Jumat
16 Oktober 2026 | 10 : 43

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wabup Gresik Beri Wejangan Kontingen MTQ Nasional 2022

pdip-jatim-eksekutif-gresik-071022-aminatun-habibah

GRESIK – Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah memberikan wejangan kepada rombongan peserta ajang Musabaqoh Tilawatil Quran (MTQ) Nasional yang akan digelar di Banjarmasin pada 10 sampai 19 Oktober 2022.  

Kafilah asal Gresik terdiri dari empat peserta. Yakni Ayu Izzun Nufah usia 18 tahun, Andiny Mahardika (18), dan Sabrina Zarah Azura (17), asal Kecamatan Bungah yang akan mengikuti cabang Musabaqoh Syahril Qur’an (MSQ). Kemudian Nuriyah Islamiyah (17), asal Kecamatan Driyorejo yang mengikuti cabang tilawah cacat netra.

Sebelum pemberangkatan, keempat perwakilan Gresik itu bertemu langsung Wakil Bupati Gresik Aminatun Habibah. Bu Min memberikan apresiasi dan dukungan kepada para kafilah.

“Saya merasa bangga ada peserta dari Gresik untuk mewakili Jatim dalam MTQ nasional kali ini,” ujar Bu Min saat menemui keempat peserta MTQ di ruang kerjanya, Jumat (7/10/2022).

Wakil Bupati yang diusung PDI Perjuangan itu mengatakan, kalah menang dalam perlombaan merupakan hal biasa. Yang terpenting sudah berusaha maksimal memberikan yang terbaik.

Bu Min berharap, saat memulai perlombaan nantinya tidak minder. Sebab, Jatim saat ini menjadi percontohan dalam bidang MTQ. Oleh sebab itu, harus fokus dan berusaha maksimal menjadi yang terbaik.

“Tetap fokus kita nanti adalah untuk menang. Karena kita berpikir untuk menang maka harus berusaha secara maksimal, dan meminimalisir kesalahan,” harapnya.

Wakil bupati perempuan pertama di Gresik itu memastikan bahwa pemerintah selalu memberikan dukungan. Dan akan mendampingi keempat kafilah ke Banjarmasin.

Kabag Kesra Setda Kabupaten Gresik, Hamim menambahkan, dirinya bersama Bu Min akan mendampingi kafilah berangkat ke Banjarmasin. “Jangan khawatir, bu wabup akan mendampingi kalian (peserta, red),” imbuhnya.

Ayu Izzun Nufah, salah satu peserta asal Gresik, menyatakan dirinya dan teman-teman akan berlomba secara maksimal. Untuk itu dia bersama yang lainnya tetap berupaya untuk menjaga kondisi agar tetap prima.

“Tentunya menjaga kesehatan, tetap semangat walaupun kita sudah berbeda tempat tinggal karena pendidikan tapi latihan bersama masih tetap dilakukan meskipun via online, dan tidak lupa selalu berdoa,” ujar Nufah. (mus/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Kukuhkan 66 Kepala Sekolah, Bupati Lukman Tekankan Integritas dan Mutu Pendidikan

BANGKALAN – Kepala sekolah bukan sekadar menduduki jabatan struktural, tetapi juga memegang tanggung jawab besar ...
KRONIK

Sambut Hari Santri, Pemkab Banyuwangi Gelar Cek Kesehatan Gratis untuk 28 Ribu Santri

BANYUWANGI – Dalam rangka memperingati Hari Santri Nasional 2026 yang jatuh setiap tanggal 22 Oktober, Pemerintah ...
KRONIK

Antrean BBM Meluas di Jember, Widarto Kritik Pertamina Tak Transparan

JEMBER – Antrean panjang di sejumlah SPBU Jember belum terjawab penyebabnya. Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, ...
LEGISLATIF

Keluhan Warga Barat Magetan Tertumpah di Pertemuan Reses Rita Haryati

MAGETAN – Sejumlah warga dari pelbagai desa di Kecamatan Barat, Kabupaten Magetan, Jawa Timur, mengeluhkan kondisi ...
LEGISLATIF

Beri Bantuan Air Bersih di Kaligede Ngawi, Kanang Temukan Pompa Sumur Terkendala Daya Listrik

NGAWI – Musim kemarau panjang memicu kekeringan parah di Kabupaten Ngawi. Berdasarkan data Badan Penanggulangan ...
EKSEKUTIF

Bupati Yani dan PMI Gresik Apresiasi Pendonor Darah yang Telah Donor 50 Kali

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik bersama Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memberikan ...