Rabu
28 Oktober 2026 | 11 : 50

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mbah Kung: Kader Harus Jadi Penuntas Masalah Rakyat

IMG-20220829-WA0014_copy_600x338

NGAWI – Kader-kader PDI Perjuangan Kabupaten Ngawi diminta untuk menjadi problem solver atas permasalahan yang terjadi di masyarakat. Hal itu seperti yang disampaikan Wakil Ketua Bidang Kehormatan DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Ir Budi Sulistyono (Kanang), pada Minggu (28/8/2022).

Pria yang karib disapa Mbah Kung tersebut berpandangan, kader-kader partai harus mampu mengidentifikasi dan menemukan solusi yang efektif untuk mengatasi masalah di tengah masyarakat.

“Kalau ngomong sebagai penyelesai masalah, semua petugas partai apakah di eksekutif, legislatif, maupun di struktural, itu harus berani disebut problem solver,” kata Mbah Kung.

“Apalagi seorang bupati. Bupati itu, ada satu juta penduduk, berarti ada satu juta masalah, harus ada satu juta solusi,” lanjut Mbah Kung, yang pernah menjadi Bupati Ngawi periode 2010-2020 tersebut.

Menurut Mbah Kung, seorang kader PDI Perjuangan harus mampu memaksimalkan kinerja panca indera. Mampu mendengar, melihat, dengan seksama permasalahan yang terjadi di lingkungan masyarakat. Yang kemudian ditindaklanjuti dengan memberikan solusi, untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

Dengan demikian, masyarakat akan bergantung pada PDI Perjuangan dalam mengatasi permasalahan sosialnya, apabila kader-kader partai mampu menyelesaikan permasalahan yang dialami masyarakat.

“Maka semua orang di Kabupaten Ngawi, siapapun tingkatannya, siapapun lapisannya, akan bergantung pada PDI Perjuangan,” ujar Mbah Kung.

Mbah Kung menjelaskan, saat masyarakat sudah bergantung, maka tidak ada pihak lain yang bakal bisa menyelesaikan masalah itu, kecuali PDI Perjuangan.

“Ooh aku ke Mbah Kung saja, ke Pak Antok saja. Ke Fraksi PDI Perjuangan saja. Itu yang kita cari,” jelas Mbah Kung memberikan permisalan.

Menjadikan masyarakat bergantung pada PDI Perjuangan dengan kata lain, menjadikan masyarakat menaruh hati pada partai. Menurut Mbah Kung, ketika masyarakat membutuhkan partai, maka hanya satu yang diingat oleh rakyat, yakni PDI Perjuangan.

“Dan ilmu ketergantungan ini harus dimiliki oleh semua kader. Maka petugas partai di eksekutif dan legislatif tidak boleh lelah terhadap apa saja yang dia dengarkan, dan mencari masalah di lapangan,” tandas Ir Budi Sulistyono Kanang. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Widarto Serahkan Kajian Hibah Tanah 2,7 Hektare untuk Kejari Jember pada Pansus

JEMBER – Wakil Ketua DPRD Jember, Widarto, menyerahkan pemeriksaan status tanah dan kelengkapan dokumen rencana ...
KABAR CABANG

Hari Sumpah Pemuda, PDI Perjuangan Banyuwangi Gelar Aksi Resik Sungai Kalimati Muncar

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi memperingati Hari Sumpah Pemuda dengan aksi resik kali atau ...
EKSEKUTIF

Rijanto Ajak Pemuda Blitar Rawat Persatuan dan Ambil Peran Nyata dalam Pembangunan

Bupati Blitar Rijanto mengajak pemuda merawat persatuan Sumpah Pemuda 1928 dan mengambil peran nyata dalam ...
LEGISLATIF

Pendangkalan Pelabuhan Pasongsongan, Komisi B DPRD Jatim Desak Prioritas Anggaran Pengerukan

SURABAYA – Komisi B DPRD Jawa Timur mendesak pengerukan sedimentasi dan pemeliharaan infrastruktur Pelabuhan ...
KABAR CABANG

PDIP Gresik Gelar Kompetisi Esports, Dorong Sportivitas dan Solidaritas Anak Muda

GRESIK – DPC PDI Perjuangan Kabupaten Gresik mendorong pembentukan karakter generasi muda melalui kompetisi esports ...
KABAR CABANG

Millenium Public Pulse 28, PDIP Lamongan Tampung Aspirasi Gen Z soal Beasiswa hingga Jalan Rusak

Millenium Public Pulse 28 yang digelar PDIP Lamongan menampung aspirasi Gen Z soal beasiswa, PIP, MBG, jalan rusak ...