Senin
10 Agustus 2026 | 8 : 14

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jatim Kembali Raih Opini WTP, Kusnadi: Harus Tetap Dipertahankan

PDIP-Jatim Kusnadi 26052022

SURABAYA – Ketua DPRD Provinsi Jawa Timur, Kusnadi, mengapresiasi kinerja Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jatim yang berhasil mempertahankan capaian opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) selama 7 kali berturut-turut sejak tahun anggaran 2015.

“Pemerintahan Provinsi Jatim dengan perolehan opini WTP, tentunya saya bahagia. Ke depan, siapapun gubernurnya, pimpinan DPRD-nya, kita harus tetap mempertahankan capaian ini,” ujar Kusnadi saat ditemui usai rapat paripurna DPRD Provinsi Jatim, Rabu (25/5/2022).

Menurutnya, perolehan ini adalah pelecut semangat bagi seluruh pihak untuk terus bekerja maksimal untuk rakyat.

“Itu adalah tugas pemerintahan, dalam hal ini gubernur dengan OPD-nya, dan tugas kami melakukan pengawasan. Hal-hal yang kurang untuk segera ditindaklanjuti,” ujar politisi PDI Perjuangan itu.

Seperti diketahui, sebelumnya dalam rapat paripurna, Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI telah menyerahkan Laporan Hasil Pemeriksaan (LHP) atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Provinsi Jawa Timur Tahun Anggaran 2021. Dan Pemprov Jatim berhasil memperoleh opini WTP.

Opini WTP merupakan pernyataan profesional, mengenai kewajaran informasi keuangan yang disajikan dalam laporan keuangan. Capaian ini bisa diperoleh, jika pemerintah daerah memenuhi 4 indikator yang ditentukan.

Yaitu, kesesuaian dengan standar akuntansi pemerintahan, kecukupan pengungkapan dalam laporan keuangan, efektivitas Sistem Pengendalian Internal (SPI), dan kepatuhan terhadap perundang-undangan.

Ungkapan apresiasi juga diungkapkan oleh Auditor Utama Keuangan Negara V BPK RI, Akhsanul Khaq. Ia mengatakan, kinerja Pemprov Jatim menunjukan komitmen untuk terus mendorong kemajuan di Jawa Timur.

“Kami berharap agar capaian ini dapat terus dipertahankan,” ujarnya.

Namun, ia tetap mengingatkan, bahwa masih ada catatan terhadap kebijakan penanggulangan kemiskinan, terutama pada pendataan di kabupaten/kota di Jawa Timur. Sehingga diharapkan untuk segera ditindaklanjuti.

“Kebijakan penanggulangan kemiskinan belum sepenuhnya membaik. Belum ada perencanaan yang maksimal di kabupaten/kota, belum memiliki keakuratan data sasaran penerima manfaat,” ujarnya. (nia/set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Persiapan Tiga Bulan, Banteng Istimewa Yogyakarta Siap Rebut Piala Soekarno Cup

SURABAYA – Tim Banteng Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) datang ke Surabaya sebagai kontingen perdana dengan rasa ...
OLAHRAGA

PSSI Jatim: Soekarno Cup Perbanyak Panggung Pemain Muda untuk Regenerasi Timnas

PSSI Jatim menilai Soekarno Cup 2026 memperbanyak panggung pemain U-17 dan membantu regenerasi Timnas Indonesia. ...
KRONIK

Tim Banteng Jatim FC Siap Ukir Sejarah Juara Berturut-turut di Soekarno Cup 2026

SURABAYA – Sebagai tuan rumah sekaligus juara bertahan, tim Jawa Timur (Jatim) memikul misi besar dalam perhelatan ...
OLAHRAGA

Jersey Soekarno Cup 2026, Ketika Identitas Daerah Menjelma di Lapangan

SURABAYA – Di lapangan sepak bola, jersey biasanya hanya dipandang sebagai seragam. Dipakai untuk membedakan satu ...
OLAHRAGA

16 Tim Bertemu di Soekarno Cup, Komarudin: Sepak Bola Harus Jadi Ruang Persatuan Anak Muda

Komarudin Watubun menegaskan Soekarno Cup 2026 bukan sekadar mengejar kemenangan, tetapi menjadi ruang ...
OLAHRAGA

Soekarno Cup Buka Jalan Talenta Pelosok, Eri: Ini Realisasi Mimpi Anak Petani dan Nelayan

Soekarno Cup 2026 membuka panggung bagi talenta muda dari pelosok, termasuk anak petani dan nelayan. Eri Cahyadi ...