Rabu
26 Agustus 2026 | 9 : 21

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Bupati Fauzi Perkenalkan Potensi Wisata Sumenep ke Menparekraf Sandiaga Uno

PDIP-Jatim-Bupati-Fauzi-02042022

SUMENEP – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) RI, Sandiaga Uno, berkunjung ke Sumenep untuk mengisi focus group discussion (FGD) bertajuk “Pengembangan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Madura Raya”, yang berlangsung di Pondok Pesantren Al-Amin Prenduan, Jumat (1/4/2022).

Hadir dalam acara tersebut, Bupati Sumenep, Achmad Fauzi, Pengasuh Ponpes Al-Amin Prenduan, KH. Fauzi Tidjani, dan ulama Madura yang tergabung dalam Badan Silaturrahim Ulama Madura (Bassra).

Dalam sambutannya, Bupati Fauzi memperkenalkan sejumlah potensi tempat wisata di Kabupaten Sumenep ke Menparekraf RI Sandiaga Salahuddin Uno. Sejumlah tempat wisata yang diperkenalkan Bupati Fauzi, antara lain wisata Pulau Gili Iyang.

Menurut Bupati Fauzi, wisata Gili Iyang tersebut merupakan wisata primadona di Sumenep, karena memiliki kandungan oksigen terbaik kedua di dunia setelah Yordania.

“Kandungan oksigennya luar biasa, terbaik kedua dunia. Ini adalah kekayaan alam Sumenep,” ujar Bupati Fauzi.

Selain itu, tambah Bupati Fauzi, Sumenep juga memiliki wisata Pulau Gili Labak, yang keindahannya masih sangat alami yang tak kalah bagus dengan Raja Ampat dan Pulau Bunaken.

“Biasanya wisatawan yang berkunjung ke sana (Pulau Gili Labak,red) yang gemar snockling dan diving. Pemandangannya masih sangat alami,” tuturnya.

Sumenep, juga memiliki Pulau Gili Genting. Di pulau ini, ada wisata pantai Sembilan. Wisata ini menghadirkan wahana permainan bagi para pengunjung. Selain itu, pantai Sembilan juga memiliki keindahan luar biasa, air lautnya biru dan hamparan pasirnya yang putih dan bersih.

“Selain itu, kami juga punya wisata legendaris, yakni pantai Lombang dan Slopeng,” ungkap orang nomor satu di lingkungan Pemkab Sumenep itu.

Selain tempat wisata yang indah, Ketua DPC PDI Perjuangan Sumenep itu juga memperkenalkan sejumlah ekonomi kreatif, seperti kuliner dan kerajinan tangan. Untuk kuliner, Sumenep memiliki makanan khas, berupa kaldu kokot (kaldu kikil) dan cake.

Bupati Fauzi menjelaskan, dua kuliner tersebut, selain enak, juga sudah dipatenkan sebagai Warisan Budaya tak Benda (WBtB) oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) RI.

“Biasanya, kalau kaldu kokot ini banyak dicari oleh para pejabat dan wisatawan yang berkunjung ke Sumenep. Kalau, cake biasanya dibuat hidangan saat pesta pernikahan,” jelasnya.

Untuk kerajinan tangan, kata Fauzi, Sumenep memiliki keris. Bahkan, Sumenep sampai dijuluki Kota Keris, karena sebagai pengrajin keris terbesar di Asia Tenggara. “Keris Sumenep juga diakui UNESCO,” tambah suami Nia Kurnia itu. (set)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

HEADLINE

Said Abdullah Dorong NU Fokus pada Agenda Keumatan

JAKARTA – Ketua DPD PDI Perjuangan Jawa Timur Said Abdullah berharap Muktamar ke-35 Nahdlatul Ulama (NU) tidak ...
KRONIK

Sonny Minta Data Desil Warga Banyuwangi, Situbondo, dan Bondowoso Divalidasi Ulang

BANYUWANGI – Ketua Kelompok Fraksi (Kapoksi) PDI Perjuangan di Komisi IV DPR RI, Sonny T. Danaparamita, meminta ...
LEGISLATIF

Komisi B DPRD Jember Soroti Anggaran Banner Rp4,46 Miliar

JEMBER – DPRD Jember menyoroti anggaran pencetakan atribut sosialisasi pemerintah. Setelah biaya stiker bantuan ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP Soroti Anggaran Mitigasi Bencana, Dorong Malang Bertransformasi Jadi Kota Tangguh

MALANG – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kota Malang meminta Perubahan APBD (P-APBD) 2026 menjadi momentum memperkuat ...
KABAR CABANG

DPC Tulungagung Ajak Pengurus Ranting dan Anak Ranting se-Kecamatan Ngunut Ulangi Kejayaan

TULUNGAGUNG – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDI Perjuangan Kabupaten Tulungagung mengajak pengurus Ranting dan Anak ...
KRONIK

Soekarno Cup 2026 Dinilai Sukses dan Profesional, Yuke: Lahirkan Talenta Muda Sepak Bola

SURABAYA – Perhelatan Soekarno Cup 2026 mendapat apresiasi dari Wakil Bendahara Bidang Program DPP PDI Perjuangan ...