Jumat
25 September 2026 | 4 : 32

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cegah Paham Anti Pancasila, Mindo Bumikan 4 Pilar Berbangsa dan Bernegara

pdip-jatim-220417-4-pilar-mind

MADIUN – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPR RI Mindo Sianipar menyebut, bangsa Indonesia saat ini tengah digoyah oleh paham-paham ataupun aliran-aliran yang berseberangan dengan Pancasila seperti paham radikalisme dan intoleran.

Hal itu dia sampaikan secara virtual saat sosialisasi empat pilar kehidupan berbangsa dan bernegara di I-Club, Kota Madiun, Sabtu (16/4/2022) sore, diikuti segenap jajaran pengurus DPC dan PAC PDI Perjuangan Kota Madiun, serta sejumlah tokoh masyarakat.

Menurut Mindo, kondisi tersebut tentu sangat berbahaya jika tidak segera disikapi dengan serius. Karena itu, legislator banteng ini menekankan tentang pentingnya empat pilar dalam kehidupan berbangsa dan bernegara.

“Karena itu, dengan sosialisasi seperti ini akan menambah pengetahuan masyarakat bagaimana ciri-ciri aliran atau paham anti Pancasila. Selain itu, diharapkan sosialisasi ini mampu menambah rasa nasionalisme masyarakat dan kecintaan terhadap bangsa dan negara,” jelas Mindo, yang juga Ketua DPP PDI Perjuangan ini.

Selain Mindo Sianipar yang menjadi pemateri secara virtual, Ketua DPC PDI Perjuangan Kota Madiun Anton Kusumo, Sekretaris DPC Heri Supriyanto dan Indriani dosen dari Universitas PGRI Madiun (UNIPMA) Kota Madiun, juga didapuk sebagai pemateri secara tatap muka.

Menurut Anton Kusumo, saat ini paham radikalisme dan intoleransi penyebarannya sudah kuat. Maka, rakyat Indonesia harus betul-betul menjaga empat pilar berbangsa dan bernegara. Salah satunya dengan sosialiasi seperti ini.

“Ini wajib, dan menurut saya tidak boleh dilakukan cuma satu kali tetapi saya berharap dilakukan berkali-kali. Tidak hanya internal partai tetapi juga oleh masyarakat di Kota Madiun,” ujar Anton.

Dia berharap, penanaman empat pilar berbangsa dan bernegara kepada masyarakat terus dilakukan. Tidak hanya oleh wakil rakyat di DPR pusat, provinsi, tetapi anggota dewan yang ada di tingkat kota/kabupaten wajib mensosialisasikan empat pilar berbangsa dan bernegara.

“Implementasinya dalam kehidupan sehari-hari seperti saling menghormati dan saling menyayangi. Dan ini bagian dari Pancasila, harus terus disampaikan kepada masyarakat. Karena tanpa rasa saling menghormati dan menyayangi akan menimbulkan kondisi yang tidak baik dalam kehidupan bermasyarakat,” paparnya. (ant/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Novita Hardini: Ekspansi Industri Tak Boleh Abaikan Aspek Ekologis

JAKARTA – Anggota Komisi VII DPR RI Novita Hardini menegaskan ekspansi industri harus berjalan seiring dengan ...
LEGISLATIF

Banggar DPRD Magetan Alihkan Dana Beli Mobil PKK Rp 498,8 Juta untuk Proyek Jalan Bendo–Belotan

MAGETAN – Rencana Pemerintah Kabupaten Magetan untuk membelikan kendaraan dinas baru bagi Tim Penggerak ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Siapkan Sumur Bor Tenaga Surya untuk Atasi Krisis Air Petani Blitar

BLITAR – Krisis air akibat kemarau panjang menjadi keluhan utama petani di wilayah barat Kabupaten Blitar. ...
LEGISLATIF

Yuzar Rasyid Sidak Pasar Bandar dan Pahing, Cari Jalan Keluar Polemik Pedagang

KEDIRI – Anggota Komisi B DPRD Kota Kediri Yuzar Rasyid bersama sejumlah anggota dewan melakukan inspeksi mendadak ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Kota Pasuruan Setujui P-APBD 2026 dengan Catatan

KOTA PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Pasuruan secara resmi menyatakan menerima dan menyetujui Rancangan ...
PEMILU

PDI Perjuangan Usulkan Parliamentary Threshold 6 Persen untuk RUU Pemilu

JAKARTA – PDI Perjuangan akan membawa usulan parliamentary threshold (PT) sebesar 6 persen sebagai sikap resmi ...