Rabu
22 Juli 2026 | 3 : 37

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Siaga Varian Omicron, Bupati Abah Sanusi Lakukan Langkah Ini

pdip-jatim-abah-sanusi-200121

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi menegaskan jajaran Pemerintahan Kabupaten Malang harus siap siaga dalam menghadapi Covid-19 varian Omicron.

Hal ini menindaklanjuti instruksi Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi Republik Indonesia, Luhut Binsar Panjaitan yang minta setiap daerah bersiaga menghadapi varian Omicron.

“Intinya, setiap daerah diminta siaga terhadap penyebaran varian Omicron ini,” jelas Sanusi di Kabupaten Malang, Kamis (10/2/2022).

Oleh sebab itu, dia menginstruksikan kepada jajarannya untuk melakukan operasi masker di semua wilayah Kabupaten Malang, vaksinasi, hingga penerapan protokol kesehatan yang harus dipatuhi semua masyarakat.

“Untuk operasi masker kita lakukan terus menerus mulai besok, setiap kecamatan kita beri 3 ribu masker dan terus lakukan vaksinasi bagi seluruh kalangan. Mulai dewasa, anak usia 6-12 tahun dan vaksinasi lansia,” terangnya.

Dia juga mempersiapkan rumah sakit untuk penanganan pasien Covid-19. Untuk di wilayah Kabupaten Malang sendiri, terang Sanusi, setidaknya terdapat 22 rumah sakit yang dipersiapkan untuk penanganan Covid.

“Di dalamnya termasuk ketersediaan bed yang hingga saat ini masih terbilang aman yakni sekitar 8 persen, ruang ICU dan isoter yang bakal kembali diaktifkan di semua kecamatan. Sementara bagi yang terpapar dengan gejala ringan boleh melakukan isolasi mandiri, asalkan tidak boleh berinteraksi dengan orang lain,” ujar politisi PDI Perjuangan ini.

Untuk ketersediaan bed di rumah sakit milik pemerintah saat ini berjumlah 98 bed. Sementara di lokasi-lokasi isolasi terpadu, Pemkab Malang menyerahkan ke setiap Muspika untuk mempersiapkan dan menyediakan bed.

Disisi lain, terkait dengan pembatasan mobilitas kegiatan masyarakat, pria yang akrab disapa Abah Sanusi tersebut memjnta semua desa untuk mengawasi mobilitas warganya. Termasuk ketika ada pendatang dari luar wilayah untuk melakukan tes swab antigen.

“Jika dari hasil tes diketahui reaktif, maka saya minta untuk diisolasi atau dikembalikan ke daerah asalnya.” jelas Sanusi. (ace/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

SEMENTARA ITU...

Syaifuddin Zuhri Dorong Turnamen Usia Dini Digelar Rutin untuk Cetak Pesepak Bola Berkualitas

SURABAYA – Ketua DPRD Surabaya Syaifuddin Zuhri mendorong turnamen sepak bola usia dini digelar secara rutin ...
KABAR CABANG

DPC Bojonegoro Gandeng Praktisi, Latih Petani Bikin Pupuk Organik Murah Meriah

BOJONEGORO – Upaya menjaga ketahanan pangan dan merespons tingginya harga pupuk kimia terus dilakukan di daerah. ...
KRONIK

Sambut Bulan Kemerdekaan, Bupati Lukman Pimpin ASN Percantik Kota Bangkalan

BANGKALAN – Menyambut Bulan Kemerdekaan, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bangkalan menggerakkan aparatur sipil negara ...
EKSEKUTIF

Pemkab Ngawi Siapkan Regulasi Mengemudi Sepeda Motor bagi Anak Usia 17 Tahun Ke Bawah

NGAWI – Bupati Ngawi Ony Anwar Harsono mengaku prihatin atas meningkatnya kasus kecelakaan lalu lintas yang ...
EKSEKUTIF

Mas Dhito Tinjau Lahan Calon Hotel Haji Pertama di Indonesia Dekat Bandara Dhoho

Bupati Kediri Hanindhito Himawan Pramana meninjau lahan calon hotel haji pertama di Indonesia di dekat Bandara ...
LEGISLATIF

Asmadi Minta UMKM Dilibatkan dalam Revitalisasi GOR Ganesha, Pedagang Lama Harus Diprioritaskan

BATU – Ketua Komisi B DPRD Kota Batu, Asmadi, meminta Pemerintah Kota Batu melibatkan pelaku usaha mikro, kecil, ...