Minggu
14 Juni 2026 | 4 : 20

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mbah Kung: Kader Harus Jadi Penuntas Masalah Rakyat

IMG-20220829-WA0014_copy_600x338

NGAWI – Kader-kader PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi diminta untuk menjadi problem solver atas permasalahan yang terjadi di masyarakat. Hal itu seperti yang disampaikan Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Ir Budi Sulistyono (Kanang), pada Minggu (28/8/2022).

Pria yang karib disapa Mbah Kung tersebut berpandangan, kader-kader partai harus mampu mengidentifikasi dan menemukan solusi yang efektif untuk mengatasi masalah di tengah masyarakat.

“Kalau ngomong sebagai penyelesai masalah, semua petugas partai apakah di eksekutif, legislatif, maupun di struktural, itu harus berani disebut problem solver,” kata Mbah Kung.

“Apalagi seorang bupati. Bupati itu, ada satu juta penduduk, berarti ada satu juta masalah, harus ada satu juta solusi,” lanjut Mbah Kung, yang pernah menjadi Bupati Ngawi periode 2010-2020 tersebut.

Menurut Mbah Kung, seorang kader PDI Perjuangan harus mampu memaksimalkan kinerja panca indera. Mampu mendengar, melihat, dengan seksama permasalahan yang terjadi di lingkungan masyarakat. Yang kemudian ditindaklanjuti dengan memberikan solusi, untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Dengan demikian, masyarakat akan bergantung pada PDI Perjuangan dalam mengatasi permasalahan sosialnya, apabila kader-kader partai mampu menyelesaikan permasalahan yang dialami masyarakat.

“Maka semua orang di Kabupaten Ngawi, siapapun tingkatannya, siapapun lapisannya, akan bergantung pada PDI Perjuangan,” ujar Mbah Kung.

Mbah Kung menjelaskan, saat masyarakat sudah bergantung, maka tidak ada pihak lain yang bakal bisa menyelesaikan masalah itu, kecuali PDI Perjuangan.

“Ooh aku ke Mbah Kung saja, ke Pak Antok saja. Ke Fraksi PDI Perjuangan saja. Itu yang kita cari,” jelas Mbah Kung memberikan permisalan.

Menjadikan masyarakat bergantung pada PDI Perjuangan dengan kata lain, menjadikan masyarakat menaruh hati pada partai. Menurut Mbah Kung, ketika masyarakat membutuhkan partai, maka hanya satu yang diingat oleh rakyat, yakni PDI Perjuangan.

“Dan ilmu ketergantungan ini harus dimiliki oleh semua kader. Maka petugas partai di eksekutif dan legislatif tidak boleh lelah terhadap apa saja yang dia dengarkan, dan mencari masalah di lapangan,” tandas Ir Budi Sulistyono Kanang. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Olahraga Tradisional Ramaikan Bulan Bung Karno di Alun-alun Merdeka Ngawi

NGAWI – Suasana Alun-alun Merdeka Ngawi tampak semarak pada Minggu (14/6/2026). Ratusan pelajar tingkat SD hingga ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Usulkan Percepatan Proyek Jembatan Kaliombo I agar Tak Ganggu Aktivitas Warga

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid mengusulkan percepatan proyek revitalisasi Jembatan ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Siap Copot Kepala Dinas Jika Ada Kelalaian Proyek yang Tewaskan Warga

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi mendatangi rumah duka korban kecelakaan di kawasan proyek saluran air Margorejo. Eri ...
KRONIK

PDIP Jatim Dorong Duet Indah-Yudha Tetap Dipertahankan Pimpin Lumajang

Sekretaris DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Deni Wicaksono menilai hubungan eksekutif dan legislatif di Kabupaten ...
KABAR CABANG

Ketika Musik, Tari, dan Semangat Bung Karno Menyatu di Lereng Semeru

Kolaborasi musik dan tari membuka pelantikan PAC PDI Perjuangan se-Kabupaten Lumajang di Glagah Arum. Jingle Menang ...
LEGISLATIF

Widarto Soroti Aksi Petani Bagikan Timun Gratis, Desak Pemkab Jember Benahi Tata Kelola Pertanian

Wakil Ketua DPRD Jember Widarto merespons aksi petani yang membagikan timun gratis akibat harga anjlok hingga Rp500 ...