Sabtu
13 Juni 2026 | 9 : 45

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Komisi B DPRD Jatim Respon Kenaikan Harga Bahan Pokok Jelang Ramadan

Picsart_22-03-10_12-34-15-153

SURABAYA – Anggota Komisi B DPRD Provinsi Jawa Timur,  Agatha Retnosari menyebut, meningkatnya harga kebutuhan pokok jelang Ramadan perlu mendapat perhatian serius.

Kenaikan harga tersebut, perlu diawasi dan diantisipasi ketersediaannya oleh para dinas terkait, agar saat Ramadan dapat kembali stabil.

“Karena tahun ini memang prediksi nasional inflasi akan tinggi, karena itu perlu antisipasi ketersediaan pasokan bahan pokok, jalur distribusi, sama operasi pasar,” ujarnya, Rabu (9/3/2022).

Menurutnya, ada beberapa faktor yang mempengaruhi ketidakstabilan harga di pasaran. Faktor tersebut disebabkan dari dalam negeri dan luar negeri.

Pada dalam negeri, kenaikan harga disebabkan oleh belum pulihnya perekonomian sejak pandemi Covid-19, kelangkaan minyak goreng di beberapa daerah, serta kecenderungan meningkatnya permintaan atas bahan pokok saat Ramadan hingga jelang Idulfitri.

“Butuh waktu dan terobosan kebijakan untuk mempercepat akselerasi perbaikan pertumbuhan ekonomi. Termasuk kelangkaan minyak goreng karena banyak oknum yang menimbunnya akibat kebijakan satu harga minyak goreng,” ucapnya.

Sedangkan faktor luar negeri berasal dari  invasi Rusia ke Ukraina yang berdampak cukup signifikan pada pasokan gandum ke dalam negeri.

“Invasi Rusia ke Ukraina membawa dampak cukup signifikan. Karena konsumsi gandum sebagai bahan pokok tepung terigu dan mie menjadi terhambat pasokannya, yang akan berujung pada kenaikan harga tepung,” ungkapnya.

Adapun, melansir laman Sistem Informasi Ketersediaan Bahan Pokok (Siskaperbapo) di Jawa Timur, beberapa harga komoditas telah merangkak naik sejak 30 hari terakhir.

Berdasarkan data per Rabu (9/3/2022), diketahui cabe merah besar keriting per kilogram berada di kisaran harga Rp 42.229 dengan harga tertinggi sebesar Rp 53.3330/kilogram di Kabupaten Gresik.

Cabe rawit di kisaran harga Rp Rp58.488/ kilogram dengan harga tertinggi sebesar Rp 68.750 di Kabupaten Lamongan. Disusul dengan harga tepung terigu seharga Rp9.061/kilogram dengan rata-rata harga tertinggi berada di Kota Mojokerto sebesar Rp11.500/kilogram.

Dan telur ayam ras (petelur) dengan kisaran harga Rp 23.034, dan harga rata-rata tertinggi di Kabupaten Tuban Rp 24.666/kilogram. (nia/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

UMKM

Festival Bambu Magetan, Geliatkan Ekonomi UMKM dan Edukasi Kelestarian Lingkungan

MAGETAN — Pelaksana Tugas (Plt) Ketua DPRD Kabupaten Magetan, Suyatno, menghadiri pembukaan Festival Bambu dalam ...
KRONIK

Bulan Bung Karno di Lumajang, PDIP Jatim Gelar Doa Bersama dan Bagikan 56 Tumpeng

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur menggelar doa bersama dan tahlil Bulan Bung Karno di Lumajang. Said Abdullah ...
KABAR CABANG

Sambut Bulan Bung Karno, PDIP Kabupaten Kediri Siapkan Ziarah, Tanam Ketela hingga Baksos

DPC PDI Perjuangan Kabupaten Kediri menyiapkan rangkaian Bulan Bung Karno 2026 mulai dari ziarah makam Bung Karno, ...
SEMENTARA ITU...

Ketua DPC PDIP Kabupaten Madiun Fery Sudarsono Meriahkan Turnamen Mini Soccer

MADIUN – Ketua DPC PDI Perjuangan Kabupaten Madiun sekaligus Ketua DPRD Kabupaten Madiun, Fery Sudarsono, turut ...
HEADLINE

Implementasikan Arahan Megawati, PDIP Jatim Tanam Ribuan Pohon di Lumajang

DPD PDI Perjuangan Jawa Timur bersama DPC PDIP Lumajang menanam 1.000 pohon di Bukit Perkemahan Glagaharum. Deni ...
KABAR CABANG

DPC Lumajang Tanam 2.000 Bibit Pohon di Glagah Arum

LUMAJANG – Peringatan bulan bung Karno, DPC PDI Perjuangan Kabupaten Lumajang menggelar Penanaman Pohon di Bumi ...