Selasa
21 Juli 2026 | 6 : 40

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Disungkemi Bupati Mas Dhito, Mata Mbah Simpen Berkaca-kaca

pdip-jatim-220709-rumah-simpen-1

KEDIRI – Mbah Simpen warga Desa Asmoro Bangun, Kecamatan Puncu itu disungkemi orang nomor satu di Kabupaten Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, Kamis (7/7/2022).

Mas Dhito, sapaan akrab Bupati Hanindhito, datang ke rumah Mbah Simpen untuk memberitahu bahwa rumahnya akan direnovasi oleh Pemerintah Kabupaten Kediri agar lebih layak huni.

Awalnya, nenek kelahiran tahun 1942 ini tak mengetahui sosok yang menyungkeminya adalah Mas Dhito (sapaan akrab Bupati Hanindhito). Pasalnya, saat pertama bupati muda tersebut datang, dirinya tak sempat berkenalan.

Sosok yang baru saja ditemuinya itu tiba-tiba sungkem dan bertanya mengenai usia, keseharian, serta meminta ijin padanya untuk melihat kondisi rumah yang di depannya sudah dipersiapkan material untuk membangun rumah yang berada tak jauh dari kantor desa.

“Jenengan yang punya rumah itu?” tanya Mas Dhito usai menyungkemi Mbah Simpen. “iya, pak,” jawabnya.

“Jenengan kelahiran tahun pinten, mbah?” tanya Mas Dhito lagi. “Saya kelahiran tahun 1942,” jawab Mbah Simpen dengan senyumnya.

“Sebelum Indonesia merdeka, berarti jenengan sudah lahir,” jawab Mas Dhito heran melihat kondisi Mbah Simpen yang masih bugar di usianya yang tua itu.

Pandangan Mbah Simpen masih tertuju ke sosok muda berkacamata itu yang mulai beranjak memasuki rumahnya. Seakan bertanya-tanya siapa sebenarnya sosok berkemeja biru itu.

Baru mengerti sejatinya pemuda itu adalah seorang Bupati Kediri, saat tetangganya memberi tahu bahwa yang mengajaknya ngobrol gayeng itu adalah Mas Dhito. “Loh mosok iku mau Bupati (masak itu tadi Bupati),” Mbah Simpen terkaget.

Usai menilik kondisi rumah Mbah Simpen, Mas Dhito kembali ngobrol dengannya. Berbicara mengenai rencana di mana Mbah Simpen akan bertempat tinggal sementara saat rumahnya dibangun.

Ketika kembali ngobrol, mata Mbah Simpen berkaca-kaca. Menjawab obrolan Mas Dhito dengan nada yang melirih. Terlihat senang bercampur haru.

Mbah Simpen pun mengaku senang rumahnya dibedah oleh Mas Dhito melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS). Nenek itu adalah salah satu penerima BSPS dari 95 penerima di Desa Asmoro Bangun tahun 2022 ini.

“Yang jelas seneng rumahku dibangun,” kata Mbah Simpen.

Sebelum berpamitan dengan Mbah Simpen, Mas Dhito mendoakan agar Mbah Simpen bahagia dan sehat. “Mbah, nanti selama 2 sampai 3 minggu saat rumahnya dibangun, jenengan tinggal di rumah tetangga dulu ya. Saya doakan semoga jenengan sehat dan bahagia selalu,” tutur Mas Dhito.

Dari data Dinas Perumahan dan Pemukiman Kabupaten Kediri, pada tahun 2022 ini sebanyak 1000 unit rumah rumah tidak layak huni (RTLH) masuk dalam Program BSPS yang tersebar di 31 desa di 12 Kecamatan. (beritamadani)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Ketika Pelari Kenya Terjebak di Jember, Gotong Royong Mengantarnya Pulang

JEMBER — Debu musim kemarau beterbangan di sepanjang jalan Kota Jember. Matahari siang memantulkan hawa panas dari ...
KRONIK

Puan Maharani Tekankan Literasi Digital dan Komunikasi Negara untuk Tangkal Hoaks tentang DPR

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani menegaskan maraknya hoaks yang menyasar DPR RI menjadi pengingat pentingnya ...
LEGISLATIF

DPRD Surabaya Dorong Pemkot Percepat Pembangunan Pintu Air Kali Jagir

SURABAYA – Ketua Komisi C DPRD Surabaya Eri Irawan mendorong Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya mempercepat ...
LEGISLATIF

Baktiono Dorong Pemkot Surabaya Proaktif Cari Pimpinan Perumda yang Kompeten

Anggota Komisi B DPRD Surabaya Baktiono meminta Pemkot Surabaya proaktif mencari figur profesional berkompeten ...
HEADLINE

Hasto: Program MBG Lebih Efektif Jika Libatkan Warung dan UMKM Lokal

Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menilai Program Makan Bergizi Gratis akan lebih efektif jika melibatkan ...
KRONIK

Dongkrak UMKM, Business Matching BEC x SCF Capai Rp 1,22 Miliar

BANYUWANGI – Kolaborasi Banyuwangi Ethno Carnival (BEC) yang digelar Pemkab Banyuwangi dan Sekarkijang Creative ...