Rabu
17 Juni 2026 | 10 : 34

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Banteng DPRD Jember Minta Pemkab Tak Persulit Syarat Penerima Beasiswa

pdip-jatim-220127--edy-cahyo

JEMBER – Ketua Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jember Edy Cahyo Purnomo mengaku prihatin mendengar keluhan masyarakat soal rumitnya persyaratan untuk menerima beasiswa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember.

Dia menyebut, pemberian beasiswa kepada siswa dan mahasiswa yang membutuhkan adalah inisiatif baik dari pemerintah daerah, terlebih dalam situasi pandemi Covid-19 seperti saat ini.

Namun pihaknya menilai syarat yang dipatok Pemkab dengan mewajibkan calon penerima beasiswa adalah dari keluarga penerima program keluarga harapan (PKH), diskriminatif. Sebab banyak juga orang yang dalam kondisi kurang mampu namun belum mendapat bantuan PKH.

Untuk itu, pihaknya minta agar Bupati Jember mengevaluasi persyaratan bagi calon penerima beasiswa Pemkab Jember tersebut.

“Program beasiswa kebijakan yang sangat bagus, sebab dapat menjadi jaminan bagi masyarakat yang kurang mampu tetap melanjutkan pendidikan. Namun yang kami sayangkan syaratnya terkesan diskriminatif, dengan mewajibkan calon penerima beasiswa adalah orang dari keluarga penerima PKH,” kata Edi Cahyo, saat dikonfirmasi di Jember, Kamis (27/1/2022).

“Padahal kalau mau survei di lapangan banyak juga anak keluarga kurang mampu tidak dapat PKH, yang layak diberi beasiswa. Jadi kita minta persyaratannya jangan sampai dibuat ribet,” imbuhnya.

Selain minta pemkab tidak mempersulit syarat beasiswa, Wakabid Organisasi DPC PDI Perjuangan Jember tersebut juga menyoroti pengurangan kuota penerima beasiswa, yang jumlah pengurangannya hampir separo dari program beasiswa pemerintahan sebelumnya.

Pengurangan itu, sebutnya, akan menimbulkan permasalahan baru. Yakni semakin banyak mahasiswa dari keluarga miskin yang tidak terakomodir untuk mendapatkan beasiswa.

Dengan melihat sejumlah persoalan tersebut, politisi yang lekat dengan sapaan Ipung ini pun minta pemkab lebih bijak lagi dalam mengeluarkan kebijakan terkait program beasiswa. Sebab dengan beasiswa inilah generasi muda Jember dapat terus menggantungkan cita-citanya untuk menggapai pendidikan yang tinggi.

“Sangat disayangkan jika program beasiswa yang dikeluarkan pemkab jangkauannya terbatas, apalagi masih ditambah syarat memberatkan. Tentunya kita tidak ingin semangat generasi muda kita untuk menempuh pendidikan dan meraih cita-citanya menjadi redup,” pungkasnya. (ryo/pr)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

Empat Masalah Serius Sektor Pertanian Kabupaten Pasuruan

KABUPATEN PASURUAN – Fraksi PDI Perjuangan DPRD Kabupaten Pasuruan menyoroti empat persoalan utama yang dinilai ...
KABAR CABANG

PAC Ngariboyo Magetan Salurkan Bantuan untuk Warga Lansia

MAGETAN – Dalam rangka memperingati Bulan Bung Karno 2026, PAC PDI Perjuangan Kecamatan Ngariboyo menggelar ...
KRONIK

Novita Hardini Siapkan Jalan bagi Talenta Muda Lewat UPRINTIS Futsal League 2026

Anggota DPR RI Novita Hardini menggelar UPRINTIS Futsal League 2026 sebagai wadah pembinaan talenta muda ...
KABAR CABANG

PDIP Kota Malang Gelorakan Semangat Gotong Royong Lewat Beragam Aksi Nyata di Bulan Bung Karno 2026

DPC PDI Perjuangan Kota Malang menggelar rangkaian kegiatan Bulan Bung Karno 2026 mulai dari bakti sosial, bazar ...
KRONIK

PDI Perjuangan Ingatkan 169 Juta Kelas Menengah Terancam Ambruk Imbas Pertamax Naik

SURABAYA – Ketua DPP PDI Perjuangan Bidang Industri, Perdagangan, dan Tenaga Kerja, Darmadi Durianto, ...
LEGISLATIF

Fraksi PDIP DPRD Jatim Desak Raperda Disabilitas Jadi Instrumen Nyata Pemenuhan Hak Warga

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur menegaskan Raperda Disabilitas harus menjadi instrumen perubahan sosial yang ...