Kamis
11 Juni 2026 | 2 : 12

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Aset Pemkot yang ‘Nganggur’ Bisa untuk Sentra Batu Akik

pdip jatim - Pameran Batu Akik

pdip jatim - Pameran Batu AkikSURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Armuji ternyata penggemar batu akik yang belakangan naik daun dan banyak digemari masyarakat. Bukan sekadar ikut-ikutan, sebelum batu mulia itu ‘ngetren’, Armuji sudah mengoleksinya.

“Fenomena pesona batu akik ini memang luar biasa. Sayang kalau tidak bisa ditangkap dalam bentuk kebijakan kota,“ kata Armuji, di gedung dewan, kemarin.

Menurut Armuji, sebetulnya penggemar batu akik ini dari dulu sudah cukup banyak, tetapi memang tidak semarak seperti saat ini. Dan menurutnya jika fenomena ini bisa dikelola dengan baik, dapat menumbuhkan potensi ekonomi baru di Surabaya.

Beberapa waktu lalu, dia menyempatkan diri berkunjung ke Pasar Kayon dan Pasar Turi, yang merupakan sentra penjualan batu akik di Kota Surabaya. Saat di Pasar Kayon, dia menyaksikan sendiri para penggemar batu akik sampai berjubel, bahkan sampai malam hari masih ramai.

“Juga di Pasar Turi, dan Pasar Burung Kupang, penjualan batu akik ini seakan tak pernah sepi peminatnya. Sebenarnya, aset pemkot yang saat ‘nganggur’ bisa dimanfaatkan untuk menampung para pedagang batu akik ini,” ujar legislator yang juga Wakil Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur itu.

Ungkapan senada disampaikan Erwin Tjahyuadi, anggota Komisi B DPRD Kota Surabaya. Menurut Erwin, fenomena batu akik ini berbeda dengan fenomena tanaman hias maupun ikan hias.

“Selain penggemarnya cukup banyak, batu akik ini kan tidak bisa dibudidayakan. Batu akik ini hasil tambang, sehingga jumlahnya sangat terbatas, seperti halnya dengan batu permata yang lain,“ jelas Erwin.

Untuk itu, dia berharap Pemkot Surabaya bisa segera melakukan pembinaan dan memfasilitasi para pedagang batu akik, agar mereka bisa tumbuh lebih terarah.

“Seperti stand di Pasar Kapas Krampung, itu kan masih banyak yang kosong. Stand tersebut bisa dipakai untuk menampung para pedagang batu akik yang belum punya tempat. Bahkan kalau perlu segera disiapkan konsep pengembangannya sebagai sentra perdagangan batu akik di Indonesia bagian Timur,“ kata dia. (goek/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Said Abdullah: Pemerintah Harus Terbuka terhadap Kritik di Tengah Tekanan Rupiah dan IHSG

Ketua Banggar DPR RI Said Abdullah meminta pemerintah membuka diri terhadap kritik di tengah pelemahan rupiah dan ...
SEMENTARA ITU...

Stadion GDJ Kediri Dikebut, Mas Dhito Bidik Bisa Digunakan pada 2027

Pemerintah Kabupaten Kediri mengalokasikan Rp57 miliar untuk melanjutkan pembangunan Stadion Gelora Daha Jayati ...
SEMENTARA ITU...

Abidin Fikri Raih Gelar Doktor dengan Predikat Cumlaude, Soroti Ketimpangan Distribusi Tenaga Medis

JAKARTA – Program Pascasarjana Doktor Ilmu Hukum Universitas Borobudur Jakarta resmi meluluskan Abidin Fikri dalam ...
LEGISLATIF

Komisi II DPRD Ngawi Sidak SPMB, Temukan Kesenjangan Jumlah Pendaftar Antar Sekolah

NGAWI – Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah SMP Negeri di wilayah ...
KABAR CABANG

Dapur Umum DPC Sidoarjo Mengepul, Bagikan Ratusan Nasi Kotak untuk Pekerja Jalanan

SIDOARJO – Dapur Umum DPC PDI Perjuangan Sidoarjo kembali mengepul. Ratusan kotak nasi beserta lauk dibagikan ...
KABAR CABANG

Tantri Bararoh: Pelemahan Rupiah Harus Dijawab dengan Penguatan Ekonomi Kerakyatan dan Ketahanan Pangan

Bendahara DPC PDI Perjuangan Kabupaten Malang Tantri Bararoh mengingatkan pelemahan rupiah berpotensi menekan daya ...