Selasa
20 Oktober 2026 | 9 : 05

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Hari Pahlawan, Hasto Kristiyanto Ziarah ke Makam Bung Tomo dan WR Supratman

pdip jatim 251110 nyekar makam pahlawan sby 1

SURABAYA — Memperingati Hari Pahlawan 10 November, Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan, Hasto Kristiyanto, bersama kader PDI Perjuangan Jawa Timur melakukan ziarah ke sejumlah makam pahlawan di Kota Surabaya, Senin (10/11/2025).

Ziarah diawali di Makam Bung Tomo di TPU Ngagel, dilanjutkan ke makam pencipta lagu kebangsaan Indonesia Raya, Wage Rudolf Supratman, di Jalan Kenjeran.

Dalam kegiatan tersebut, Hasto menegaskan bahwa PDI Perjuangan memiliki tanggung jawab sejarah untuk terus menjaga api perjuangan para pendiri bangsa.

Dia mengutip pesan Bung Karno yang menegaskan pentingnya menjaga senjata perjuangan, yaitu semangat, cita-cita, dan pengabdian kepada bangsa.

“Bung Karno pernah mengingatkan, jangan sekali-kali meninggalkan sejarah. Kita tidak hanya belajar dari pengorbanan, tetapi juga dari cita-cita besar untuk menjadikan Indonesia sebagai pemimpin di antara bangsa-bangsa dunia,” ungkap Hasto di sela kegiatan ziarah.

Baca juga: Hari Pahlawan, Deni Wicaksono: Semangat Perjuangan dan Idealisme Bisa Kalahkan Hegemoni Kekuasaan

Hasto juga mengingatkan kembali peristiwa heroik 10 November 1945 di Surabaya, di mana sekitar 16 ribu jiwa rakyat gugur mempertahankan kemerdekaan Indonesia melawan hegemoni kekuatan dunia pasca-Perang Dunia II.

Semangat keberanian rakyat Surabaya, kata dia, menjadi bukti bahwa bangsa Indonesia memiliki tekad kuat untuk berdiri sejajar dengan bangsa lain.

“Sebagai bangsa merdeka, kita harus berani menjaga semangat itu. Indonesia dibangun dari gagasan dan darah para pejuang. Karena itu, perjuangan mereka seharusnya menjadi perekat kita untuk membangun persatuan dan menegakkan keadilan,” tegasnya.

Hasto menyoroti bahwa kondisi supremasi hukum di Indonesia saat ini semakin jauh dari cita-cita keadilan sosial.

Padahal, menurutnya, keadilan merupakan pilar utama yang menegakkan kemanusiaan dan menjadi syarat terbentuknya bangsa yang beradab.

“Supremasi hukum kini menjadi hal langka. Tanpa keadilan, tidak akan ada penghormatan terhadap kemanusiaan. PDI Perjuangan diingatkan untuk terus memikul tanggung jawab terhadap masa depan bangsa, agar pengorbanan para pahlawan tidak menjadi sia-sia,” kata dia.

Lebih lanjut, Hasto menegaskan bahwa makna kepahlawanan sejati bukanlah tentang kekuasaan, melainkan tentang pengorbanan yang tulus bagi rakyat dan bangsa.

“Menjadi pahlawan adalah rekam jejak pengorbanan yang sangat mendalam. Tidak ada pahlawan yang menutup mata terhadap pelanggaran hak asasi manusia. Tidak ada pula pahlawan yang lahir dari kekuasaan yang menindas dan menghisap rakyat,” tutur Hasto.

Ziarah ini diikuti oleh jajaran DPD dan DPC PDI Perjuangan se-Jawa Timur.

Kegiatan ditutup dengan doa bersama dan tabur bunga sebagai bentuk penghormatan atas jasa para pahlawan yang telah berjuang demi kemerdekaan dan kemanusiaan. (yols/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

PAC PDI Perjuangan Kalianget Gelar Lomba Layangan Tenong, Hadiah Mobil dan Paket Umrah

SUMENEP – Pimpinan Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan Kecamatan Kalianget, Kabupaten Sumenep, sukses menggelar lomba ...
LEGISLATIF

RAPBD Jember Rp 5,5 Triliun Belum Dibahas, Widarto Soroti Ketidaksiapan Pemkab

JEMBER – Pembahasan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) Kabupaten Jember 2027 belum dimulai ...
KRONIK

Festival Anak Sholeh, Ikhtiar Cetak Generasi Berprestasi dan Berakhlak Mulia

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi berikhtiar membentuk generasi muda yang tidak hanya ...
KRONIK

Perda Lingkungan Jember Terancam Jadi Macan Kertas, Candra Desak Anggaran Perlindungan Gumuk

JEMBER – Perlindungan gumuk di Kabupaten Jember tak cukup berhenti pada pengesahan peraturan daerah. Ketua Komisi B ...
KABAR CABANG

DPC Magetan Panaskan Mesin Hingga Akar Rumput, Lantik 1.645 Pengurus Ranting

MAGETAN – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Magetan terus mengintensifkan konsolidasi organisasi ...
EKSEKUTIF

Bupati Malang Targetkan Zero ATS 2027, Kejar Paket A hingga C Bakal Gratis

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menargetkan Kabupaten Malang bebas Anak Tidak Sekolah (ATS) atau Zero ATS pada ...