Rabu
21 Oktober 2026 | 9 : 28

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDI Perjuangan Jember Ingin Dialog dengan Mahasiswa Soal Kenaikan Harga BBM

pdip-jatim-dprd-jember-112421-tabroni

JEMBER – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember, Jawa Timur, ingin memberikan pemahaman kepada mahasiswa tentang alasan dan rasionalisasi kebijakan pemerintah menaikkan harga bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi.

“Kami sebenarnya ingin ada dialog antara DPRD Jember dan mahasiswa. Kebijakan yang diambil pemerintah pusat adalah sesuatu yang tidak populer, tapi harus diambil,” ujar anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember, Tabroni, Senin (12/09/2022).

Ketua Komisi A DPRD Jember itu juga mengajak mahasiswa untuk melihat situasi global saat ini. Menurutnya, setelah perang Rusia dan Ukraina, harga minyak di tingkat dunia naik. Itu tentu mempengaruhi perekonomian nasional.

“Mahasiswa harus dipahamkan dulu hal tersebut. Walaupun faktanya mereka melihat masyarakat terkena dampak langsung dari pengurangan subsidi tersebut, kami ingin menyampaikan kepada teman-teman mahasiswa, bahwa faktanya 80 persen penikmat subsidi tersebut adalah masyarakat kelas menengah ke atas,” jelas Tabroni.

Tabroni juga menjelaskan, pemerintah pusat mengambil kebijakan menaikkan harga BBM sebenarnya untuk pemerataan kesejerahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia, dengan mengalihkan anggaran subsidi BBM untuk memberikan BLT (Bantuan Langsung Tunai) kepada rakyat kecil yang memang benar-benar membutuhkan.

“Naiknya harga BBM ini sebenarnya salah satu upaya menegakkan sila kelima, yaitu dengan mengalihkan uang triliunan rupiah yang sebelumnya untuk subsidi BBM tersebut kepada masyarakat kecil langsung. Bukan kalangan menengah ke atas,” tutur Tabroni.

Sebab itu, Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember ingin memberikan pemahaman tersebut bahwa kebijakan menaikkan harga BBM itu bukannya tanpa dasar.

“Karena kalau pengurangan subsidi tidak dilakukan, ekonomi semakin kolaps. Ini sesuatu yang tidak menarik bagi kita ke depan. PDI Perjuangan sebagai partai pendukung pemerintah, ingin memberikan pemahaman kepada mahasiswa soal situasi ini,” jelas Wakabid Ideologi dan Kaderisasi DPC PDI Perjuangan Jember.

Soal pengawasan terhadap pemberian bantuan kepada masyarakat, Tabroni menegaskan, harus dilakukan oleh parlemen, pers, mahasiswa, dan semua elemen masyarakat.

“Tak boleh ada penyalahgunaan terhadap subsidi yang dipindahkan ke masyarakat menengah ke bawah itu,” tandasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Video Call Rombongan Penari Gandrung Sewu Korban Kapal Terbakar, Bupati Ipuk Semangati Tetap Tampil

BANYUWANGI – Mendengar kabar lima penari Gandrung Sewu asal Palembang dan Lampung merupakan penumpang KMP Batmandi ...
HEADLINE

Said Abdullah: Kekeringan dan Karhutla Tak Boleh Jadi Bencana Tahunan yang Dianggap Biasa

SURABAYA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah mengingatkan pemerintah daerah untuk memperkuat ...
LEGISLATIF

APBD Magetan 2027 Menurun Secara Makro, Fraksi PDI Perjuangan Pertanyakan Target RPJM

MAGETAN — Fraksi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-P) DPRD Kabupaten Magetan memberikan sorotan tajam ...
LEGISLATIF

Kampus II UB Ditargetkan Tampung 6.000 Mahasiswa, Darmadi Dorong Manfaat bagi Warga Lokal

MALANG – DPRD Kabupaten Malang memastikan akan mengawal pembangunan Kampus II Universitas Brawijaya (UB) di ...
KRONIK

Abidin Fikri Salurkan 99 Alat Bantu Disabilitas untuk Warga Bojonegoro dan Tuban

BOJONEGORO – Upaya penanganan masalah kesejahteraan sosial dan pemenuhan hak kelompok disabilitas terus diwujudkan ...
HEADLINE

Deni Wicaksono Desak Gubernur Perkuat Mitigasi: Jangan Tunggu Air Habis dan Hutan Terbakar

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mendesak Gubernur Khofifah Indar Parawansa mengevaluasi ...