Senin
08 Juni 2026 | 11 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mantapkan Mesin Politik, PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Diklat Kader Pratama

PDIP-Jatim-Pendidikan-Kader-Pratama-30102022

BANYUWANGI – Dalam rangka memantapkan mesin politik menghadapi Pemilu 2024, DPC PDI Perjuangan Banyuwangi menyelenggarakan diklat Pendidikan Kader Pratama, Jumat-Minggu, 28-30 Oktober 2022.

Menurut Ketua DPC PDI Perjuangan Banyuwangi, I Made Cahyana Negara, dalam kegiatan diklat tersebut, ratusan kader PAC dan Badan Partai serta Bacaleg PDI Perjuangan digembleng dengan materi ideologi Pancasila, sehingga militansi, loyalitas, disiplin, ikhlas, dan hati yang bersih dapat terbentuk dalam setiap diri kader.

“Pendidikan Kader Pratama ini bertujuan untuk menciptakan SDM kader yang militan, serta memantapkan mesin Partai, sehingga lebih solid dan siap bertarung untuk memenangkan Pemilu 2024,” ujar Made saat menutup kegiatan diklat tersebut, Minggu (30/10/2022).

Ketua DPRD Banyuwangi tersebut menuturkan, program Pendidikan Kader Pratama diinisiasi oleh PDI Perjuangan pusat. Setiap DPC di daerah diwajibkan melaksanakan tugas tersebut. Hal tersebut karena pada Pemilu 2024 mendatang, PDI Perjuangan menargetkan hattrick kemenangan, baik di kancah nasional maupun di daerah.

“Program ini merupakan instruksi langsung dari DPP Partai, karena Kita menginginkan kader PDI Perjuangan yang benar-benar militan, bukan sekadar ikut-ikutan. Kita memiliki tanggung jawab besar untuk membawa Partai yang kita cintai ini dapat menang Pemilu untuk ketiga kalinya, baik secara nasional maupun di daerah,” jelasnya.

Made juga menegaskan, PDI Perjuangan adalah partainya wong cilik. Partai yang senantiasa berjuang untuk kesejahteraan rakyat. Sebab itu, bacaleg yang akan maju dari PDI Perjuangan harus benar-benar kader yang menjiwai ideologi Partai yang siap berjuang secara all out dan harus benar-benar merupakan kader PDI Perjuangan.

“Kita ingin siapapun yang mau maju menjadi Bacaleg PDI Perjuangan adalah orang yang mau berjuang untuk rakyat. Untuk itulah, sebelum nanti menjadi caleg, kita berikan dulu Pendidikan Kader Pratama ini, dengan tujuan menyatukan tekad, menyatukan visi untuk kemenangan dan kebesaran Partai, sehingga berjuangnya juga secara terorganisir,” tegasnya.

Lebih lanjut, Made menyebutkan bahwa Pendidikan Kader Pratama ini akan dilaksanakan secara berkelanjutan. Harapannya, semua kader, anggota, dan pengurus memiliki pengetahuan yang cakap dan menjadi kader-kader militan, loyal, dan bertanggung jawab.

“Kegiatan Pendidikan Kader Pratama ini akan kami gelar secara berkala, dengan harapan semua kader Banteng Banyuwangi bisa mendapatkan pengetahuan politik yang sama, sehingga akan menciptakan kader PDI Perjuangan yang militan, yang siap memenangkan PDI Perjuangan,” tutupnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Pemkab Kediri Fokus Tekan Pengangguran, Mas Dhito Genjot Pelatihan Kerja hingga Job Fair

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana menegaskan Pemkab Kediri fokus menekan Tingkat Pengangguran Terbuka ...
KRONIK

Ganjar Ajak Generasi Muda Suarakan Kegelisahan Bangsa Lewat Film dan Seni

Ganjar Pranowo mengajak generasi muda menyalurkan gagasan, kritik sosial, dan kegelisahan terhadap kondisi bangsa ...
KRONIK

Hasto Ajak Kader PDIP dan Masyarakat Petik Pesan Moral Film Ghost in the Cell

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengimbau kader partai dan masyarakat memetik pesan moral dalam film Ghost ...
KABAR CABANG

Urun Rembug Barisan Marhaen, Cara DPC Ngawi Kenalkan Sepak Terjang Bung Karno kepada Gen Z 

NGAWI – Gedung Fatmawati DPC PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi disulap layaknya studio siniar pada Sabtu malam ...
KRONIK

Banteng Jatim FC U-17 Bungkam Deltras EPA 3-0, Modal Berharga Menuju Soekarno Cup 2026

Banteng Jatim FC U-17 mengalahkan Deltras EPA 3-0 dalam laga uji coba di Surabaya. Hasil ini memperpanjang tren ...
HEADLINE

Hasto Kristiyanto: Bulan Bung Karno Momentum Pembebasan Rakyat Marhaen

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengajak kader menjadikan Bulan Bung Karno sebagai momentum pembebasan ...