Rabu
14 Oktober 2026 | 12 : 26

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banteng DPRD Jember Minta Pemkab Tak Persulit Syarat Penerima Beasiswa

pdip-jatim-220127--edy-cahyo

JEMBER – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember Edy Cahyo Purnomo mengaku prihatin mendengar keluhan masyarakat soal rumitnya persyaratan untuk menerima beasiswa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember.

Dia menyebut, pemberian beasiswa kepada siswa dan mahasiswa yang membutuhkan adalah inisiatif baik dari pemerintah daerah, terlebih dalam situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Namun pihaknya menilai syarat yang dipatok Pemkab dengan mewajibkan calon penerima beasiswa adalah dari keluarga penerima program keluarga harapan (PKH), diskriminatif. Sebab banyak juga orang yang dalam kondisi kurang mampu namun belum mendapat bantuan PKH.

Untuk itu, pihaknya minta agar Bupati Jember mengevaluasi persyaratan bagi calon penerima beasiswa Pemkab Jember tersebut.

“Program beasiswa kebijakan yang sangat bagus, sebab dapat menjadi jaminan bagi masyarakat yang kurang mampu tetap melanjutkan pendidikan. Namun yang kami sayangkan syaratnya terkesan diskriminatif, dengan mewajibkan calon penerima beasiswa adalah orang dari keluarga penerima PKH,” kata Edi Cahyo, saat dikonfirmasi di Jember, Kamis (27/1/2022).

“Padahal kalau mau survei di lapangan banyak juga anak keluarga kurang mampu tidak dapat PKH, yang layak diberi beasiswa. Jadi kita minta persyaratannya jangan sampai dibuat ribet,” imbuhnya.

Selain minta pemkab tidak mempersulit syarat beasiswa, Wakabid Organisasi DPC PDI Perjuangan Jember tersebut juga menyoroti pengurangan kuota penerima beasiswa, yang jumlah pengurangannya hampir separo dari program beasiswa pemerintahan sebelumnya.

Pengurangan itu, sebutnya, akan menimbulkan permasalahan baru. Yakni semakin banyak mahasiswa dari keluarga miskin yang tidak terakomodir untuk mendapatkan beasiswa.

Dengan melihat sejumlah persoalan tersebut, politisi yang lekat dengan sapaan Ipung ini pun minta pemkab lebih bijak lagi dalam mengeluarkan kebijakan terkait program beasiswa. Sebab dengan beasiswa inilah generasi muda Jember dapat terus menggantungkan cita-citanya untuk menggapai pendidikan yang tinggi.

“Sangat disayangkan jika program beasiswa yang dikeluarkan pemkab jangkauannya terbatas, apalagi masih ditambah syarat memberatkan. Tentunya kita tidak ingin semangat generasi muda kita untuk menempuh pendidikan dan meraih cita-citanya menjadi redup,” pungkasnya. (ryo/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Deni Wicaksono Ajak Warga Trenggalek Rawat Toleransi untuk Perkuat Pembangunan Daerah

TRENGGALEK – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mengajak masyarakat Trenggalek terus memupuk toleransi dan ...
SEMENTARA ITU...

Sanusi Dorong TMMD Berlanjut Tiap Tahun, Pemerataan Infrastruktur Desa Jadi Prioritas

MALANG – Bupati Malang HM Sanusi mendorong program TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) terus berlanjut setiap tahun ...
LEGISLATIF

Sri Untari Dukung Wacana Penghapusan Kenaikan Kelas Otomatis, Kompetensi Siswa Harus Terukur

SURABAYA – Ketua Komisi E DPRD Jawa Timur Sri Untari Bisowarno menyambut positif wacana penghapusan sistem kenaikan ...
LEGISLATIF

Kasus ISPA Jatim Tembus 212.914, Deni Wicaksono Desak Pengendalian Emisi Diperketat

SURABAYA – Wakil Ketua DPRD Jawa Timur Deni Wicaksono mendesak pemerintah memperkuat pencegahan infeksi saluran ...
EKSEKUTIF

Digitalisasi Data Bansos Kediri Sasar 122.393 KK, Mas Dhito Libatkan Agen Perlinsos

KEDIRI – Pemerintah Kabupaten Kediri mempercepat digitalisasi data perlindungan sosial (Perlinsos) untuk memastikan ...
KRONIK

Peringatan Hari Jadi Ke-351 Magetan, DPRD Ajak Masyarakat Perkuat Gotong Royong

MAGETAN – Masyarakat Kabupaten Magetan memperingati Hari Jadi Ke-351 Kabupaten Magetan dalam sebuah upacara yang ...