Rabu
07 Oktober 2026 | 11 : 01

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Pemkot Surabaya Diminta Segera Terapkan Lelang Jabatan

lelang jabatan - ilustrasi

lelang jabatan - ilustrasiSURABAYA – Ketua DPRD Kota Surabaya Armuji berpendapat, sudah saatnya pemerintah kota melakukan mekanisme ‘lelang jabatan’ untuk promosi atau mengisi kekosongan jabatan di lingkungan Pemkot Surabaya. Sebab, lelang jabatan itu sejalan dengan semangat reformasi birokrasi yang sekarang sedang digalakkan untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik.

“Implementasinya bisa dilakukan dengan menerapkan mekanisme lelang jabatan atau promosi terbuka di lingkungan Pemkot Surabaya,” kata Armuji, kemarin.

Pria yang juga Sekretaris DPC PDI Perjuangan Kota Surabaya itu menjelaskan, dengan mekanisme lelang jabatan, diharapkan pengisian jabatan SKPD yang lowong secara sistem bisa berjalan lebih obyektif. Jadi bukan berdasarkan ‘like and dislike’. Ketentuan golongan/kepangkatan dan kompetensi bisa dijadikan sebagai tolok ukur.

Sedang pelaksanaannya, tambah Armuji, bisa mengacu pada ketentuan UU ASN No 5 tahun 2014 dan UU No 22 tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Serta Peraturan MenPAN-RB No. 13 tahun 2014 tentang Tata Cara Pengisian Jabatan Pimpinan Tinggi Secara Terbuka di lingkungan instansi pemerintahan.

Untuk pemberhentian dan pengangkatan Pimpinan Tinggi Madya dan Pimpinan Tinggi Pratama, lanjut Armuji, juga sudah diatur dalam Peraturan MenPAN-RB No. 14 tahun 2014. Selain itu juga harus berpedoman pada peraturan perundangan terkait lainnya.

“Sekarang ini kan ada beberapa kekosongan pimpinan jabatan SKPD di lingkungan Pemkot Surabaya. Di antaranya jabatan Kepala SKPD Dishub Surabaya, dan juga masih ada Kepala SKPD yang rangkap jabatan. Jadi, saat ini adalah momentum yang sangat tepat untuk memulai sistem lelang jabatan,” tegasnya.

Sementara itu, Wakil Ketua Komisi A Adi Sutarwijono menilai, hasil evaluasi Komisi A, saat ini komposisi pengisian jabatan di Pemkot Surabaya masih belum ideal. Seperti di Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang sampai sekarang jabatan kepala dinas/SKPD masih diisi pejabat plt.

“Juga di Dinas Kesehatan dan Dirut RSUD Soewandi sampai sekarang masih terjadi rangkap jabatan. Padahal posisioning seperti itu sudah berlangsung lebih dari satu tahun. Dan sekarang ini ditambah lagi dengan kekosongan jabatan pimpinan di Dinas Perhubungan,” urainya.

“Jadi persoalannya tidak sesederhana hanya mengisi jabatan kosong, tapi dewan juga minta calon pejabat yang akan ditempatkan benar-benar orang yang berkompeten, berkualitas dan memenuhi persyaratan sesuai kualifikasinya,“ tegas Awi, sapaan akrab Adi Sutarwijono. (pri/*)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

KRONIK

Bupati Lukman Resmikan Pengaktifan Pompa P2AT Tragah, Harap Tingkatkan Intensitas Tanam

BANGKALAN – Pemerintah Kabupaten Bangkalan mengaktifkan kembali pompa P2AT (Proyek Pengembangan Air Tanah) di ...
KRONIK

Pejabat Banyuwangi Jalani Tes Urine dan Tandatangani Pakta Integritas Bebas Narkoba

BANYUWANGI – Pejabat Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Banyuwangi, mulai camat hingga kepala Organisasi Perangkat ...
EKSEKUTIF

Sanusi Tegaskan Program Sampah di Malang Tak Boleh Berhenti Jadi Pilot Project

MALANG – Bupati Malang Sanusi menegaskan penanganan sampah tidak boleh berhenti sebagai proyek percontohan atau ...
LEGISLATIF

Gen Z Kutisari Gerakkan Ekonomi Kampung, Anas Karno: Patut Diteladani

SURABAYA – Upaya generasi muda di Kutisari, Surabaya, membangun usaha produktif untuk menggerakkan perekonomian ...
SEMENTARA ITU...

Cak Ji dan Risma Sapa Lansia dan Warga Pra-Sejahtera Peserta Periksa Mata Gratis

SURABAYA – Akses pemeriksaan mata bagi lansia dan warga pra-sejahtera perlu terus dibuka. Sebab, gangguan ...
SEMENTARA ITU...

Dari Tegang hingga Pecah dalam Sorak, Ribuan Warga Kediri Rayakan Kemenangan Timnas

KEDIRI – Malam di kawasan Simpang Lima Gumul (SLG), Kabupaten Kediri, berubah menjadi lautan sorak. Ribuan warga ...