Selasa
21 Juli 2026 | 5 : 38

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Haris Nasution Kembali Pertemukan Ahli Waris Nasabah dengan BTN Soal Klaim Asuransi Tak Cair

pdip-jatim-dprd-kota-probolinggo-110822--haris-nasution

KOTA PROBOLINGGO – Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo, Haris Nasution kembali memfasilitasi pertemuan antara ahli waris nasabah dengan pihak Bank Tabungan Negara (BTN), Kamis (11/8/2022). Pasalnya, pasca-pertemuan pertama pada Juni lalu hingga kini, klaim asuransi belum cair.

Seperti halnya pertemuan pertama, pertemuan kali ini dilakukan di Gedung DPRD Kota Probolinggo. Dari pihak ahli waris nasabah, Intan Permata Sari, diwakili oleh Indra Jaya. Sementara dari pihak BTN, yakni Kepala BTN Kantor Cabang Pembantu (KCP) Probolinggo, Hendi.

Pada kesempatan itu, Indra Jaya kembali menceritakan persoalan yang ia adukan ke legislatif. Ia mewakili adiknya yaitu Intan Permatasari yang meninggal karena Covid-19.

Dijelaskan Indra, awalnya, almarhun Intan mengajukan pinjaman melalui KPR di Bank Tabungan Negara (BTN). Sementara untuk keperluan asuransi, pihak BTN bekerja sama dengan Jamkrindo paa proses pinjaman sejak 2019 itu.

“Nah, yang jadi persoalan sampai saat ini, klaim asuransi tak kunjung cair,” jelas Indra. “Padahal, hal itu merupakan jaminan atas risiko pada pinjaman KPR saat 2019,” imbuhnya.

Asuransi dimaksud Indra, ialah bebasnya tanggungan cicilan sisa pembayaran KPR selama 8 tahun karena 2 tahun-nya sudah dilakukan pembayaran.

Bahkan, ia sudah meminta klarifikasi ke pihak BTN Kota Probolinggo, tempat adiknya melakukan proses debitur. Hanya saja, setelah disampaikan, pihak BTN mengaku klaim asuransi menjadi kewenangan pusat

“Kami sudah meminta jawaban, namun dari pihak BTN Sidoarjo yang menaungi BTN Kota Probolinggo juga belum ada kepastian,” tambahnya.

Padahal, lanjut Indra, asuransi KPR lainnya bisa cair dengan kondisi serupa, yakni karena Covid-19. Hanya saja, lanjut dia, “Di Jamkrindo tidak ada kepastian soal pencairan atas risiko tersebut.”.

Berita terkait:Haris Nasution Pertemukan Keluarga Nasabah dengan Pihak Bank Perihal Klaim Asuransi Tak Cair

Wakil Ketua DPRD Kota Probolinggo, Haris Nasution meminta pihak BTN menindaklanjuti apa yang menjadi keluhan dari ahli waris nasabah. Pihaknya juga meminta tidak ada tagihan selama klaim asuransi belum cair.

“Saya minta ditangguhkan dulu tagihan, mengingat proses klaim masih berjalan. Kalau ada tagihan tentunya ini memberatkan nasabah,” jelas Haris Naution yang juga Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo.

Sementara itu, Kepala BTN KCP Probolinggo, Hendi mengatakan, persoalan Indra selaku ahli waris nasabah almarhum Intan sudah ia sampaikan ke pihak BTN Sidoarjo.

“Sudah diproses oleh pusat karena beberapa hari yang lalu kita laporkan. Mudah-mudahan ada titik temu,” jelasnya.

Hendi juga menjamin, selama proses pengajuan klaim asuransi, tidak ada tagihan, baik melalui seluler maupun kunjungan ke rumah nasabah. (drw/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...
HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...