Senin
03 Agustus 2026 | 9 : 17

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banyak Data Ganda Penerima Beasiswa Pemkab, Banteng Jember Minta Bupati Lakukan Evaluasi Seleksi

pdip-jatim-220127--edy-cahyo

JEMBER – Faksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Jember angkat suara terkait banyaknya data ganda status penerima beasiswa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember, hingga program pemerintah daerah ini masuk dalam catatan Badan Pemeriksa Keuangan (BPK).

Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember, Edi Cahyo Purnomo, mengatakan, dari loporan hasil audit BPK, ditemukan sebanyak 204 orang merupakan penerima ganda. Bahkan, terdapat 859 orang tercatat sebagai penerima beasiswa, namun tidak mengikuti proses seleksi sebagaimana mestinya.

“Yang kami wanti-wanti itu akhirnya kini kejadian. Program yang bagus, namun banyak kecacatan di dalamnya. Ketika ada laporan data audit BPK, kita dibuat heran, kenapa banyak data ganda? Kalau satu dua mungkin bisa dimaklumi, tapi ini ada ratusan. Bahkan lebih mengejutkan lagi, ada banyak penerima beasiswa yang tidak ikut seleksi sebagaimana harusnya,” ujar Edy saat dikonfirmasi di DPRD Jember, Selasa (22/8/2022).

Wakabid Organisasi PDI Perjuangan Jember itu juga menjelaskan, pada awal pembahasan anggaran beasiswa, pihaknya telah meminta agar Dinas Pendidikan Jember mengantisipasi akurasi penerimanya. Sebab, beasiswa di perguruan tinggi banyak jenis. Karena itu, menjadi kewajiban pemerintah daerah untuk melakukan penyeleksian yang ketat, agar persoalan banyaknya data ganda tidak terjadi.

“Bukannya kami alergi, apalagi ingin mempersulit adanya program beasiswa ini. Tapi kenapa dulu kami minta supaya Pemkab Jember punya perhitungan yang jelas, kami ingin APBD kita tepat sasaran, dan adanya beasiswa ini benar-benar membantu mahasiswa yang membutuhkan,” jelas Edy.

Setelah menjadi temuan BPK dan rekomendasi untuk pengembalian, politisi PDI Perjuangan itu menghendaki agar ada evaluasi menyeluruh terhadap proses seleksi hingga penyaluran. Selain itu, pihaknya juga meminta formula baru untuk penyaluran beasiswa itu agar tidak lagi sembrono.

“Dewan meminta ada sistem rekrutmen yang jelas dan tidak berubah-ubah. Sebab, hal itu akan menimbulkan kecurigaan. Untuk itu, tahun ini dan ke depan, soal beasiswa lebih baik diperketat dan dipertegas lagi,” pungkasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Abrari Desak Evaluasi Menyeluruh Sistem Keselamatan Pelayaran usai Tragedi KMP Mutiara Sentosa 2

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Abrari mendesak evaluasi menyeluruh sistem keselamatan transportasi laut ...
KRONIK

KONI Trenggalek Siap Jembatani Kejuaraan Renang Pelajar Digelar Secara Kontinyu

KONI Trenggalek siap menjembatani penyelenggaraan kejuaraan renang antarpelajar secara kontinyu untuk mencetak ...
LEGISLATIF

Yordan Batara Goa Dorong Guru Tanamkan Moderasi Beragama dalam Pembelajaran

Ketua Bapemperda DPRD Jatim Yordan Batara Goa mendorong guru mengintegrasikan moderasi beragama dalam pembelajaran ...
SEMENTARA ITU...

Pemkab Blitar Usulkan Barongan Kucingan Blitaran Jadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia

Pemkab Blitar mengusulkan Barongan Kucingan Blitaran menjadi Warisan Budaya Tak Benda Indonesia sebagai upaya ...
KRONIK

Bupati Fauzi Buka Rangkaian Lomba HUT Kemerdekaan, “Sekali Merdeka, Tetap Merdeka”

SUMENEP – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Sumenep menggelar apel gabungan di halaman Kantor Pemkab setempat, pada ...
KRONIK

Deni Wicaksono Sebut Putusan MK Soal MBG Selaras Aspirasi PDI Perjuangan

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur, Deni Wicaksono, memberikan dukungan penuh terhadap putusan Mahkamah ...