Selasa
27 Oktober 2026 | 8 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Eri Cahyadi Izinkan Tunjungan Fashion Week, Tapi di Pedestriannya

pdip-jatim-220728-tunjungan-fw-1

SURABAYA – Kontroversi gelaran kreativitas arek-arek Suroboyo, Tunjungan Fashion Week mendapat titik terang. Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi akhirnya mengizinkan kegiatan mode jalanan ala CFW (Citayam Fashion Week) itu untuk kembali digelar.

Eri tidak melarang anak muda menggelar fashion week dengan syarat tidak menimbulkan kemacetan lalu lintas. Menurut dia, Pemerintah Kota Surabaya saat ini tengah menata Jalan Tunjungan untuk memfasilitasi anak-anak muda yang ingin menyalurkan kreasi bakatnya.

“Jadi, kalau mau fashion di Jalan Tunjungan, tapi di pedestriannya, jangan mengganggu pengguna jalan yang lain. Insya Allah nanti buka lagi hari Minggu, tapi ada aturannya,” kata Eri Cahyadi di Surabaya, Rabu (27/7/2022).

Baca juga: Citayam Fashion Week Sudah Mewabah, Puan Minta Energi Kreatif Anak Muda Diwadahi

Penataan dilakukan supaya kegiatan seperti Tunjungan Fashion Week tidak menyebabkan kemacetan dan tetap memperhatikan kenyamanan para pengguna jalan.

Selain di pedestrian Jalan Tunjungan, Eri Cahyadi juga sedang menyiapkan Balai Pemuda Surabaya sebagai lokasi alternatif lain.

Ke depan, anak-anak muda Surabaya bisa pula memanfaatkannya sebagai ruang untuk menyalurkan bakat di bidang fashion.

“Kami sediakan di Balai Pemuda. Jadi, anak-anak muda Surabaya bisa jalan di pedestriannya memakai baju modis. Itu bisa kalau ingin catwalk di Balai Pemuda karena Balai Pemuda tidak lepas dari Tunjungan Romansa,” jelasnya.

Meski demikian, tambah politisi PDI Perjuangan tersebut, kegiatan fashion week jangan sampai kembali menyebabkan kemacetan. Baik ketika digelar di Balai Pemuda maupun pedestrian Jalan Tunjungan.

“Saya minta tolong ketika itu dilakukan di Tunjungan Romansa tidak mengakibatkan kemacetan. Kasihan pengguna jalan yang lain. Kami sebagai manusia harus bisa menghormati manusia yang lainnya, bagaimana sama-sama nyamannya,” tutur dia.

Sementara yang lebih penting lagi, Eri juga mengingatkan kepada anak-anak muda agar kegiatan fashion week dapat memakai pakaian yang lebih sopan. Dengan demikian, Tunjungan Romansa tetap menjadi tempat yang nyaman bagi semua kalangan.

Selain memfasilitasi kegiatan fashion week di pedestrian Jalan Tunjungan dan Balai Pemuda, pihaknya juga tengah menyiapkan Taman Surya, Balai Kota Surabaya.

Rencananya, Taman Surya akan kembali ditata ulang sehingga sebagian nanti dapat digunakan untuk masyarakat umum.

“Balai Kota Surabaya akan kami lakukan. Tapi, kami akan rombak dulu, ditata dulu tamannya, lalu dibuka untuk umum,” ujar Eri.

Sebelumnya, Pemkot Surabaya membubarkan ajang kreatifitas anak muda di Kota Pahlawan dalam balutan Tunjungan Fashion Week. Pembubaran tersebut lantaran menimbulkan kemacetan. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Diana Sasa: Integrasi Trans Jatim Harus Mudahkan Penumpang sampai Tujuan Akhir

Fraksi PDIP DPRD Jatim meminta Trans Jatim terintegrasi dengan feeder, angkutan lokal, terminal, dan stasiun agar ...
EKSEKUTIF

Rijanto Ajak Muslimat NU Jadi Penggerak Pembangunan dan Kesejahteraan Blitar

BLITAR – Bupati Blitar Rijanto mengajak lebih dari 3.000 anggota Muslimat Nahdlatul Ulama (NU) memperkuat peran ...
KRONIK

Ina Ammania Ingatkan Guru Madrasah, AI Tak Bisa Gantikan Keteladanan

BONDOWOSO – Anggota Komisi VIII DPR RI, Ina Ammania, mengingatkan guru madrasah agar tidak menyerahkan proses ...
SEMENTARA ITU...

Ski Air Ngawi Bidik 10 Emas di Popda Jatim XV 2026, Total Target 20 Medali

NGAWI – Cabang olahraga (cabor) ski air Kabupaten Ngawi membidik 20 medali dalam Pekan Olahraga Pelajar Daerah ...
KRONIK

Kawal Kasus Kekerasan Anak Medokan, Armuji Dukung Evaluasi UU Perlindungan Anak

SURABAYA – Wakil Wali Kota Surabaya, Armuji, mendorong pembentukan Peraturan Daerah (Perda) Anti-Perundungan ...
LEGISLATIF

Eri Irawan Dorong Wira Wiri Kenpark–Purabaya Naik Kelas, Kapasitas Armada Perlu Ditambah

SURABAYA – Tingginya keterisian penumpang dan panjangnya jarak perjalanan menjadi alasan Ketua Komisi C DPRD ...