Sabtu
12 September 2026 | 6 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Mega dan Jokowi Hadiri Grebeg Pancasila

pdip jatim - jokowi-mega - grebeg pancasila
pdip jatim - jokowi-mega - grebeg pancasila
Presiden Joko Widodo dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri saat menghadiri upacara peringatan hari kelahiran Pancasila di Alun-alun Kota Blitar, Senin (1/6/2015)

BLITAR – Presiden Joko Widodo (Jokowi) dan Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menghadiri peringatan Hari Lahir Pancasila di Alun-alun Kota Blitar, Senin (1/6/2015). Jokowi yang mengenakan pakaian batik, duduk di panggung utama bersebelahan dengan Megawati Soekarnoputri, dan Ketua MPR Zulkifli Hasan.

Hadir juga dalam acara yang juga dinamakan Grebeg Pancasila ini, mantan Wakil Presiden Budiono dan istrinya Herawati, Wakil Ketua DPR Hidayat Nurwahid, Mensos Khofifah Indar Parawansa, Kapolri Jenderal Badrodin Haiti dan Gubernur Jawa Timur Soekarwo.

Presiden Jokowi dalam sambutannya mengatakan, hari lahir Pancasila harus menjadi momentum dalam menjaga persatuan dan kesatuan bangsa. Menurut Jokowi, untuk bisa mewujudkannya bangsa Indonesia harus bisa lepas dari mentalitas lama yakni mental kolonial dan feodal.

“Mentalitas lama itu harus hilang, agar keadilan yang sesungguhnya bisa terwujud, terutama bagi kaum nelayan, PRT dan buruh,” ujar Jokowi.

Foto-foto, klik: Di Sini

Kader PDI Perjuangan itu berada di Blitar hingga pukul 13.00 WIB. Setelah dari Alun-alun Blitar, Jokowi direncanakan membagikan kartu sakti yang menjadi program andalan pemerintahan Jokowi – JK.

Peringatan hari lahir Pancasila ini dilaksanakan dengan menggunakan adat Jawa. Selepas acara seremonial, dilakukan perarakan 30 gunungan yang berisi hasil panen dari seluruh wilayah Kota Blitar.

Baca juga: Jelang Kelahiran Pancasila 1 Juni, Megawati Nyekar Makam Bung Karno

Usai upacara peringatan kelahiran Pancasila, Jokowi, Zulkifli Hasan, Megawati Soekarnoputri, Wali Kota Blitar Samanhudi Anwar, serta para menteri yang hadir membubuhkan tanda tangan sebagai bentuk dukungan terhadap manifesto “Ini Baru Indonesia”.

Ketua MPR Zulkifli Hasan menyampaikan isi manifesto Ini Baru Indonesia di hadapan warga yang hadir dalam peringatan hari lahir Pancasila. Inti dari manifesto itu adalah mengutamakan persatuan dan kesatuan bangsa, serta menempatkan Pancasila, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika sebagai satu kesatuan yang utuh.

Dalam sambutannya, Zulkifli Hasan juga menyatakan akan memperingati hari lahir Pancasila secara rutin di setiap tahunnya. (rad)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

EKSEKUTIF

Desil Bukan Lagi Acuan Tunggal, Pemkot Surabaya Libatkan Warga dan Pemuda Verifikasi Bansos

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mengubah pola penentuan penerima bantuan sosial (bansos) dengan tidak ...
KRONIK

Raker PP Bamusi, Gus Falah Sampaikan Urgensi Ukhuwah Wathoniyah Ormas-ormas Islam

CIANJUR – Pengurus Pusat Baitul Muslimin Indonesia (PP Bamusi) menggelar rapat kerja untuk merumuskan program ...
EKSEKUTIF

Wawali Mojokerto: Jaminan Sosial Ketenagakerjaan adalah Hak Dasar Setiap Pekerja

MOJOKERTO – Wakil Wali Kota Mojokerto Rachman Sidharta Arisandi menegaskan jaminan sosial ketenagakerjaan merupakan ...
KRONIK

Buka Raker PP Bamusi, Hasto Kristiyanto Ingatkan Pengurus Hadirkan Islam Revolusioner

CIANJUR — Islam, menurut Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto, tidak boleh berhenti sebagai agama ritual. Ia ...
KRONIK

Dilema Air di Perumahan Elit, DPRD Surabaya Minta PDAM Segera Negosiasi dengan Pengembang

SURABAYA – Temuan adanya tiga perusahaan pengembang raksasa di Surabaya, termasuk kawasan hunian papan atas, ...
EKSEKUTIF

Eri Cahyadi: Rp5 Juta per RW Jangan Habis untuk Seremoni, Harus Jadi Penghasilan Gen Z

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya meminta anggaran kegiatan Generasi Z (Gen Z) sebesar Rp5 juta per RW ...