JAKARTA – Sekjen PDI Perjuangan Hasto Kristiyanto mengatakan, perolehan suara partainya di Pemilu 2019 menjadi modal politik yang penting bagi PDIP untuk Pemilu 2024.
Hasto pun menyatakan, PDI Perjuangan ingin menjalin kerja sama yang lebih besar lagi, sehingga memiliki kekuatan politik yang signifikan.
“Yang kami lakukan adalah bagaimana mewujudkan kepercayaan rakyat itu dengan menggalang kerja sama yang lebih besar, dan pada akhirnya mempunyai kekuatan yang signifikan bagi bangsa,” ujar Hasto kepada wartawan di Lapangan Banteng, Jakarta, Jumat (20/5/2022).
Di Pemilu 2019, PDI Perjuangan menempati posisi pertama sebagai partai dengan perolehan suara tertinggi. Partai yang dipimpin Megawati Soekarnoputri itu meraih 19,33 persen suara.
Hasto mengatakan, Indonesia merupakan bangsa gotong royong. Karena itu, pihaknya tidak akan sendirian.
“PDI Perjuangan tidak bisa mengusung calon sendiri itu karena dukungan rakyat di dalam pemilu yang lalu, PDI Perjuangan dari bawah. Kita ini bangsa gotong royong, bangsa yang harus bekerja dengan seluruh komponen bangsa,” ujarnya.
Berdasarkan UU Pemilu Nomor 7 Tahun 2017, hanya partai politik atau gabungan partai politik yang memiliki minimal 20 persen kursi di DPR atau 25 persen suara sah secara nasional pada pemilu anggota DPR sebelumnya yang dapat mengajukan capres/cawapres.
Hasto pun mengungkapkan, PDI Perjuangan akan menggelar rapat kerja nasional (Rakernas) pada 10-13 Juni 2022. Rakernas akan membahas langkah-langkah strategis partai menjelang Pemilu 2024.
Menurutnya, rakernas tersebut digelar dalam rangka konsolidasi partai. “Kami punya agenda yang sudah tertata, pada 10-13 Juni, kami akan rakernas kedua,” beber Hasto.
Rakernas itu, tambah Hasto, juga bertujuan agar PDI Perjuangan bisa bekerja maksimal menghadapi permasalahan di masyarakat.
“Kami konsolidasi, dalam politik itu bukan hanya kekuasaan, bukan sekadar Ketua Umum bertemu mendapat liputan media, tapi kerja bagi PDI Perjuangan bersama rakyat, memberi inspirasi bagi rakyat,” jelasnya.
Pria asal Yogyakarta itu menyebutkan rakernas PDI Perjuangan akan membahas strategi partai ke depannya. “Dalam rakernas itulah kita akan bahas keseluruhan aspek-aspek strategis bagi masa depan dan negara,” sebut dia.
PDI Perjuangan, imbuh Hasto, tidak terburu-buru menentukan sikap untuk Pemilu 2024. Saat ini, Partainya masih fokus bekerja di tengah tantangan dunia seperti penanganan pandemi Covid dan perang Rusia-Ukraina.
“Prioritas bagi PDI Perjuangan sekarang adalah bekerja untuk rakyat, turun ke bawah, memberikan energi terbaik di tengah tantangan global yang tidak mudah,” ucap Hasto. (goek)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS









