Rabu
14 Oktober 2026 | 9 : 52

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bersifat Universal, Diana Sasa: Pancasila Bisa Diterapkan di Negara Lain

pdip-jatim-220601-dav-reog-sasa

MAGETAN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jatim Diana Amaliah Verawatiningsih menegaskan, Pancasila adalah falsafah negara yang nilainya universal. Dia percaya, Pancasila bisa menjadi ideologi yang cocok diterapkan di negara lain.

“Karena nilai-nilai Pancasila ini sebenarnya bersifat universal, bisa diterima secara umum. Sekarang saja banyak negara lain yang melakukan study terhadap Pancasila karena melihat Indonesia yang demikian heterogen tetap terjaga persatuannya,” kata Diana.

Hal itu dia ungkapkan saat menghadiri Gelar Budaya Reog Ponorogo bersama Badan Kebudayaan Nasional (BKN) PDI Perjuangan Magetan, di Wisma Perjuangan, Kecamatan Sukomoro, Magetan, Rabu (1/6/2022).

Gelar Budaya Reog Ponorogo itu bersamaan momentumnya dengan peringatan Hari Lahir Pancasila 1 Juni 2022.

“Salah satu dari unsur Pancasila adalah menghargai perbedaan dan keragaman, baik adat istiadat, seni budaya, suku, agama, kuliner, dan sebagainya,” tambah legislator yang akrab disapa Diana Sasa ini.

Dia menjelaskan, keragaman budaya di republik ini salah satunya adalah Reog Ponorogo yang bisa masuk ke berbagai daerah. Bahkan di luar negeri pun ada.

“Reog Ponorogo tidak hanya ada di Jawa. Ada juga di luar Jawa seperti di Kalimantan, Sumatra serta di berbagai tempat lainnya. Di luar negeri pun juga ada seperti di Malaysia yang dibawa oleh perantau asal Indonesia,” terangnya.

Dirinya memiliki keyakinan Pancasila merupakan ideologi yang tidak hanya cocok di Indonesia saja. Di masa depan tidak tertutup kemungkinan Indonesia bisa menjadi pusat peradaban karena Pancasila ditiru bangsa lain.

Karena itu, imbuh Diana, jika ada pihak-pihak yang tidak setuju terhadap Pancasila maka itu sebuah kemunduran.

“Indonesia bisa menjadi pusat peradaban, karena contoh – contoh perikehidupan berbangsa dan bernegaranya saling menghargai dan saling menghormati, berketuhanan, mengedepankan musyawarah, dan berkeadilan. Itu semua sudah tercermin di dalam Pancasila yang merupakan sari pati sendi-sendi kehidupan rakyat Indonesia,” tuturnya.

Di sela acara gelar budaya, Diana Sasa memberikan secara gratis bakso, gulali dan es puter bagi penonton yang hadir pada acara tersebut.

“Karena ini pesta rakyat saya ingin bergembira dan saya membagikan apa yang bisa dinikmati bersama, berbagi rezeki ajalah,” ujarnya. (dav/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

MILANGKORI

Dari Desa, Dimas Pratama Merawat Kedekatan dengan Petani Lewat Demang Sambang

TULUNGAGUNG – Bagi petani, persoalan sehari-hari tidak selalu berhenti di sawah. Ada kebutuhan keluarga yang harus ...
LEGISLATIF

Doding Rahmadi Bakal Bangun Sumur Bor untuk Atasi Kekeringan di Trenggalek

TRENGGALEK – Ketua DPRD Kabupaten Trenggalek, Doding Rahmadi, merencanakan pembangunan sumur bor untuk mengatasi ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Usulkan MJC Digitalisasi 2.574 Pasar Rakyat Jatim, Libatkan 100 Talenta Muda

SURABAYA – Digitalisasi 2.574 pasar rakyat di Jawa Timur diusulkan melibatkan talenta muda melalui program ...
LEGISLATIF

Ony Setiawan Dorong Tuban Jadi Motor Ekonomi Pantura Berbasis Industri, Maritim, dan Pariwisata

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Jawa Timur Ony Setiawan mendorong Kabupaten Tuban dikembangkan sebagai motor ...
LEGISLATIF

Puan Desak Tambahan Pasokan BBM Bali Diikuti Perbaikan Distribusi hingga SPBU

JAKARTA – Ketua DPR RI Puan Maharani mendesak pemerintah dan Pertamina memastikan tambahan pasokan bahan bakar ...
KRONIK

PDIP Surabaya Fokus Konsolidasi dan Kerja Kerakyatan untuk Menangkan Pemilu 2029

SURABAYA – DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya memprioritaskan konsolidasi organisasi dan penguatan kerja kerakyatan ...