Jumat
25 September 2026 | 8 : 29

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Perda Fasilitasi Pengembangan Pesantren Disahkan, Mahfud: Hasil Perjuangan Bersama

PDIP-Jatim-Mahfud-30052022

BANGKALAN – Pengesahan Peraturan Daerah (Perda) tentang Fasilitasi Pengembangan Pesantren oleh Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa dan pimpinan DPRD Jatim pada Senin (6/6/2022), mendapatkan sambutan luar biasa dari berbagai elemen masyarakat.

Perda yang merupakan turunan dari UU Nomor 18/2019 tentang Pesantren, diharapkan dapat mendorong pesantren melakukan percepatan dan peningkatan kualitas. Selain itu, Perda tersebut juga memberikan kepastian hukum dan keadilan bagi pesantren.

Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Mahfud, S. Ag., menyampaikan, Perda Fasilitasi Pengembangan Pesantren merupakan perda inisiasi DPRD Jawa Timur. Menurutnya, pengusulan perda tersebut tidak terlepas dari upaya DPRD Jawa Timur untuk memperjuangkan aspirasi masyarakat pesantren.

“Perda ini merupakan upaya dan perjuangan seluruh anggota DPRD Jawa Timur untuk bersama-sama memajukan pondok pesantren. Dengan Perda ini, kami berharap pondok pesantren semakin maju dan berkembang,” ujarnya.

Karena itu, Mahfud berharap tidak ada pihak atau golongan yang merasa paling berjasa atas lahirnya Perda tersebut. Ke depan, jelasnya, bukan lagi meributkan siapa yang paling berjasa atas lahirnya Perda tersebut.

“Sekarang kita fokus mendorong Gubernur Jawa Timur untuk segera mengeluarkan aturan juknisnya. Bukan lagi ke sana-ke sini main klaim Perda ini adalah perjuangan kami. Sekali lagi, Perda ini merupakan buah perjuangan seluruh anggota DPRD Jatim. Bukan fraksi A atau fraksi B,” ujarnya.

Selaku alumni pondok pesantren, Mahfud mendorong pondok pesantren untuk proaktif dalam mengawal implementasi Perda tersebut. Ia tidak ingin Perda Fasilitasi Pengembangan Pesantren hanya menjadi arsip semata.

“Sebagai alumni pondok pesantren, saya mengajak pada pondok pesantren untuk bersama-sama mengawal implementasi Perda ini. Sehingga upaya dan perjuangan kami di DPRD Jawa Timur benar-benar memberikan manfaat untuk pondok pesantren,” jelasnya.

Mahfud juga mendorong pondok pesantren untuk segera menyusun agenda dan program untuk mempercepat dan meningkatkan kualitas pondok pesantren. Ia mencontohkan, pondok pesantren harus berbenah untuk memiliki ruang kesehatan dan koperasi pesantren.

“Dengan Perda ini kita ingin mendorong pesantren lebih berdaya dan lebih mandiri. Saya menginginkan, setiap pesantren punya klinik atau pusat kesehatan. Juga koperasi pesantren,” tandasnya. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

MMA Trenggalek Borong 10 Medali di Kejurprov Jatim, Jadi Modal Tatap Popda dan Porprov 2027

TRENGGALEK – Cabang olahraga (cabor) mixed martial arts (MMA) Trenggalek yang tergolong masih muda langsung ...
KABAR CABANG

Konsolidasi di Kecamatan Rembang, Kader Banteng Ditegaskan Harus Turun ke Akar Rumput

KABUPATEN ​PASURUAN — Jajaran pengurus dan kader PDI Perjuangan di Kabupaten Pasuruan diminta untuk tidak hanya ...
KRONIK

Tanam Bibit Kelapa di Bancaran, Bupati Lukman Optimis Ciptakan Sumber Ekonomi Baru

BANGKALAN – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, bersama kelompok tani Kampung Kencat, Kelurahan Bancaran, melaksanakan ...
HEADLINE

Said Abdullah Optimistis Pendidikan Gratis SD hingga Perguruan Tinggi Dimulai 2028

JAKARTA – Ketua Badan Anggaran (Banggar) DPR RI Said Abdullah optimistis program pendidikan negeri gratis mulai ...
EKSEKUTIF

Pemkot Surabaya Seragamkan Motif, Warna, dan Kualitas Batik untuk SD-SMP Negeri

SURABAYA – Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya bakal menyeragamkan motif, warna, hingga kualitas seragam batik untuk ...
KRONIK

Gelar LKBB untuk Ribuan Pelajar, Pemkab Banyuwangi Wadahi Kreativitas dan Bakat Anak Muda

BANYUWANGI – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi menggelar Lomba Kreasi Baris Berbaris (LKBB) untuk pelajar. ...