Jumat
19 Juni 2026 | 10 : 39

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Kusnadi Ajak Masyarakat Mojokerto Lestarikan Tradisi Luhur Mojopahit

pdip-jatim-220917-haul-leluhur-majapahit-kus

MOJOKERTO – Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur Kusnadi menghadiri acara haul akbar leluhur Majapahit, di Pondok Pesantren Segoro Agung, Jalan Raya Trowulan, Kabupaten Mojokerto, Jumat (16/9/2022) malam.

Di kesempatan yang sama, Kusnadi juga menyaksikan peresmian Monumen Pancasila oleh KH. Khusein Ilyas salah satu ulama khos Jawa Timur.

Dalam sambutannya, Kusnadi mengajak masyarakat Mojokerto mencermati serta melestarikan tradisi luhur Mojopahit, utamanya tradisi dalam menjaga tolerasi antar umat beragama.

Menurut legislator yang juga Ketua DPD PDI Perjuangan Jatim ini, untuk menjadi negara yang kuat, negara yang gemah ripah loh jinawi, seperti yang menjadi visi kemaharajaan Majapahit, salah satunya adalah dengan menjaga kerukunan anak bangsa antar agama.

“Kita adalah rakyat Mojopahit. Mojopahit adalah bumi kita, Nusantara adalah bumi kita. Maka yang wajib menjaga Nusantara ini adalah kita semua,” kata Kusnadi, di hadapan ratusan masyarakat dan tokoh agama Mojokerto.

“Rakyat Majapahit menyadari, kalau kita ribut terus, tidur juga ridak akan bisa tenang, ibadah tidak akan bisa tenang. Bahkan mencari rizqipun tidak akan bisa tenang,” sambungnya.

Sebelum keruntuhannya, lanjut Kusnadi, Majapahit menjadi kerajaan yang toleran dengan keberagaman agamanya.

Salah satu bukti adanya toleransi beragama yang tinggi di Majapahit adalah Hayam Wuruk yang menganut Hindu Siwassidharta dapat hidup berdampingan dengan ibunya Tribhuana Tunggadewi yang menganut Buddha.

Kehidupan yang harmonis antar pemeluk agama melalui ajaran Bhinneka Tunggal Ika pada zaman Kerajaan Majapahit, kata Kusnadi, akan menjadikan Indonesia sebagai bangsa yang besar dan diakui dunia.

“Dan ini yang disiapkan bapak Presiden Jokowi dalam menyambut Indonesia Emas pada tahun 2045 mendatang,” tandasnya.

Untuk mempersiapkan Indonesia Emas tersebut, Kusnadi mengajak seluruh elemen masyarakat untuk mempersiapkan diri.

Mulai dari meningkatkan sumber daya manusia (SDM) generasi penerus serta dibarengi semangat gotong royong untuk mewujudkan Indonesia yang gemah ripah loh jinawi.

“Ini yang menjadi impian masyarakat indonesia, menjadi masyarakat yang gemah ripah loh jinawi. Mari sebarkan rasa cinta kasih bhineka tunggal ika ini pada saudara-saudara kita,” ajak Kusnadi, di acara yang juga dihadiri Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati tersebut.

Diketahui, Kerajaan Majapahit didirikan oleh Raden Wijaya pada 1293 dan mencapai kejayaan pada era pemerintahan Hayam Wuruk dengan patih Gajah Mada.

Sepeninggal Hayam Wuruk dan Gajah Mada, Majapahit mengalami kemunduran dan akhirnya runtuh akibat serangan dari Demak. (arul/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Peringati Bulan Bung Karno 2026, Mas Wabup Dirham Ajak Gen Z Lamongan Melek Teknologi dan Rawat Alam

LAMONGAN – Peringatan Bulan Bung Karno 2026 di Kabupaten Lamongan dikemas secara adaptif dan futuristik. DPC PDI ...
LEGISLATIF

Komisi E DPRD Jatim Desak Pemprov Perjuangkan DAU, THR dan Gaji ke-13 Guru Belum Lunas

Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari mendesak Pemprov Jatim lebih agresif memperjuangkan tambahan DAU dari ...
EKSEKUTIF

Bupati Gresik Salurkan Bantuan Modal Rp 215 Juta dan Lahan Baru untuk PKL Semambung

GRESIK – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Gresik mulai merealisasikan komitmen pemulihan ekonomi bagi pelaku usaha ...
MILANGKORI

Rijanto: Tradisi dan UMKM Harus Berjalan Beriringan untuk Perkuat Ekonomi Warga

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto menegaskan pelestarian tradisi harus berjalan beriringan dengan upaya meningkatkan ...
KRONIK

Kabar Duka: Dokter Relawan Itu Berpulang

SIDOARJO – Keluarga besar PDI Perjuangan diselimuti duka mendalam atas berpulangnya dokter Rismala Fitria Dewi pada ...
SEMENTARA ITU...

Saat Ribuan Warga Berkumpul di Pantai Serang, Merawat Tradisi dan Menjaga Harapan

Ribuan warga memadati Pantai Serang, Blitar, untuk mengikuti tradisi Larung Sesaji menyambut 1 Suro. Tradisi ...