Kamis
16 April 2026 | 11 : 48

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

DPRD Ngawi Dorong Peningkatan Mutu Pendidikan Sebelum Penerapan Zonasi PPDB

IMG-20220530-WA0023_copy_900x507

NGAWI – DPRD Kabupaten Ngawi menilai kebijakan zonasi PPDB sekolah negeri lahir prematur. Ketua Komisi II, Slamet Riyanto menyebut, untuk saat ini yang lebih dibutuhkan peningkatan mutu pendidikan, ketimbang pemerataan jumlah siswa tiap sekolah berbasis tempat tinggal.

“Mestinya sebelum zonasi PPDB, didahului zonasi mutu pendidikan. Jadi mutu pendidikan perlu ditingkatkan dahulu, mengingat alokasi anggaran untuk sektor pendidikan minimal 25 persen dari kekuatan APBD,” kata Slamet, Senin (30/5/2022).

Menurut Slamet, tujuan zonasi PPDB sekolah negeri pada dasarnya baik. Seperti halnya pemerataan siswa, dan untuk menghilangkan opini sekolah unggulan atau favorit dengan sekolah biasa.

Namun demikian, pihaknya menekankan, bahwa yang paling penting adalah meningkatkan kualitas pendidikan. Alih-alih mementingkan kuantitas siswa.

Slamet menjelaskan, yang harus ditingkatkan terlebih dahulu berkaitan dengan kualitas tenaga pendidik. Para guru harus ditingkatkan baik kualitas, kapasitas dan kompetensinya. Sarana dan prasarana pendidikan seperti gedung sekolah, menurutnya juga harus ditingkatkan terlebih dahulu.

“Konsekwensinya kualitas pendidikan harus ditingkatkan. Bagaimana tenaga pendidiknya, bagaimana sarana dan prasarana pendidikan. Setelah itu dipenuhi, baru zonasi PPDB,” jelas Slamet Riyanto.

Politikus PDI Perjuangan itu berpandangan, penerapan PPDB berdasarkan zonasi bisa memicu hilangnya kompetisi antar sekolah. Menurutnya, dengan aturan PPDB zonasi lembaga sekolah tidak akan berlomba-lomba meningkatkan mutu.

“Tidak meningkatkan mutu siswanya tetap banyak. Itu salah satu dampak yang selama ini tidak pernah dibicarakan. Yang dibicarakan selama ini hanya, bagaimana sekolah dapat murid semua,” ujar Slamet.

Slamet beranggapan, kalau kebijakan zonasi PPDB tetap berjalan, sekolah negeri dibawah Pemkab akan semakin ditinggalkan masyarakat, seiring makin banyaknya sekolah swasta yang makin bagus mutunya.

“Mohon pemerintah pusat, kebijakan zonasi PPDB ditinjau kembali. Kita kembali ke kebijakan meningkatkan mutu pendidikan terlebih dahulu,”  papar Ketua Komisi II DPRD Kabupaten Ngawi, Slamet Riyanto. (mmf/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Pansus DPRD Jatim Soroti Program OPD, Anggaran Besar Belum Tekan Kemiskinan

DPRD Jatim menilai program OPD belum berdampak signifikan terhadap penurunan kemiskinan meski capaian administratif ...
KRONIK

Bupati Lukman Minta BUMD Tingkatkan Kinerja, Topang Perekonomian Daerah

JAKARTA – Bupati Bangkalan, Lukman Hakim, berkomitmen untuk mendorong kinerja Badan Usaha Milik Daerah (BUMD) untuk ...
LEGISLATIF

Indri Dukung Larangan Vape, Soroti Potensi Disalahgunakan untuk Narkotika

Indriani Yulia Mariska mendukung larangan vape karena berpotensi disalahgunakan untuk narkotika dan membahayakan ...
LEGISLATIF

Yordan Soroti Kesenjangan Antarwilayah Jadi Tantangan Utama Pembangunan Jatim

Yordan M Batara Goa menyoroti kesenjangan antarwilayah sebagai tantangan utama pembangunan Jawa Timur dalam RKPD ...
LEGISLATIF

Pastikan Keselamatan Pengendara Jalur Magetan – Sarangan, Diana Sasa Minta Peremajaan Alat Tebang Pohon Bina Marga UPT Madiun

MAGETAN – Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Provinsi Jawa Timur melalui Bina Marga UPT Madiun ...
UMKM

Cerita Warsito, Kader Banteng Ngawi Merintis Usaha Greenhouse Anggur

NGAWI – Kesuksesan tidak melulu diukur dari gelimang harta yang melimpah ruah. Menemukan kepuasan batin dalam ...