Kamis
16 April 2026 | 2 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bersifat Universal, Diana Sasa: Pancasila Bisa Diterapkan di Negara Lain

pdip-jatim-220601-dav-reog-sasa

MAGETAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Diana Amaliah Verawatiningsih menegaskan, Pancasila adalah falsafah negara yang nilainya universal. Dia percaya, Pancasila bisa menjadi ideologi yang cocok diterapkan di negara lain.

“Karena nilai-nilai Pancasila ini sebenarnya bersifat universal, bisa diterima secara umum. Sekarang saja banyak negara lain yang melakukan study terhadap Pancasila karena melihat Indonesia yang demikian heterogen tetap terjaga persatuannya,” kata Diana.

Hal itu dia ungkapkan saat menghadiri Gelar Budaya Reog Ponorogo bersama Badan Kebudayaan Nasional (BKN) PDI Perjuangan Magetan, di Wisma Perjuangan, Kecamatan Sukomoro, Magetan, Rabu (1/6/2022).

Gelar Budaya Reog Ponorogo itu bersamaan momentumnya dengan peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2022.

“Salah satu dari unsur Pancasila adalah menghargai perbedaan dan keragaman, baik adat istiadat, seni budaya, suku, agama, kuliner, dan sebagainya,” tambah legislator yang akrab disapa Diana Sasa ini.

Dia menjelaskan, keragaman budaya di republik ini salah satunya adalah Reog Ponorogo yang bisa masuk ke berbagai daerah. Bahkan di luar negeri pun ada.

“Reog Ponorogo tidak hanya ada di Jawa. Ada juga di luar Jawa seperti di Kalimantan, Sumatra serta di berbagai tempat lainnya. Di luar negeri pun juga ada seperti di Malaysia yang dibawa oleh perantau asal Indonesia,” terangnya.

Dirinya memiliki keyakinan Pancasila merupakan ideologi yang tidak hanya cocok di Indonesia saja. Di masa depan tidak tertutup kemungkinan Indonesia bisa menjadi pusat peradaban karena Pancasila ditiru bangsa lain.

Karena itu, imbuh Diana, jika ada pihak-pihak yang tidak setuju terhadap Pancasila maka itu sebuah kemunduran.

“Indonesia bisa menjadi pusat peradaban, karena contoh – contoh perikehidupan berbangsa dan bernegaranya saling menghargai dan saling menghormati, berketuhanan, mengedepankan musyawarah, dan berkeadilan. Itu semua sudah tercermin di dalam Pancasila yang merupakan sari pati sendi-sendi kehidupan rakyat Indonesia,” tuturnya.

Di sela acara gelar budaya, Diana Sasa memberikan secara gratis bakso, gulali dan es puter bagi penonton yang hadir pada acara tersebut.

“Karena ini pesta rakyat saya ingin bergembira dan saya membagikan apa yang bisa dinikmati bersama, berbagi rezeki ajalah,” ujarnya. (dav/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...
LEGISLATIF

Yordan Soroti Kesenjangan Antarwilayah Jadi Tantangan Utama Pembangunan Jatim

Yordan M Batara Goa menyoroti kesenjangan antarwilayah sebagai tantangan utama pembangunan Jawa Timur dalam RKPD ...
LEGISLATIF

Pastikan Keselamatan Pengendara Jalur Magetan – Sarangan, Diana Sasa Minta Peremajaan Alat Tebang Pohon Bina Marga UPT Madiun

MAGETAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Timur melalui Bina Marga UPT Madiun ...
UMKM

Cerita Warsito, Kader Banteng Ngawi Merintis Usaha Greenhouse Anggur

NGAWI – Kesuksesan tidak melulu diukur dari gelimang harta yang melimpah ruah. Menemukan kepuasan batin dalam ...