Sabtu
18 April 2026 | 4 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Tampung Aspirasi Masyarakat, Ketua Repdem Tulungagung: Monggo, Sambil Ngopi di Warkop

pdip-jatim-220828-repdem-pip-tulungagung-2

TULUNGAGUNG – Ketua DPC Relawan Perjuangan Demokrasi (Repdem) Tulungagung Dio Jordy Alvian mengatakan, PDI Perjuangan adalah wadah aspirasi masyarakat, dan selalu konsisten mengawalnya hingga aspirasi mereka terealisasi.

Dia mencontohkan, beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) jalur aspirasi anggota Komisi X DPR RI, tidak akan bisa direalisasikan jika usulan dari masyarakat itu tidak dikawal kader Banteng, Guruh Sukarno Putra, yang juga anggota Komisi X DPR RI.

“PDI Perjuangan adalah wadah aspirasi masyarakat,” kata Dio, saat menghadiri acara sosialisasi dan penyerahan beasiswa PIP jalur aspirasi anggota Fraksi PDI Perjuangan Guruh Sukarno Putra di Pendopo Desa/Kecamatan Ngantru Tulungagung, Sabtu (27/8/2022) malam.

Baca juga: 500-an Pelajar Tulungagung Terima Beasiswa PIP, Kusnadi: Jadikan Penyemangat Bersekolah

Dalam menyerap aspirasi masyarakat, bebernya, tidak perlu dilakukan dalam forum-forum resmi. Penyerapan aspirasi masyarakat oleh kader-kader Banteng bisa dilakukan dengan media warung kopi (warkop), atau ngopi bareng bersama masyarakat Tulungagung.

Menurutnya, hal itu sudah sering kali dia lakukan, karena ngopi adalah salah satu budaya masyarakat Tulungagung.

“Monggo kalau ada masalah atau ada aspirasi yang ingin disampaikan, kita ngopi bareng, kita diskusikan bersama.

PDI Perjuangan adalah partai terbuka, partainya wong cilik, pastinya sangat terbuka menerima dan mengawal aspirasi masyarakat,” ujarnya.

Terkait beasiswa PIP, Dio menyebut program pemerintahan Presiden Jokowi di bidang pendidikan itu sangat penting.

Karena untuk menunjang suksesnya program wajib belajar 12 tahun yang dicanangkan pemerintah, terlebih untuk menyiapkan generasi penerus bangsa yang unggul.

Dia menambahkan, Presiden Jokowi telah mencanangkan Indonesia Emas 2045, dan persiapan menuju Indonesia Emas harus disiapkan mulai sekarang dengan menjamin pendidikan dan skill generasi muda saat ini agar menjadi generasi emas nantinya.

Tahun 2045, lanjut Dio, adalah tepat 100 Tahun kemerdekaan Indonesia. Momentum 1 abad kemerdekaan Indonesia ini diharapkan bisa menjadikan Indonesia sebagai negara maju, adil dan sejahtera.

Kepada para orang tua penerima beasiswa PIP, Dio berpesan agar mereka selalu melakukan kontrol terhadap anak-anaknya dalam penggunaan teknologi IT khususnya medsos yang hari ini sudah tidak bisa dibendung lagi.

Karena era globalisasi dan kemajuan teknologi sudah masuk disetiap sendi kehidupan masyarakat Indonesia dan tentunya memberikan dampak positif dan negatif didalamnya.

“Di era keterbukaan informasi, peran orang tua sangatlah penting untuk menjaga konsumsi arus informasi dari media masa. Orang tua harus selektif dan bijak dalam mengontrol anak-anaknya bermedsos,” tuturnya. (sin/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Diana Sasa Dorong Evaluasi Tambang Jatim, Soroti Dampak Galian C di Magetan

Diana Sasa mendorong evaluasi tambang di Jawa Timur setelah keluhan warga terkait dampak galian C di Magetan, mulai ...
HEADLINE

Megawati Tegaskan Pemikiran Bung Karno, Kader PDIP Harus Visioner dan Membumi

Megawati Soekarnoputri menegaskan pentingnya pemikiran Bung Karno bagi kader PDIP agar visioner, membumi, serta ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi Tempatkan ASN di Setiap RW, Perkuat Program Kampung Pancasila

Eri Cahyadi menempatkan ASN sebagai pendamping di setiap RW untuk memperkuat Program Kampung Pancasila 2026 dan ...
KRONIK

Fraksi PDIP DPRD Sumenep Ngonthel ke Kantor, Hosnan: Dukung Penghematan BBM

SUMENEP – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Sumenep mengimbau seluruh anggotanya untuk menggunakan sepeda ontel saat ...
EKSEKUTIF

Hadapi Ancaman Kemarau Ekstrem, Bupati Yani Minta PMI Gresik Perkuat Kesiapsiagaan dan Libatkan Generasi Muda

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Gresik memperkuat ...
BERITA TERKINI

Said Abdullah: Pers Harus Jadi Pilar Keempat Demokrasi dan Kontrol Kekuasaan

Saat menerima penghargaan PWI Jatim di HPN 2026, Said Abdullah menegaskan pers harus menjadi pilar keempat ...