Sabtu
17 Oktober 2026 | 3 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Peringati Hari Krida Tani, Wabup Sugirah Dorong Anak Muda Kembangkan Teknologi Pertanian

PDIP-Jatim-Sugirah-23062022

BANYUWANGI – Wakil Bupati Banyuwangi, H. Sugirah, memperingati Hari Krida Pertanian bersama Ketua DPP Himpunan Kerukunan Tani Indonesia (HKTI), Moeldoko, dan ratusan petani muda di Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur, Kamis (23/6/2022).

Hari Krida Pertanian sendiri merupakan hari besar pertanian yang dirayakan seluruh masyarakat pertanian di Indonesia, termasuk petani, peternak, nelayan, pegawai, dan pengusaha yang bekerja di sektor pertanian.

Dalam sambutannya, politisi PDI Perjuangan tersebut mengatakan, peringatan Hari Krida Pertanian merupakan momentum tepat bagi para petani muda dan millenial untuk melakukan inovasi di sektor pertanian. Menurutnya, penerapan modernisasi dunia pertanian terhadap kemajuan teknologi harus lebih dioptimalkan untuk meningkatkan produksi.

“Pasca pandemi Covid-19 dunia mulai menghadapi krisis pangan, sehingga peningkatan produksi sektor pertanian komoditas pangan harus dikuatkan, dan di sinilah, petani muda dan milenial harus berperan,” ujar Sugirah.

Bendahara DPC PDI Perjuangan Banyuwangi itu juga menjelaskan, dunia pertanian harus mulai menyesuaikan dengan kondisi zaman, cara-cara bertani yang konvensional harus mulai diupgrade mengikuti perkembangan teknologi, sehingga akan lebih banyak anak muda yang mau menjadi petani.

“Dengan adaptif teknologi, maka stigma pertanian yang identik dengan berlumpur-lumpur bisa hilang, sehingga minat anak muda menjadi petani meningkat,” tambahnya.

Lebih lanjut, Ketua DPC HKTI Banyuwangi tersebut menyebut, sektor pertanian di Banyuwangi memiliki potensi besar untuk menyerap tenaga kerja.

“Namun, hal itu harus diimbangi dengan lompatan besar untuk menjadikan pertanian sebagai pekerjaan yang menjanjikan. Salah satunya dengan mengembangkan teknologi pertanian,” terangnya.

Sementara itu, Ketua Umum DPP HKTI, Jendral (Purn) Moeldoko, mengatakan, jika Banyuwangi sebagai salah satu kota yang serius dalam petani muda dan milenial potensial.

Sebab di Banyuwangi, tambah Moeldoko, memiliki program unggulan, yakni Jagoan Tani, yang difasilitasi pemerintah daerah setempat yang merupakan hasil transformasi dari kompetisi bisnis pertanian anak muda.

“Pemerintah Banyuwangi sangat serius untuk melahirkan petani petani muda potensial dengan meluncurkan program Jagoan Tani, sehingga mampu menghadirkan paras sektor pertanian yang lebih menarik dengan sentuhan inovasi dan digitalisasi, sehingga diharapkan anak-anak muda mau berkecimpung di bidang pertanian, termasuk di dalamnya perkebunan, perikanan, dan peternakan,” tandasnya. (ryo/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Hadiri Lomba Mewarnai Tugu Keris, Bupati Fauzi Puji Kreativitas Ratusan Anak

SUMENEP – Komunitas Lakona Lakone sukses menggelar lomba mewarnai tugu keris tingkat Taman Kanak-Kanak (TK) dan ...
HEADLINE

Hasto Tawarkan Moratorium Hutan dan Penataan Ulang Tata Ruang untuk Atasi Karhutla

MALANG – Sekretaris Jenderal DPP PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto menawarkan dua langkah mendasar untuk mengatasi ...
KRONIK

Kanang Minta Kader PDIP yang Ingin Jadi Wabup Ponorogo Perkuat Konsolidasi Lintas Partai

PONOROGO – Anggota Komisi VI DPR RI, Ir. Budi Sulistyono atau Kanang, meminta kader PDI Perjuangan yang ...
LEGISLATIF

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Lamongan Kawal Raperda Tata Niaga dan Perlindungan Petani Tembakau

LAMONGAN — Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Lamongan berkomitmen mengawal pembentukan Rancangan Peraturan ...
LEGISLATIF

1.870 Kasus Narkoba Terungkap di Jatim, Andy Firasadi Dorong Pencegahan Berbasis Lingkungan

SURABAYA – Pemberantasan narkoba di Jawa Timur perlu diperkuat hingga ke lingkungan permukiman. Anggota Fraksi PDI ...
KRONIK

Hasto Kristiyanto Dorong Gerakan Merawat Pertiwi Perkuat Ekonomi Pesisir

MALANG – Gerakan pelestarian lingkungan harus memberi manfaat langsung bagi masyarakat. Sekretaris Jenderal DPP PDI ...