Jumat
05 Juni 2026 | 11 : 36

DPD PDIP Perjuangan Jawa Timur

Jeritan Rakyat Kota Probolinggo Pun Tumpah di Reses Agus Riyanto

pdip-jatim-dprd-kota-probolinggo-220122-agus-riyanto-a

KOTA PROBOLINGGO – Pertemuan serap aspirasi masa reses persidangan I yang digelar Ketua Komisi III DPRD Kota Probolinggo, Agus Riyanto, Sabtu (22/1/2022) menjadi ajang bagi warga untuk menumpahkan keluh kesah.

Di bidang pendidikan, keluhan mengemuka seputar kesejahteraan guru honorer, hingga persoalan ijazah pelajar yang ditahan sekolah lantaran tunggakan biaya. Pelaksanaan pembangunan fisik pun tak luput, turut dikeluhkan. Dari soal berbagai infrastruktur hingga revitalisasi alun-alun.

Reses digelar di Kantor DPC PDI Perjuangan Kota Probolinggo, Jalan Raya Brantas, Kademangan. Berbagai lintas masyarakat diundang, termasuk Pengurus Ranting hingga Pengurus Anak Ranting.

Berbagai keluhan ditumpahkan warga kepada Agus Riyanto, boleh jadi karena selama menjalankan tugas-tugas pengawasan sebagai anggota dewan, wakil rakyat dari PDI Perjuangan tersebut terbilang kritis.

Beberapa waktu lalu, Agus Riyanto kerap lantang menyuarakan revitalisasi pasar yang tak kunjung kelar. Dari aksi walk out persidangan, rangkaian sidak hingga berbagai desakan yang disampaikan pada rapat-rapat di gedung dewan. Juga ketika Agus Riyanto melakukan inspeksi mendadak pada proyek penutupan bekas galian yang tak sempurna hingga menyebabkan kecelakaan.

Agus Riyanto mengatakan, berbagai aspirasi dari warga pada reses kali ini ia tampung dan akan diperjuangkan dalam rapat-rapat pembuatan kebijakan bersama eksekutif.  

“Ada beberapa persoalan tadi yang disampaikan mulai guru honorer yang dirasa gajinya masih kecil, UMKM, insfrastruktur alun-alun, ijazah pelajar yang ditahan termasuk para pedagang,” ujar Agus.

“Tentunya akan kita kawal, PDI Perjuangan harus hadir dalam segala lini. Semoga harapan masyarakat bisa kita temukan solusinya,” imbuh Agus Riyanto.

Sebelumnya, Sekretaris DPC Agus Rudiyanto Ghaffur membuka pertemuan tersebut. Para peserta tampak serius mendengarkan paparan. Rudi Ghaffur, sapaan akrabnya, mengatakan, bahwa reses merupakan momentum penjaringan aspirasi legislator dengan masyarakat.

“Diharapkan segala aduan, uneg-uneg disampaikan. Tentunya, kader PDI Perjuangan melalui fraksi akan memperjuangkan,” jelasnya.

Berbagai masukan dan dukungan dari masyarakat diharapkan agar PDI Perjuangan lebih gigih dalam memperjuangkan kebijakan yang pro rakyat kecil. (drw/hs)

BACA ARTIKEL PDI PERJUANGAN JAWA TIMUR LAINNYA DI GOOGLE NEWS

Tag

Baca Juga

Artikel Terkini

LEGISLATIF

DPRD Jatim Soroti Ketimpangan DBHCHT, Minta Daerah Penghasil Dapat Porsi Lebih Berkeadilan

Fraksi PDI Perjuangan DPRD Jawa Timur membawa isu strategis DBHCHT, kinerja BUMD, dan penyesuaian program ...
KABAR CABANG

Mencari Mereka yang Tercecer dari Bansos, Kerja-kerja Kerakyatan dari PAC PDIP Mumbulsari

Kisah pendampingan warga prasejahtera di Mumbulsari, Jember. Pengurus Anak Cabang (PAC) PDI Perjuangan turun ...
LEGISLATIF

Diana Sasa: Ketahanan Ekologi Harus Jadi Prioritas Pembangunan Daerah

Anggota DPRD Jawa Timur Diana Sasa menegaskan ketahanan ekologi harus menjadi prioritas pembangunan daerah. ...
KRONIK

Ganjar Minta Legislator PDIP Jaga Uang Rakyat Agar Tidak Boncos dan Bocor

Ketua DPP PDI Perjuangan Ganjar Pranowo mengingatkan anggota Fraksi PDIP DPRD untuk mengawal penggunaan APBD secara ...
SEMENTARA ITU...

Di Depan Rumah Itu, Sholikah Menitipkan Harapan Baru untuk Tiga Cucunya

Kisah haru Sholikah, warga Kandat, Kediri, yang mengasuh tiga cucu dalam keterbatasan ekonomi. Bantuan rombong ...
HEADLINE

Megawati: Politik Anggaran Harus Menjadi Instrumen Keadilan Sosial bagi Rakyat

Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menegaskan politik anggaran harus menjadi instrumen keadilan ...