Jumat
09 Oktober 2026 | 3 : 47

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jelang HUT ke-77 RI, Pemkab Tulungagung Bagikan 10 Ribu Bendera Merah Putih kepada Masyarakat

pdip-jatim-220406-maryoto

TULUNGAGUNG – Pemerintah Kabupaten Tulungagung melalui Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) membagikan 10 ribu bendera merah putih kepada masyarakat Tulungagung untuk dipasang di seluruh wilayah setempat.

Pembagian bendera ini, merupakan rangkaian dari Gerakan Pembagian 10 Juta Bendera Merah Putih dalam menyemarakkan HUT Kemerdekaan RI ke-77. Secara simbolis pembagian bendera merah putih dilakukan di Pendapa Kongasarum Kusumaning Bangsa, Rabu (10/8/2022).

Bupati Tulungagung Maryoto Birowo, mengatakan, dalam rangka menyemarakkan HUT RI ke-77, Pemkab sudah mengeluarkan imbauan untuk melaksanakan upacara bendera sebanyak 2 kali, pagi upacara kenaikan bendera dan sore upacara penurunan bendera.

Tak hanya itu, pada 17 Agustus 2022 pukul 10.00 WIB secara daring atau virtual, Pemkab Tulungagung mengikuti upacara bendera serentak seluruh Indonesia di pendopo.

Menurut Maryoto, Pemkab juga sudah mengeluarkan surat edaran (SE) yang ditujukan kepada seluruh masyarakat agar saat detik-detik Proklamasi tepatnya 17 Agustus 2022 pukul 10.17 WIB untuk menghentikan kegiatan sejenak kemudian mengambil sikap sempurna dan mengheningkan cipta menghormati detik-detik Proklamasi.

“Itu sudah saya buatkan surat edaran dan sudah saya minta untuk di sosialisasikan,” kata kader PDI Perjuangan ini.

Penghormatan detik-detik proklamasi, lanjutnya, diharapkan agar masyarakat sadar terhadap kesetiaan dalam berbangsa dan bernegara. Serta menjadikan sebuah pembelajaran bagi semua, bahwa saat ini hanya tinggal mengisi kemerdekaan maka jasa-jasa para pahlawan harus dihormati dengan sebaik-baiknya.

Sementara itu, Kepala Bakesbangpol Tulungagung, Bambang Trion mengatakan, pendistribusian bendera merah putih kepada masyarakat akan diserahkan kepada pemerintah kecamatan yang kemudian diserahkan kepada kepala desa. Untuk jumlah pemasangan bendera, di setiap wilayah kecamatan jumlahnya kurang lebih 500 bendera merah putih.

Menurut Bambang, pemerintah pusat sudah mengeluarkan imbauan bahwa seluruh pemerintahan mulai tingkat kabupaten hingga desa diharuskan untuk mengibarkan bendera merah putih sebanyak-banyaknya.

Pengibaran bendera merah putih bertujuan untuk menguatkan rasa persatuan dan kesatuan masyarakat, karena bendera merah putih adalah simbol dan alat pemersatu bangsa.

“Tujuannya adalah bahwa bendera merah putih adalah simbol alat pemersatu bangsa,” kata Bambang.

Bambang mengungkapkan, bendera yang dibagikan kepada masyarakat, semuanya adalah hasil dari konveksi yang ada di Tulungagung. Ini dilakukan untuk pemberdayaan kepada konveksi lokal. “Bendera tidak ada yang dari luar, semua dari Kabupaten Tulungagung,” tutupnya. (sin/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KABAR CABANG

DPC Banyuwangi Tuntaskan Musran dan Musanran, 217 Ranting serta 840 Anak Ranting Terbentuk

BANYUWANGI – DPC PDI Perjuangan Banyuwangi telah menuntaskan pelaksanaan Musyawarah Ranting (Musran) dan Musyawarah ...
LEGISLATIF

Puan di Forum IPU: Tata Kelola Pemerintahan yang Baik Haruslah Adil

Puan Maharani menegaskan di Sidang Umum IPU ke-153 bahwa tata kelola pemerintahan yang baik haruslah adil, ...
LEGISLATIF

Desak PSU Perumahan Vaganza Segera Diserahkan ke Pemkab Malang, DPRD Siap Kawal

MALANG – Komisi III DPRD Kabupaten Malang mendesak Prasarana, Sarana, dan Utilitas (PSU) Perumahan Vaganza segera ...
SEMENTARA ITU...

Prof Kyungyon Moon Apresiasi Inovasi Bupati Trenggalek, Siapkan Program Pemberdayaan Pemuda

TRENGGALEK – Inovasi Pemerintah Kabupaten Trenggalek mendapat apresiasi dari Prof. Kyungyon Moon dari Jeonbuk ...
LEGISLATIF

DPRD Banyuwangi Ajukan Raperda Inisiatif Pembentukan Produk Hukum Daerah untuk Dibahas

BANYUWANGI – DPRD Kabupaten Banyuwangi mengajukan Rancangan peraturan daerah (Raperda) inisiatif tentang ...
UMKM

Bupati Gresik Perintahkan Dinas Koperasi Tetap Lakukan Pendampingan Pasca-Pelatihan kepada UMKM

GRESIK – Bupati Gresik Fandi Akhmad Yani meminta Program Bunda Puspa tidak berhenti pada pelatihan. Para alumni ...