Kabupaten Blitar

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menegaskan Festival Manggih Raharjo Blitaria Expo bukan sekadar perayaan Hari Jadi ...