Senin
02 November 2026 | 8 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Cak Nun: Mbak Puan Jauh Lebih Tajam dan Bijaksana

pdip-jatim-220411-sinau-bareng-cak-nun-1

JAKARTA – Cendekiawan muslim Emha Ainun Nadjib mengatakan, selama ini mengamati dari jauh sosok dan kiprah Puan Maharani di dunia politik. Menurut Cak Nun, sapaan akrabnya, Ketua DPR RI itu kini jauh lebih tajam sebagai tokoh politik tanah air.

“Saya menemukan Mbak Puan ini jauh lebih dewasa daripada yang saya sangka. Jauh lebih tajam pikirannya daripada yang saya sangka, dan jauh lebih sareh atau bijaksana daripada yang saya duga-duga. Jadi, saya bersyukur dan yang paling saya kagumi acara ini berlangsung karena kebesaran jiwanya Bu Mega,” jelas Cak Nun.

Ungkapan itu dia sampaikan dalam acara ‘Sinau Bareng Cak Nun’ di Masjid At-Taufiq, Sekolah Partai PDI Perjuangan, Lenteng Agung, Jakarta Selatan, Minggu (10/4/2022) malam.

Acara yang dihadiri 500-an orang itu didahului dengan menyanyikan lagu Indonesia Raya serta sholawat. (Baca juga: Undang Cak Nun, Upaya PDI Perjuangan Terus Merawat Semangat Kerukunan)

Cak Nun minta Puan, sebagai Ketua DPR RI dan pimpinan PDI Perjuangan, untuk mengayomi seluruh warga negara Indonesia.

“Mbak Puan sekarang Indonesia dalam masa senjakala. Maka burung-burung akan datang ke PDIP untuk minta pengayoman,” kata Cak Nun.

“PDIP harus bertransformasi menjadi PDI Pengayoman, bukan lagi PDI Perjuangan, untuk mengayomi seluruh warga,” imbuhnya.

Cak Nun menegaskan, acara yang dihadirinya malam ini bukan acara politik. “Acara ini bukan acara partai, tidak ada politik-politikan. Ini acara untuk meneguhkan keindonesiaan,” ujar budayawan ini.

Sementara itu, Puan berterima kasih atas kehadiran dan pesan yang disampaikan Cak Nun. Kepada Cak Nun, Puan juga menyampaikan salam dari Presiden ke-5 RI yang juga Ketua Umum PDI Perjuangan, Megawati Soekarnoputri.

“Sekolah Partai PDI Perjuangan sekarang berhadapan dengan Masjid At Taufiq. Artinya kepedulian kita bersama umat Islam untuk bisa terus bisa bersinergi dan bergotong royong. Seperti harapan Cak Nun agar PDI Perjuangan bisa mengayomi seluruh warga bangsa,” kata Puan.

Dia secara khusus bersyukur Masjid At-Taufiq, yang dibangun untuk mengenang almarhum ayahnya Taufiq Kiemas, akhirnya bisa dibuka setelah tertunda karena pandemi Covid-19.

“Alhamdulillah kita bisa berada di halaman Masjid At-Taufiq. Semoga bisa membawa manfaat buat masyarakat dan jasa-jasa Pak Taufiq bisa diberkati dengan doa-doa saudara sekalian,” ucapnya. (goek)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Aris Sulawan Bersama Warga Walikukun Gotong Royong Bangun Sejumlah Bak Sampah

NGAWI – Keterbatasan fasilitas pembuangan sampah masih menjadi persoalan kebersihan lingkungan di sejumlah wilayah ...
EKSEKUTIF

BKK Desa di Ngawi dari P-APBD 2026 Kisaran Rp 100 – 200 Juta

NGAWI – Sebanyak 122 desa di Kabupaten Ngawi mendapatkan alokasi Bantuan Keuangan Khusus (BKK) desa pada perubahan ...
KRONIK

Buyer Filipina Tertarik Kopi Banyuwangi, Bupati Ipuk Dorong Peluang Ekspor

BANYUWANGI – Kopi Banyuwangi menarik perhatian buyer asal Filipina. Sembilan calon pembeli dari negara tersebut ...
LEGISLATIF

Untari Ajak Warga Kota Malang Jadi Pionir Lingkungan Bersih, Mulai dari Pilah Sampah di Rumah

MALANG – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno mengajak masyarakat Kota Malang menjadi pionir ...
LEGISLATIF

Guntur Wahono Gagas Koperasi untuk Perkuat Ekonomi Sinden Blitar Raya

BLITAR – Anggota Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur, Guntur Wahono, menggagas pembentukan koperasi bagi anggota ...
KRONIK

Bangkalan Sabet Tiga Penghargaan Wilwatikta Awards, Bupati Lukman: Ada Kerja Keras Petani

SURABAYA – Kabupaten Bangkalan meraih tiga kategori penghargaan dalam ajang Jawapos.com Wilwatikta Awards 2026. ...