Minggu
20 September 2026 | 2 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan Minta Pemkab Perhatikan 8 Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan

IMG-20221003-WA0027_copy_900x507

KABUPATEN PASURUAN – Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pasuruan, Andri Wahyudi meminta Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Pasuruan memberikan perhatian kepada korban luka dan keluarga korban meninggal dunia akibat tragedi kerusuhan di Stadion Kanjuruhan Malang.

Diketahui, terhitung ada 8 suporter Arema FC asal Kabupaten Pasuruan yang teridentifikasi meninggal dunia dalam insiden mencekam pada Sabtu (1/10/2022) kemarin itu.

“Saya berharap Pemkab untuk turut memberikan perhatian kepada korban dan keluarganya. Entah tambahan santunan atau trauma healing kepada korban yang luka,” jelas Andri Wahyudi yang akrab disapa AW, Senin (3/10/2022) .

Saat bertakziah ke rumah Khusaini, salah satu korban kerusuhan di Stadion Kanjuruhan asal warga Dusun Kedanten, Desa Wonokoyo, Kecamatan Beji, Kabupaten Pasuruan, AW pun terenyuh mendengar penuturan Enik Anggraeni, isteri Khusaini.

Cerita Enik, saat itu ia hadir bersama Khusaini di stadion dan kemudian menjadi korban tragedi mencekam usai laga sepak bola berakhir.

Baca juga:Wabup Probolinggo Melayat ke Rumah Korban Tragedi Stadion Kanjuruhan

Eni saat itu berhasil diselamatkan oleh seseorang  yang juga suporter Arema. Namun nahas, kemudian suaminya meninggal dunia.

Dari peristiwa memilukan tersebut, anak pasangan suami isteri yang masih berusia 2,5 tahun dan tidak tau apa-apa itu pun ikut jadi korban, karena harus kehilangan sosok ayah kandung untuk selama-lamanya.

“Mereka punya anak kecil yang masih berumur 2,5 tahun. Kasihan,” terang Andri.

Meski berusaha untuk tetap tegar, Enik tidak bisa menyembunyikan rasa sedihnya dan luka bengkak di bagian mata yang dinilai AW harus segera mendapat perawatan medis.

“Saya sudah berkomunikasi dengan pihak rumah sakit Bangil agar pengobatan bisa dipermudah,” pungkasnya. (moc/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Haru Penjaja Tape Anaknya Dikhitankan Kader Banteng dan Sejumlah Komunitas

MAGETAN — Biaya khitan bagi sebagian masyarakat kerap menjadi beban finansial yang tidak ringan, terutama bagi ...
KRONIK

Ketika Lari Menjadi Panggung: Soekarno Run BWX 2026 dan Cerita Kreativitas dari Banyuwangi

PAGI itu, garis start Soekarno Run BWX 2026 tidak hanya dipenuhi pelari. Ada Indonesia yang datang dengan beragam ...
KRONIK

Soekarno Run BWX 2026, Anak Usia 4 Tahun Ikut Lari di Kategori 1K

BANYUWANGI – Anak-anak usia dini ikut ambil bagian dalam Soekarno Run BWX 2026 di Banyuwangi. Bahkan, peserta ...
HEADLINE

Eri Cahyadi: Soekarno Run Ajarkan Generasi Muda Berdiri di Atas Kaki Sendiri

BANYUWANGI – Semangat berdiri di atas kaki sendiri menjadi pesan utama dalam Soekarno Run BWX 2026 di Banyuwangi, ...
SEMENTARA ITU...

Romy Soekarno Dorong Gen Z Kawal Pemilu 2029 di Tengah Tantangan Digital

BLITAR – Anggota Komisi II DPR RI Romy Soekarno mendorong generasi Z (Gen Z) memahami pengawasan partisipatif sejak ...
KRONIK

Soekarno Run Banyuwangi Spektakuler, Said: Kalau Jateng Punya Borobudur, Jatim Punya Banyuwangi

BANYUWANGI – Ribuan warga Banyuwangi mengikuti Soekarno Run. Mereka tampak bersemangat mengikuti kegiatan yang ...