Selasa
26 Mei 2026 | 3 : 03

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

PDI Perjuangan Tolak Dana Aspirasi

paripurna dpr

paripurna dprJAKARTA — Fraksi PDI Perjuangan menolak usulan dana aspirasi daerah pemilihan sebesar Rp 20 miliar per anggota DPR setiap tahun. Keputusan menolak ini diambil setelah ada perintah tertulis dari Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri.

“PDI Perjuangan menyatakan menolak meneruskan UP2DP (usulan program pembangunan daerah pemilihan),” kata anggota Fraksi PDI Perjuangan Hendrawan Supratikno, di gedung DPR Senayan, Jakarta, Selasa (23/6/2015).

Dia menjelaskan, instruksi Megawati dikirimkan ke fraksi pada Selasa pagi. Dia sempat menunjukkan surat berkop lambang PDI Perjuangan itu kepada wartawan. “Kalau ketua umum sudah memutuskan, ya selesai,” katanya.

Hendrawan Supratikno mengatakan, pihaknya sudah menyampaikan pandangan fraksinya dalam rapat Badan Legislatif (Baleg) DPR RI. “Pandangan fraksi kami menyampaikan untuk dikaji ulang, diendapkan dan dimatangkan,” ujar Hendrawan.

Meski ada landasan hukum di dalam Undang-Undang tentang MPR, DPR, DPD dan DPRD (MD3), jelas dia, UP2DP atau dikenal dengan nama dana aspirasi ini harus dilakukan secara hati-hati, transparan dan akuntabel.

“Iya. Kami menilai meskipun ada dasar hukum terhadap program aspirasi ini, kami menilainya harus dilakukan secara sangat hati-hati, transparan dan akuntabel,” ucap Hendrawan.

Dengan penolakan ini, maka rapat Baleg menghasilkan keputusan bahwa tiga fraksi menolak dana aspirasi, sementara tujuh fraksi lain menyetujui dana aspirasi. Selain PDI Perjuangan, ada pula Fraksi Nasdem dan Fraksi Hanura yang menunjukkan penolakan serupa. Hasil Baleg ini kemudian akan dibawa ke rapat paripurna, Selasa siang.

“Kami harapkan di dalam rapat paripurna, pimpinan Baleg menyampaikan apa yang terjadi di Baleg,” kata Hendrawan. (goek/*)

 

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Diana Sasa: Putusan MK Soal Kuota Perempuan Jadi Peringatan Keras bagi Parpol

Anggota DPRD Jatim Diana Sasa menilai putusan MK soal kuota 30 persen perempuan menjadi peringatan keras agar ...
LEGISLATIF

Doding Persilakan Mahasiswa Kritik Kebijakan Pemkab Trenggalek yang Dinilai Kurang Tepat

Ketua DPRD Trenggalek Doding Rahmadi meminta mahasiswa tidak ragu mengkritik kebijakan pemerintah yang dinilai ...
SUARA MUDA

Dari Dapur ke Digital: Kisah Perempuan Muda Bondowoso Menemukan Suara Politik di Bawah Payung PDIP

Kisah inspiratif generasi-Z Bondowoso yang ditempa politik lewat pendekatan personal Shanti, istri Ketua DPC PDIP ...
KRONIK

Ponpes Darul Falah Balongbendo Sidoarjo Terima Hewan Kurban dari DPD Jatim, Siap Distribusikan Daging ke Warga

SIDOARJO – Pondok Pesantren Darul Falah Desa Kemangsen Kecamatan Balongbendo menerima penyerahan hewan kurban dari ...
KRONIK

Raih Penghargaan RBD, Bupati Fauzi Tegaskan Pentingnya Identitas Budaya Masyarakat

JAKARTA – Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen) menganugerahkan penghargaan kepada Kabupaten ...
EKSEKUTIF

Genjot Produktivitas Petani, Rijanto Tekankan Pentingnya Peremajaan Lahan Tebu 

Bupati Blitar Rijanto menekankan pentingnya peremajaan lahan tebu melalui program bongkar ratoon untuk meningkatkan ...