Selasa
21 Juli 2026 | 11 : 00

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kader Banteng Ini Dorong Sinergi Program Pemkot dan Pemprov untuk Ojol Perempuan

PDIP-Jatim-Yordan-11112022

SURABAYA – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim, Yordan M. Batara Goa, mendorong sinergi program Pemerintah Provinsi (Pemprova) Jatim untuk para ojek online perempuan.

Hal itu disampaikan Yordan dalam gelaran Sosialisasi Wawasan Kebangsaan bersama ratusan driver ojek online (ojol) perempuan yang tergabung dalam Perhimpunan Driver Online Indonesia Jawa Timur (PDOI Jatim) di Garden Palace Hotel, Rabu (9/11/2022).

“Sebagai perempuan, ibu-ibu juga diharapkan memiliki kemampuan dasar bela negara, agar bisa ditularkan kepada anak-anaknya sebagai generasi penerus bangsa,” ucap anggota Komisi A DPRD Jatim itu.

Yordan menjelaskan, dalam acara tersebut banyak ojek online (ojol) perempuan yang mengaku mengalami banyak permasalahan.

“Banyak dari mereka sebenarnya tidak ingin menjadi ojol atau bisa dikatakan terpaksa menjadi ojol. Dan kebanyakan menginginkan pekerjaan lain yang lebih stabil, baik waktu maupun pendapatannya,” jelas Yordan.

Di samping bekerja, para ojol juga dihadapkan dengan persoalan tempat tinggal, beasiswa anak, dan program masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) yang tidak merata.

“Di samping itu, mereka juga mengaku kurang waktu untuk anak-anaknya. Maka dari itu dibutuhkan pekerjaan yang lebih stabil dan tidak terlalu menyita waktu,” terangnya.

Yordan pun miris mendengar fakta yang dihadapi para ojol perempuan selama ini. Karena itu, ia berupaya memberi solusi agar para ojol mempunyai pekerjaan yang lebih stabil. Salah satunya dengan mensinergikan program yang ada di Pemerintahan Kota (Pemkot) Surabaya dan Pemprov Jatim, khususnya terkait UMKM. Di antaranya, koperasi, pelatihan, modal usaha, sekaligus sarana yang dibutuhkan untuk mulai usaha.

“Intinya, mereka butuh apa, dan apa yang bisa disupport Pemerintah, nah disitu bisa kita kolaborasikan,” tuturnya.

Untuk permasalahan tempat tinggal, Yordan mengaku akan selalu mengupayakan solusinya, meski terbilang sulit. Karena untuk saat ini saja, puluhan ribu keluarga di Surabaya sudah lama mengantri memperoleh rusunawa.

“Kita akan tetap mengupayakan, minimal mana yang benar-benar membutuhkan, bisa diusulkan menjadi prioritas,” pungkasnya. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...
HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Cup 2026, Wadah Menjaring dan Mengasah Kemampuan Atlet

GRESIK – Sebanyak 1.413 atlet resmi memulai persaingan di Bupati Gresik Cup 2026. Ajang ini sebagai wadah menjaring ...
UMKM

DPRD Kabupaten Pasuruan Kemas Produk UMKM Jadi Oleh-oleh untuk Tamu Kedinasan

KABUPATEN PASURUAN – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pasuruan terus menunjukkan komitmen nyata ...
KRONIK

RedTalks Segera Hadir, Ajak Generasi Muda Kupas Nasionalisme di Era Modern

SURABAYA – Di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, makna nasionalisme terus ...