MAGETAN – Kelompok seni reog milik DPC PDI Perjuangan Magetan tampil memeriahkan pembukaan kejuaraan jemparingan Mataraman Piala Kodim 0804, Minggu (27/2/2022). Kelompok seni tradisi yang dipimpin langsung oleh Sujatno, Ketua DPC PDI Perjuangan Magetan itu mendapatkan kehormatan untuk membuka acara panahan kuno tersebut.
“Satu kebanggan bagi kader Banteng untuk bisa tampil di berbagai even. Salah satunya pada kejuaraan jemparingan ini. Yang lebih penting adalah bagaimana kita ikut berperan serta merawat dan melestarikan kebudayaan, salah satunya reog,” ujarnya.
Sujatno menjelaskan, saat ini kebudayaan Indonesia telah menghadapi tekanan besar akibat globalisasi dan perkembangan teknologi dan masuknya budaya asing. Karena itu, PDI Perjuangan harus berperan melestarikan budaya nasional sebagai salah satu wujud cinta budaya sendiri.

“PDI Perjuangan akan memberi panggung kepada kelompok-kelompok kesenian yang begitu banyak. Eksistensi para seniman seperti seniman reog ini harus diberikan tempat dan panggung untuk berkreasi,” ujar Ketua DPRD Magetan ini.
Lebih lanjut, Sujatno menegaskan, kehadiran kelompok seni reog yang dipimpinnya merupakan upaya membangun karakter bangsa dengan budaya. Karena itu, dirinya juga mengingatkan, bahwa kelalaian melestarikan akan menyebabkan amnesia generasi muda akan jati diri bangsanya.
“Tetapi bila kita tak berperan dalam melestarikan bersama segenap kekuatan dari seluruh komponen bangsa, bukan tak mungkin semua itu akan menghilang dan menyebabkan generasi penerus kita nanti berada dalam krisis identitas dan kehilangan jati diri bangsa,” jelasnya.
“Seperti ajaran Trisakti Bung Karno, wujudkan Indonesia yang berkepribadian dalam kebudayaan,” imbuhnya.
Diketahui, selain kelompok seni reog, DPC PDI Perjuangan Magetan juga memiliki beberapa kelompok seni binaan, di antaranya kelompok seni kerawitan, kelompok seni campursari, kelompok seni jaranan, dan kelompok seni musik. (Rud/set)
BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS













